Jumat, 27 Februari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Sayyidah Nafisah

    Sayyidah Nafisah: Ulama Perempuan yang Berani Menegur Penguasa Zalim

    Sayyidah Nafisah binti al-Hasan

    Sayyidah Nafisah binti al-Hasan, Ulama Perempuan yang Diakui Para Imam Mazhab

    Sayyidah Nafisah

    Menelusuri Jejak Keilmuan Perempuan dalam Tradisi Islam: Pembacaan atas Sosok Sayyidah Nafisah

    Pesantren

    Dua Mahasiswa Ajukan Uji Materi UU Pesantren, Soroti Kepastian Jaminan Hak Pendidikan

    Sejarah Perempuan

    Membaca Ulang Jejak Perempuan dalam Sejarah Islam

    Sejarah Perempuan atas

    Menggugat Sejarah Perempuan: Pembacaan Kritis atas Jejak Sayyidah Sukainah

    Over Think Club

    Mubadalah.id Gelar Over Think Club Selama Ramadan, Angkat Isu Pernikahan, Disabilitas, hingga Kesehatan Mental

    RUU PPRT dan

    Nyai Badriyah Fayumi: Penundaan RUU PPRT Bukti Negara Mengabaikan Hak Pekerja

    RUU PPRT

    KUPI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Alam dan Manusia

    Alam dan Manusia Sebagai Rekan dalam Memuji Sang Pencipta

    Bapak Rumah Tangga

    Bagaimana Jika Suamimu adalah Bapak Rumah Tangga Hari Ini?

    Kampung Kauman Yogyakarta

    Kampung Kauman Yogyakarta dan Kesejarahan Perempuan

    Transportasi Publik

    Pengalaman Pertama Naik Bis dan Membayangkan Transportasi Publik Ramah Disabilitas

    Perempuan Tunanetra Transjakarta

    Perempuan Tunanetra Transjakarta: Empati yang Tidak Sampai ke Halte

    Sampah Makanan

    Menekan Rakus, dan Tidak Menjadi Sampah Makanan di Ramadan

    Jika Nabi Berbuka di Rumah Kita

    Jika Nabi Berbuka di Rumah Kita

    Manba’us-Sa’adah

    Ngaji Manba’us-Sa’adah (1): Menjaga Tradisi, Merawat Keadilan

    Mendidik Rasa Aman

    Pelajaran Pertama tentang Batas: Mendidik Rasa Aman di Dunia yang “Tampak” Ramah

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Metodologi Mubadalah

    Metodologi Mubadalah dan Implementasinya dalam Kehidupan Masyarakat

    Teologis Mubadalah

    Fondasi Teologis Mubadalah dan Kritik terhadap Pola Relasi Hierarkis

    Mubadalah

    Makna Mubadalah dan Perkembangannya sebagai Konsep Relasional

    Kisah Zaid dan Julaibib

    Romansa Tanpa Kasta dalam Kisah Zaid dan Julaibib

    Dakwah Mubadalah dalam

    Metodologi Dakwah Mubadalah dan Relevansinya bagi Kehidupan Masyarakat

    Dakwah Mubadalah

    Pergeseran Pola Ceramah dalam Perspektif Dakwah Mubadalah

    Dakwah Mubadalah sebagai

    Konsep Dakwah Mubadalah sebagai Pendekatan Kesalingan dalam Islam

    hak perempuan

    Strategi Bertahap Al-Qur’an dalam Memperkuat Hak dan Martabat Perempuan

    Penindasan

    Strategi Al-Qur’an Menghapus Praktik Penindasan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Sayyidah Nafisah

    Sayyidah Nafisah: Ulama Perempuan yang Berani Menegur Penguasa Zalim

    Sayyidah Nafisah binti al-Hasan

    Sayyidah Nafisah binti al-Hasan, Ulama Perempuan yang Diakui Para Imam Mazhab

    Sayyidah Nafisah

    Menelusuri Jejak Keilmuan Perempuan dalam Tradisi Islam: Pembacaan atas Sosok Sayyidah Nafisah

    Pesantren

    Dua Mahasiswa Ajukan Uji Materi UU Pesantren, Soroti Kepastian Jaminan Hak Pendidikan

    Sejarah Perempuan

    Membaca Ulang Jejak Perempuan dalam Sejarah Islam

    Sejarah Perempuan atas

    Menggugat Sejarah Perempuan: Pembacaan Kritis atas Jejak Sayyidah Sukainah

    Over Think Club

    Mubadalah.id Gelar Over Think Club Selama Ramadan, Angkat Isu Pernikahan, Disabilitas, hingga Kesehatan Mental

    RUU PPRT dan

    Nyai Badriyah Fayumi: Penundaan RUU PPRT Bukti Negara Mengabaikan Hak Pekerja

    RUU PPRT

    KUPI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Alam dan Manusia

    Alam dan Manusia Sebagai Rekan dalam Memuji Sang Pencipta

    Bapak Rumah Tangga

    Bagaimana Jika Suamimu adalah Bapak Rumah Tangga Hari Ini?

    Kampung Kauman Yogyakarta

    Kampung Kauman Yogyakarta dan Kesejarahan Perempuan

    Transportasi Publik

    Pengalaman Pertama Naik Bis dan Membayangkan Transportasi Publik Ramah Disabilitas

    Perempuan Tunanetra Transjakarta

    Perempuan Tunanetra Transjakarta: Empati yang Tidak Sampai ke Halte

    Sampah Makanan

    Menekan Rakus, dan Tidak Menjadi Sampah Makanan di Ramadan

    Jika Nabi Berbuka di Rumah Kita

    Jika Nabi Berbuka di Rumah Kita

    Manba’us-Sa’adah

    Ngaji Manba’us-Sa’adah (1): Menjaga Tradisi, Merawat Keadilan

    Mendidik Rasa Aman

    Pelajaran Pertama tentang Batas: Mendidik Rasa Aman di Dunia yang “Tampak” Ramah

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Metodologi Mubadalah

    Metodologi Mubadalah dan Implementasinya dalam Kehidupan Masyarakat

    Teologis Mubadalah

    Fondasi Teologis Mubadalah dan Kritik terhadap Pola Relasi Hierarkis

    Mubadalah

    Makna Mubadalah dan Perkembangannya sebagai Konsep Relasional

    Kisah Zaid dan Julaibib

    Romansa Tanpa Kasta dalam Kisah Zaid dan Julaibib

    Dakwah Mubadalah dalam

    Metodologi Dakwah Mubadalah dan Relevansinya bagi Kehidupan Masyarakat

    Dakwah Mubadalah

    Pergeseran Pola Ceramah dalam Perspektif Dakwah Mubadalah

    Dakwah Mubadalah sebagai

    Konsep Dakwah Mubadalah sebagai Pendekatan Kesalingan dalam Islam

    hak perempuan

    Strategi Bertahap Al-Qur’an dalam Memperkuat Hak dan Martabat Perempuan

    Penindasan

    Strategi Al-Qur’an Menghapus Praktik Penindasan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom Keluarga

Ayah dan Ibu Pewaris Kecerdasan Sang Anak

Aspiyah Kasdini RA by Aspiyah Kasdini RA
6 Oktober 2020
in Keluarga
A A
0
Ayah dan Ibu Pewaris Kecerdasan Sang Anak
5
SHARES
226
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Terdapat sebuah guyonan yang dinisbahkan kepada pengandaian Marilyn Monroe terhadap kegeniusan ilmuwan Albert Einstein. Apa jadinya jika Marilyn yang cantik menikah dengan Einstein yang pintar, tentunya mereka akan memiliki anak-anak yang berparas menawan juga otak yang berlian.

Selanjutnya, Einstein menanggapi pengandaian ini dengan menyatakan “Apa jadinya jika paras anaknya akan jelek seperti saya dan bodoh seperti ibunya, karena kecerdasan dan kepintaran anak diturunkan dari sang ibu.”

Guyonan ini nampaknya bukan sekedar guyonan semata, beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa kecerdasan otak anak diturunkan dari sang Ibu. Seperti yang dilansir oleh IDNTIMES, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Washington, seorang ibu menurunkan kecerdasan lebih banyak, karena Ibu (perempuan) memiliki dua kromosom X, sedangkan Ayah (laki-laki) hanya memiliki satu kromosom X. Kromosom inilah yang menentukan fungsi kognitif seorang anak.

Dari hasil penelitian ini kita dapat mengambil banyak hikmah, di antaranya: kita dapat mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan kognitif perempuan dari segala bidang, karena bagaimanapun, perempuan adalah madrasah ula bagi anak-anaknya.

Maka, doronglah ruang bagi perempuan untuk ikut berpartisipasi memajukan kualitas bangsa yang berasal dari dirinya dengan terjun langsung dalam aktifias-aktifitas sosial masyarakat; perempuan dapat hidup dengan optimisme tinggi dan mandiri; terjaminnya pendidikan bagi perempuan; meningkatnya kesejahteraan, kesetaraan, dan kesehatan fisik serta mental bagi perempuan; dan lain sebagainya.

Dan mafhum dari penelitian ini seolah-olah menafikan peran laki-laki dalam mewariskan kecerdasan untuk anak-anaknya. Eits, jangan pesimis dulu, kendati secara genetik kecerdasan kognitif anak diwariskan dari Ibu, namun kecerdasan kognitif bukanlah satu-satunya kecerdasan yang menentukan kesuksesan seseorang dalam hidup. Jika meminjam teori Danah Zohar, kecerdasan itu ada tiga jenis, yakni IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient).

IQ merupakan kecerdasan kognitif yang berkaitan dengan mengingat, memahami, menganalisa, mengevaluasi, dan memecahkan masalah. Walaupun kecerdasan ini diwarisi dari Ibu, tanpa peran Ayah kecerdasan ini tidak memiliki arti apa-apa.

Ayah yang umumnya mengambil peran untuk mencari nafkah di luar rumah harus dapat memprioritaskan segala kebutuhan dasar keluarga, termasuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Dengan menggunakan biaya yang dikorbankan dengan keringat sang Ayah inilah, anak dapat mengembangkan IQ-nya melalui lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai jenjangnya.

Dan dengan peran sang Ibu pula, anak dapat memiliki waktu belajar yang berguna saat tidak berada di sekolah. Tidak melulu tentang pendidikan formal, IQ juga dapat dikembangkan dengan situasi yang dialami sang anak dalam kesehariannya sebagai pengejawantahan ilmu-ilmu yang telah dimiliki.

Seperti contoh ketika membantu orang tua dalam urusan domestik, menyuci, memasak, menyapu, semua pekerjaan dapat menjadi media untuk mengembangkan IQ tanpa kita sadari. Sehingga, tidak perlu takut untuk melibatkan anak dalam mengurus urusan domestik.

Adapun EQ merupakan kecerdasan emosi yang erat kaitannya dengan kemampuan mengontrol perasaan diri sendiri, mengenali perasaan orang lain, adaptasi, kerjasama, disiplin, tanggungjawab, dan komitmen. Orang tua memiliki andil besar dalam hal ini, mereka adalah contoh nyata untuk emosi yang anak-anak mereka miliki.

Jika ada istilah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya,” nampaknya hal tersebut dapat dibenarkan secara teori. Emosi apa yang ditampakkan orang tua, akan sangat mudah diadaptasi oleh anak. Orang tua yang pemarah akan menjadikan anak-anak yang pemarah pula.

Orang tua yang santun akan melahirkan anak-anak yang santun pula, dan seterusnya. Walaupun tidak selalu demikian, tetapi apa yang diperlihatkan oleh orang tua ialah apa yang dianggap sebagai suatu hal yang dapat ditiru oleh sang anak.

Menurut Danah Zohar, SQ merupakan landasan yang diperlukan untuk memfungsikan IQ dan EQ secara efektif. SQ menjadi pemahaman standar moral yang pada akhirnya menentukan fungsi dari IQ dan EQ yang dimiliki.

SQ dapat berkembang maksimal jika kedua orang tua juga mengarahkan kecerdasan ini kepada anak-anaknya, dan ini dimulai dari diri pribadi orang tua dalam memberi contoh dalam kehidupan sehari-hari, yakni menerapkan dan menaati nilai-nilai yang menjadi standar kebajikan di masyarakat.

Ketiga kecerdasan ini dapat menjadi solusi bagi orang tua yang mendapatkan kesulitan dalam membantu tumbuh kembang anak. Kita sering mendapati perkelahian pasutri disebabkan sang anak, seperti nilai rapor yang buruk atau bahkan perilaku menyimpang.

Pasutri kerap menyalahkan satu dan lainnya dalam masalah yang dialami sang anak, padahal keduanya saling memiliki tanggung jawab dalam hal tersebut. Jika masing-masing pasutri dapat memahaminya dengan baik, maka mereka tidak akan berselisih, melainkan secara bersama-sama mengambil peran dalam mengambangkan, mengarahkan, dan memaksimalkan kecerdasan sang anak.

Ketiga kecerdasan ini didapatkan seorang anak dari kedua orang tuanya, dan juga dari dirinya sendiri. Mengapa dari dirinya sendiri juga? Karena sesuatu pemberian tidak akan bermanfaat jika orang yang diberikannya tidak mampu atau bahkan enggan untuk menggunakannya dengan baik. Oleh karena itu, anak yang berperan sebagai ahli waris kecerdasan-kecerdasan ini menjadi subjek utama dalam menentukan dan memaksimalkan kecerdasan yang telah diberikan oleh kedua orang tuanya.

Sehingga, ketika orang tua telah merasa cukup untuk menemaninya tumbuh dan berkembang, maka sang anak tidak lagi bergantung kepada orang tua dan dapat menentukan kebahagiaannya sendiri. Tentunya kebahagiaan yang didapatkan juga tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian, kebahagian yang ia miliki juga menjadi kebahagiaan yang dimiliki orang lain. []

Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Manifestasi Keteladanan Sayyidah Khadijah Al Kubro

Next Post

Moderasi dalam Beragama, Berdialog Tanpa Prasangka

Aspiyah Kasdini RA

Aspiyah Kasdini RA

Alumni Women Writers Conference Mubadalah tahun 2019

Related Posts

Sayyidah Nafisah
Aktual

Sayyidah Nafisah: Ulama Perempuan yang Berani Menegur Penguasa Zalim

27 Februari 2026
Alam dan Manusia
Lingkungan

Alam dan Manusia Sebagai Rekan dalam Memuji Sang Pencipta

27 Februari 2026
Sayyidah Nafisah binti al-Hasan
Aktual

Sayyidah Nafisah binti al-Hasan, Ulama Perempuan yang Diakui Para Imam Mazhab

27 Februari 2026
Bapak Rumah Tangga
Keluarga

Bagaimana Jika Suamimu adalah Bapak Rumah Tangga Hari Ini?

27 Februari 2026
Metodologi Mubadalah
Pernak-pernik

Metodologi Mubadalah dan Implementasinya dalam Kehidupan Masyarakat

27 Februari 2026
Kampung Kauman Yogyakarta
Publik

Kampung Kauman Yogyakarta dan Kesejarahan Perempuan

27 Februari 2026
Next Post
Moderasi dalam Beragama, Berdialog Tanpa Prasangka

Moderasi dalam Beragama, Berdialog Tanpa Prasangka

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Sayyidah Nafisah: Ulama Perempuan yang Berani Menegur Penguasa Zalim
  • Alam dan Manusia Sebagai Rekan dalam Memuji Sang Pencipta
  • Sayyidah Nafisah binti al-Hasan, Ulama Perempuan yang Diakui Para Imam Mazhab
  • Bagaimana Jika Suamimu adalah Bapak Rumah Tangga Hari Ini?
  • Metodologi Mubadalah dan Implementasinya dalam Kehidupan Masyarakat

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0