• Login
  • Register
Selasa, 28 November 2023
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
  • Kolom Buya Husein
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
  • Kolom Buya Husein
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Khazanah Hikmah

Jihad Perempuan dalam Rumah Tangga

Nabi Saw. menjawab kepada laki-laki tersebut: “Tinggal untuk (menemani dan melayani) ibumu, kamu akan dapat pahala yang sama dengan pahala jihad.”

Redaksi Redaksi
21/09/2023
in Hikmah, Pernak-pernik
0
Jihad Rumah Tangga

Jihad Rumah Tangga

664
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Jika merujuk teks Hadis terkait hal jihad rumah tangga bersifat resiprokal terekam dalam kitab al-Mushannaf karya ‘Abdurrazzaq, bukan dalam kitab-kitab Hadis utama.

Dar Ibn Abbas r.a., berkata: seorang laki-laki dan ibunya datang menemui Nabi Muhammad Saw. Ia ingin ikut pergi bejihad bela negara, sementara ibunya melarangnya (karena memerlukannya).

Nabi Saw. berpesan (kepada laki-laki tersebut): “Tinggal saja bersama ibumu (dan temani dia), sesungguhnya (dengan begitu) kamu sudah memperoleh pahala jihad, sebagaimana kamu ikut keluar jihad (bela umat)”.

Kemudian ada seorang perempuan datang juga dan berkata: “Aku utusan para perempuan, datang menemuimu (wahai Rasul). Demi Allah, baik mereka yang sudah paham atau yang belum paham, mereka semua ingin keluar, seperti diriku, menemui kamu.”

“Allah adalah Tuhan bagi perempuan dan laki-laki, kamu juga Rasul bagi kami, laki-laki dan perempuan. Tetapi Allah menetapkan bagi laki-laki untuk berjihad, jika menang selamat: mereka dapat pahala. Jika meninggal: dapat pahala syahid dan hidup di sisi Allah dengan penuh kenikmatan. Lalu apa yang bisa sama dengan hal itu, bagi kami para perempuan?”

Daftar Isi

  • Baca Juga:
  • Asma Al-Murabit: Perempuan Ulama yang Menuntut Pembebasan Kaum Perempuan
  • 16 HAKTP: Melihat Dampak Kekerasan Terhadap Perempuan
  • Kritik Asma Al-Murabit kepada Orang yang Melemahkan Perempuan
  • Perempuan dalam Pusaran Glass Ceiling

Baca Juga:

Asma Al-Murabit: Perempuan Ulama yang Menuntut Pembebasan Kaum Perempuan

16 HAKTP: Melihat Dampak Kekerasan Terhadap Perempuan

Kritik Asma Al-Murabit kepada Orang yang Melemahkan Perempuan

Perempuan dalam Pusaran Glass Ceiling

Nabi Saw. menjawab: “Melayani para suami dan mengetahui hak-hak mereka, dan sedikit sekali yang bisa melakukannya dari kalian.”

Di dalam teks al-Mushannaf ini, yang pertama kali datang adalah laki-laki yang ingin pergi berjihad. Tetapi ibunya melarang dan memintanya untuk tinggal di rumah untuk menemani dan melayani sang ibu di rumah.

Nabi Saw. menjawab kepada laki-laki tersebut: “Tinggal untuk (menemani dan melayani) ibumu, kamu akan dapat pahala yang sama dengan pahala jihad.”

Yang kedua baru datang seorang perempuan yang juga meminta pahala yang sama (jihad) sekalipun tidak ikut pergi jihad.

Dengan kerja-kerja domestik di dalam rumah tangga. Artinya, teks tersebut tidak sedang membuat ukuran norma yang universal. Tetapi sedang menyuarakan pernyataan empatik dan memberi alternatif pada kondisi-kondisi tertentu. []

Tags: Jihadperempuanrumah tangga
Redaksi

Redaksi

Terkait Posts

Komnas Perempuan

Kiprah Komnas Perempuan Selama 25 Tahun Didirikan

28 November 2023
Rahmah

Tadarus Subuh: Rasulullah SAW sebagai al Rahmah al Muhdah

28 November 2023
Asma al-Murabit

Asma Al-Murabit: Perempuan Ulama yang Menuntut Pembebasan Kaum Perempuan

27 November 2023
Insecure

Sering Insecure? Mari Memahami Makna QS At-Tin Ayat 4 Dengan Cermat!

27 November 2023
Asma al-Murabit

Kritik Asma Al-Murabit kepada Orang yang Melemahkan Perempuan

27 November 2023
Asma al-Murabit

Mengenal Lebih Dekat Asma al-Murabit

27 November 2023
Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERPOPULER

  • Mental Healty

    Pentingnya Mental Healty bagi Gen Z di Era Society 5.0

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sering Insecure? Mari Memahami Makna QS At-Tin Ayat 4 Dengan Cermat!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tadarus Subuh: Rasulullah SAW sebagai al Rahmah al Muhdah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dongeng tentang Bojo Jangkrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

  • Orang Tua Memiliki Peran Penting dalam Memutus Kekerasan Seksual di Keluarga
  • Buku Memori Tubuh Kami: Buramnya Liputan Kekerasan dan Diskriminasi
  • Bagi Para Korban Kekerasan Seksual, Mari Speak Up dan Jangan Takut untuk Melapor
  • Kiprah Komnas Perempuan Selama 25 Tahun Didirikan
  • Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Komentar Terbaru

  • Ainulmuafa422 pada Simple Notes: Tak Se-sederhana Kata-kata
  • Muhammad Nasruddin pada Pesan-Tren Damai: Ajarkan Anak Muda Mencintai Keberagaman
  • Profil Gender: Angka tak Bisa Dibiarkan Begitu Saja pada Pesan untuk Ibu dari Chimamanda
  • Perempuan Boleh Berolahraga, Bukan Cuma Laki-laki Kok! pada Laki-laki dan Perempuan Sama-sama Miliki Potensi Sumber Fitnah
  • Mangkuk Minum Nabi, Tumbler dan Alam pada Perspektif Mubadalah Menjadi Bagian Dari Kerja-kerja Kemaslahatan
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

© 2023 MUBADALAH.ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
  • Kolom Buya Husein
  • Login
  • Sign Up

© 2023 MUBADALAH.ID

Selamat Datang!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist