Senin, 23 Maret 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Zakat untuk MBG

    Mendedah Dalil Keharaman Zakat untuk MBG

    Menjadi Aktivis

    Di Indonesia, Menjadi Aktivis Berarti Bertaruh Nyawa

    Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan

    Peringati Hari Perempuan Internasional, Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak Penguatan Perlindungan Perempuan

    Vidi Aldiano

    Vidi Aldiano dalam Kenangan: Suara, Persahabatan, dan Kebaikan

    Pernikahan

    Pernikahan Harus Menjadi Ruang Kesalingan, Bukan Ketimpangan

    Laki-laki dan Perempuan dalam Al-Qur'an

    Kiai Faqih: Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan adalah Amanat Al-Qur’an

    Kesetaraan

    Dialog Ramadan UGM: Dr. Faqih Tekankan Kesetaraan sebagai Mandat Peradaban

    Keluarga Berencana

    Mengawal Keluarga Berencana Saat Angka Kelahiran Turun

    Ali Khamenei

    Ali Khamenei; Menjaga Agama, Melawan Kezaliman, Menutup Hidup dengan Kehormatan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Kaum Muda

    Kaum Muda dan Inflasi Ijazah

    Iran

    Kenapa Kita Harus Mendukung Iran?

    Nyepi dan Idulfitri

    Nyepi dan Idulfitri: Memaknai Sunyi dan Memaafkan Diri Sendiri demi Keadilan Relasi

    Refleksi Lebaran

    Refleksi Lebaran: Bolehkah Kita Bersuka Cita saat Saudara Kita Masih Berduka?

    Lebaran Core

    Lebaran Core dan Standar Sosial Menjelang Idulfitri

    Hari Raya

    Desakralisasi Hari Raya Idulfitri Sebagai Hari Kemenangan

    Lebaran

    Berlebaran dengan Baju Lama dan Kaleng Biskuit Isi Rengginang

    Kaffarat

    Dipaksa Berhubungan Saat Puasa: Haruskah Istri Menanggung Kaffarat?

    Makna Idulfitri

    Mengembalikan Makna Idulfitri sebagai Milik Perempuan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Kesehatan Perempuan

    Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan

    Ekonomi Perempuan

    Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan

    Hak Perempuan

    Pembatasan Hak Perempuan

    Ketimpangan Gender

    Preferensi Anak Laki-laki Perkuat Ketimpangan Gender Sejak Dini

    Status Perempuan

    Status Perempuan yang Rendah Berdampak pada Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat

    Kemiskinan yang

    Kemiskinan Persempit Ruang Perempuan dalam Mengambil Keputusan Hidup

    Kesehatan Perempuan yang

    Kondisi Hidup Perempuan Miskin Berisiko Tinggi terhadap Kesehatan

    Kemiskinan Perempuan

    Kemiskinan Perempuan Dimulai Sejak Dini dan Berlangsung Sepanjang Siklus Hidup

    Kemiskinan

    Kemiskinan Jadi Akar Masalah Kesehatan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Zakat untuk MBG

    Mendedah Dalil Keharaman Zakat untuk MBG

    Menjadi Aktivis

    Di Indonesia, Menjadi Aktivis Berarti Bertaruh Nyawa

    Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan

    Peringati Hari Perempuan Internasional, Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak Penguatan Perlindungan Perempuan

    Vidi Aldiano

    Vidi Aldiano dalam Kenangan: Suara, Persahabatan, dan Kebaikan

    Pernikahan

    Pernikahan Harus Menjadi Ruang Kesalingan, Bukan Ketimpangan

    Laki-laki dan Perempuan dalam Al-Qur'an

    Kiai Faqih: Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan adalah Amanat Al-Qur’an

    Kesetaraan

    Dialog Ramadan UGM: Dr. Faqih Tekankan Kesetaraan sebagai Mandat Peradaban

    Keluarga Berencana

    Mengawal Keluarga Berencana Saat Angka Kelahiran Turun

    Ali Khamenei

    Ali Khamenei; Menjaga Agama, Melawan Kezaliman, Menutup Hidup dengan Kehormatan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Kaum Muda

    Kaum Muda dan Inflasi Ijazah

    Iran

    Kenapa Kita Harus Mendukung Iran?

    Nyepi dan Idulfitri

    Nyepi dan Idulfitri: Memaknai Sunyi dan Memaafkan Diri Sendiri demi Keadilan Relasi

    Refleksi Lebaran

    Refleksi Lebaran: Bolehkah Kita Bersuka Cita saat Saudara Kita Masih Berduka?

    Lebaran Core

    Lebaran Core dan Standar Sosial Menjelang Idulfitri

    Hari Raya

    Desakralisasi Hari Raya Idulfitri Sebagai Hari Kemenangan

    Lebaran

    Berlebaran dengan Baju Lama dan Kaleng Biskuit Isi Rengginang

    Kaffarat

    Dipaksa Berhubungan Saat Puasa: Haruskah Istri Menanggung Kaffarat?

    Makna Idulfitri

    Mengembalikan Makna Idulfitri sebagai Milik Perempuan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Kesehatan Perempuan

    Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan

    Ekonomi Perempuan

    Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan

    Hak Perempuan

    Pembatasan Hak Perempuan

    Ketimpangan Gender

    Preferensi Anak Laki-laki Perkuat Ketimpangan Gender Sejak Dini

    Status Perempuan

    Status Perempuan yang Rendah Berdampak pada Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat

    Kemiskinan yang

    Kemiskinan Persempit Ruang Perempuan dalam Mengambil Keputusan Hidup

    Kesehatan Perempuan yang

    Kondisi Hidup Perempuan Miskin Berisiko Tinggi terhadap Kesehatan

    Kemiskinan Perempuan

    Kemiskinan Perempuan Dimulai Sejak Dini dan Berlangsung Sepanjang Siklus Hidup

    Kemiskinan

    Kemiskinan Jadi Akar Masalah Kesehatan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom Publik

Pink Tax: Diskriminasi Harga Berbasis Gender

Pink tax adalah salah satu kekerasan ekonomi pada perempuan. Kita sebagai perempuan harus bisa secara kritis menggunakan barang dan jasa, jangan terjebak hanya memilih produk dan jasa yang bergender

Wanda Roxanne by Wanda Roxanne
12 April 2023
in Publik, Rekomendasi
A A
0
Pink Tax

Pink Tax

17
SHARES
872
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Belakangan ramai menjadi perbincangan fitur salah sau taksi online yang khusus bagi perempuan. Yaitu Car for Women yang peluncurannya baru pada Maret 2023 di Bandung. Car for Women menjamin keamanan dan kenyamanan bagi penumpan perempuan. Namun harganya yang lebih mahal mendapatkan kritikan. Mengapa perempuan harus membayar lebih mahal pada pelayanan yang seharusnya menjadi standar pada semua orang tanpa memandang gendernya? Hal ini kita sebut sebagai pink tax atau diskriminasi harga berbasis gender.

Fitur Car for Women memberikan spesifikasi yaitu pengemudinya tidak merokok atau menggunakan vape. Lalu, memiliki sertifikasi pelayanan, telah lulus psikotes dan mendapatkan pelatihan khusus terkait etika. Hal ini terlihat sebagai angin segar kepada perempuan agar perusahaan taksi online dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Terutama kepada perempuan yang rentan mengalami kekerasan seksual sebagai penumpang.

Catatan Tahunan (Catahu) Komnas Perempuan tahun 2023 mencatat terdapat 457.895 kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sepanjang 2022. Dengan kasus kekerasan di ranah publik dengan total 2978 kasus. Di mana 1.276 di antaranya terlaporkan kepada Komnas Perempuan. Kekerasan seksual pada perempuan di transportasi umum juga masih sering terjadi. Masih banyak laporan perempuan yang mengalami kekerasan seksual di kereta, busway, taksi dan ojek (online dan offline).

Harga yang lebih mahal kepada perempuan dalam mengakses pelayanan taksi online. Di mana meski sama sekalipun dengan kualitas yang berbeda dari pelayanan taksi online pada umumnya, hal itu merupakan diskriminasi. Menurut Abdou (2019) dalam jurnal Gender-Based Price Discrimination: The Cost of Being a Woman, diskriminasi harga berbasis gender biasa kita kenal secara global dengan istilah pink tax. Pink tax yaitu penambahan harga pada produk tertentu yang mereka buat untuk perempuan. Bisa produk yang sama ataupun yang mirip dengan produk untuk laki-laki.

Diskriminasi Harga pada Car For Women

Car for Women merupakan salah satu contoh pelayanan yang merupakan diskriminasi harga (pink tax). Selain itu, pink tax dapat kita lihat dari produk lainnya seperti alat pencukur rambut. Jika kita perhatikan pada rak khusus alat pencukur rambut, ada satu merek G yang mengeluarkan produk pencukur rambut dengan warna biru dan pink. Produk warna pink sebagai penanda bahwa produk tersebut mereka khususkan untuk perempuan, dan dengan harga yang lebih mahal dibandingkan pencukur rambut warna biru.

Perempuan harus mengeluarkan harga yang lebih mahal. Bahkan untuk produk atau pelayanan yang memiliki fungsi yang sama. Produk untuk perempuan yang lebih mahal mereka jelaskan, karena produk tersebut diproduksi dengan kualitas untuk kulit sensitif, menggunakan desain yang lucu, berwarna-warni dan juga wangi. Namun, apakah perempuan membutuhkan produk dengan kualitas seperti itu? Tidak.

Saya membandingkan penggunaan alat pencukur rambut G yang pink dan biru. Namun setelah saya menggunakannya, kualitasnya sama saja pada ketajaman dan kenyamanan. Perbedaannya berada pada harga dan warna saja, pencukur rambut berwarna pink lebih mahal dibanding yang biru. Selain itu, pink tax dapat kita refleksikan pada produk-produk kecantikan dan pakaian. Perempuan harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk produk-produk yang tidak dikhususkan untuk laki-laki, seperti skin care, make up, pakaian dan lainnya.

Diskriminasi harga memberikan keuntungan pada ekonomi yang targetnya pada customer tertentu untuk menikmati harga yang murah dengan harapan mereka membeli semakin banyak barang (Abdou, 2019). Hal ini akan meningkatkan konsumsi mereka dengan marketing seperti perbedaan desain, warna dan iklan.

Saya merefleksikan harga barang dalam keluarga saya. Barang-barang Papa saya seringkali lebih mahal dibandingkan barang saya. Namun itu mendorong saya untuk membeli lebih banyak. Karena kurang berkualitas, desain yang menarik, dan diperuntukkan untuk acara yang berbeda-beda.

Kesenjangan Upah dan Diskriminasi Harga

Abdou juga menyajikan data dari From Cradle to Crane, The Price of Being a Female Consumer, harga untuk pakaian perempuan selalu lebih mahal dari laki-laki. Contohnya harga jeans perempuan $62.75 dan laki-laki $57.09, dan harga kaos kaki perempuan $9.98 dan $9.73 untuk laki-laki. Selain itu Abdou juga menyajikan diagram perbandingan produk mewah seperti Gucci, Valentino, Saint Laurent, Balmain, dll. Untuk produk yang sama seperti jaket, sweatshirt, dan kaos, semua lebih mahal pada produk perempuan.

Di sisi lain, ada kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan. Upah perempuan di Indonesia lebih rendah dibanding laki-laki, namun kita harus membayar lebih banyak untuk kebutuhan sehari-hari. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Laporan Perekonomian 2019 menjelaskan bahwa selama periode 2015-2019 selisih upah perempuan Rp 492.200 ribu lebih rendah daripada laki-laki. Kesenjangan upah pada 2019 bahkan semakin lebar hingga Rp 618.800.

Diskriminasi harga berbasis gender harus kita pahami secara kritis. Terutama pada perempuan agar tidak terjebak dalam menggunakan produk dan jasa dengan pink tax. Seharusnya keamanan dan kenyamanan produk dan jasa tidak bergender, terutama jika kita tambah dengan adanya kesenjangan upah pada pekerja perempuan dan laki-laki. Secara langsung dan tidak langsung, perempuan dirugikan dan dimiskinkan karena diskriminasi harga dan kesenjangan upah.

Pink tax adalah salah satu kekerasan ekonomi pada perempuan. Kita sebagai perempuan harus bisa secara kritis menggunakan barang dan jasa, jangan terjebak hanya memilih produk dan jasa yang bergender. Semua orang juga dapat menyuarakan diskriminasi harga pada perempuan. Karena hal ini adalah bentuk ketidakadilan sehari-hari pada perempuan yang terlihat sebagai masalah kecil. Padahal, diskriminasi harga adalah bentuk kecil yang merefleksikan diskriminasi berbasis gender yang lebih besar lagi. []

 

Tags: GenderkeadilanKekerasan Berbasis GenderKesetaraanperempuanPink Tax
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Asal-Usul Penciptaan Manusia Dalam Perspektif Mubadalah

Next Post

Tidak Ada Satu Pun Ayat Penciptaan Perempuan dari Tulang Rusuk Laki-laki

Wanda Roxanne

Wanda Roxanne

Wanda Roxanne Ratu Pricillia adalah alumni Psikologi Universitas Airlangga dan alumni Kajian Gender Universitas Indonesia. Tertarik pada kajian gender, psikologi dan kesehatan mental. Merupakan inisiator kelas pengembangan diri @puzzlediri dan platform isu-isu gender @ceritakubi, serta bergabung dengan komunitas Puan Menulis.

Related Posts

Kesehatan Perempuan
Pernak-pernik

Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan

23 Maret 2026
Ekonomi Perempuan
Pernak-pernik

Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan

22 Maret 2026
Hak Perempuan
Pernak-pernik

Pembatasan Hak Perempuan

22 Maret 2026
Status Perempuan
Pernak-pernik

Status Perempuan yang Rendah Berdampak pada Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat

21 Maret 2026
Kemiskinan yang
Pernak-pernik

Kemiskinan Persempit Ruang Perempuan dalam Mengambil Keputusan Hidup

20 Maret 2026
Kesehatan Perempuan yang
Pernak-pernik

Kondisi Hidup Perempuan Miskin Berisiko Tinggi terhadap Kesehatan

20 Maret 2026
Next Post
penciptaan perempuan

Tidak Ada Satu Pun Ayat Penciptaan Perempuan dari Tulang Rusuk Laki-laki

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Kaum Muda dan Inflasi Ijazah
  • Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan
  • Kenapa Kita Harus Mendukung Iran?
  • Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan
  • Pembatasan Hak Perempuan

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0