Selasa, 24 Maret 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Zakat untuk MBG

    Mendedah Dalil Keharaman Zakat untuk MBG

    Menjadi Aktivis

    Di Indonesia, Menjadi Aktivis Berarti Bertaruh Nyawa

    Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan

    Peringati Hari Perempuan Internasional, Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak Penguatan Perlindungan Perempuan

    Vidi Aldiano

    Vidi Aldiano dalam Kenangan: Suara, Persahabatan, dan Kebaikan

    Pernikahan

    Pernikahan Harus Menjadi Ruang Kesalingan, Bukan Ketimpangan

    Laki-laki dan Perempuan dalam Al-Qur'an

    Kiai Faqih: Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan adalah Amanat Al-Qur’an

    Kesetaraan

    Dialog Ramadan UGM: Dr. Faqih Tekankan Kesetaraan sebagai Mandat Peradaban

    Keluarga Berencana

    Mengawal Keluarga Berencana Saat Angka Kelahiran Turun

    Ali Khamenei

    Ali Khamenei; Menjaga Agama, Melawan Kezaliman, Menutup Hidup dengan Kehormatan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Habermas

    Habermas dan Kesetaraan untuk Difabel

    KB

    KB Bukan Hanya Urusan Perempuan: Menghidupkan Prinsip Kesalingan dalam Perencanaan Keluarga

    Perempuan Turki

    The Power of Perempuan Turki: Ketika Hijab Dilempar, Kehormatan Laki-laki Dipertanyakan!

    Lebaran Kupat

    Lebaran Kupat: Jangan Lupa Ngaku Lepat dan Laku Papat

    Keadilan Iklim

    Idulfitri dan Penegakkan Keadilan Iklim

    Kaum Muda

    Kaum Muda dan Inflasi Ijazah

    Iran

    Kenapa Kita Harus Mendukung Iran?

    Nyepi dan Idulfitri

    Nyepi dan Idulfitri: Memaknai Sunyi dan Memaafkan Diri Sendiri demi Keadilan Relasi

    Refleksi Lebaran

    Refleksi Lebaran: Bolehkah Kita Bersuka Cita saat Saudara Kita Masih Berduka?

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Layanan Kesehatan

    Akses Layanan Kesehatan dan Pelatihan Tenaga Medis

    Ruang Aman bagi

    Peran Laki-laki dalam Memberikan Ruang Aman bagi Perempuan

    bagi Kesehatan Perempuan

    Mengapa Tanggung Jawab Laki-laki Penting bagi Kesehatan Reproduksi Perempuan?

    Kesehatan Laki-laki

    Laki-laki Harus Berperan Aktif dalam Pemenuhan Kesehatan Perempuan

    Setara

    Pentingnya Pola Asuh yang Setara dalam Membentuk Karakter Anak

    Tabu

    Budaya Tabu Persempit Ruang Diskusi Kesehatan Perempuan

    Diskusi Kesehatan Perempuan

    Diskusi Kesehatan Perempuan Dinilai Penting untuk Meningkatkan Kesadaran

    Kesehatan Perempuan

    Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan

    Ekonomi Perempuan

    Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Zakat untuk MBG

    Mendedah Dalil Keharaman Zakat untuk MBG

    Menjadi Aktivis

    Di Indonesia, Menjadi Aktivis Berarti Bertaruh Nyawa

    Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan

    Peringati Hari Perempuan Internasional, Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak Penguatan Perlindungan Perempuan

    Vidi Aldiano

    Vidi Aldiano dalam Kenangan: Suara, Persahabatan, dan Kebaikan

    Pernikahan

    Pernikahan Harus Menjadi Ruang Kesalingan, Bukan Ketimpangan

    Laki-laki dan Perempuan dalam Al-Qur'an

    Kiai Faqih: Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan adalah Amanat Al-Qur’an

    Kesetaraan

    Dialog Ramadan UGM: Dr. Faqih Tekankan Kesetaraan sebagai Mandat Peradaban

    Keluarga Berencana

    Mengawal Keluarga Berencana Saat Angka Kelahiran Turun

    Ali Khamenei

    Ali Khamenei; Menjaga Agama, Melawan Kezaliman, Menutup Hidup dengan Kehormatan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Habermas

    Habermas dan Kesetaraan untuk Difabel

    KB

    KB Bukan Hanya Urusan Perempuan: Menghidupkan Prinsip Kesalingan dalam Perencanaan Keluarga

    Perempuan Turki

    The Power of Perempuan Turki: Ketika Hijab Dilempar, Kehormatan Laki-laki Dipertanyakan!

    Lebaran Kupat

    Lebaran Kupat: Jangan Lupa Ngaku Lepat dan Laku Papat

    Keadilan Iklim

    Idulfitri dan Penegakkan Keadilan Iklim

    Kaum Muda

    Kaum Muda dan Inflasi Ijazah

    Iran

    Kenapa Kita Harus Mendukung Iran?

    Nyepi dan Idulfitri

    Nyepi dan Idulfitri: Memaknai Sunyi dan Memaafkan Diri Sendiri demi Keadilan Relasi

    Refleksi Lebaran

    Refleksi Lebaran: Bolehkah Kita Bersuka Cita saat Saudara Kita Masih Berduka?

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Layanan Kesehatan

    Akses Layanan Kesehatan dan Pelatihan Tenaga Medis

    Ruang Aman bagi

    Peran Laki-laki dalam Memberikan Ruang Aman bagi Perempuan

    bagi Kesehatan Perempuan

    Mengapa Tanggung Jawab Laki-laki Penting bagi Kesehatan Reproduksi Perempuan?

    Kesehatan Laki-laki

    Laki-laki Harus Berperan Aktif dalam Pemenuhan Kesehatan Perempuan

    Setara

    Pentingnya Pola Asuh yang Setara dalam Membentuk Karakter Anak

    Tabu

    Budaya Tabu Persempit Ruang Diskusi Kesehatan Perempuan

    Diskusi Kesehatan Perempuan

    Diskusi Kesehatan Perempuan Dinilai Penting untuk Meningkatkan Kesadaran

    Kesehatan Perempuan

    Mengupayakan Perubahan dalam Masyarakat melalui Diskusi Kesehatan Perempuan

    Ekonomi Perempuan

    Ketergantungan Ekonomi Membatasi Akses Kesehatan Perempuan

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom Personal

Berpikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Baik

Semua yang kita lakukan bersumber dari pikiran. Apa yang kita pikirkan adalah sesuatu yang mengarahkan kita pada tujuan

Rizki Eka Kurniawan by Rizki Eka Kurniawan
8 Mei 2024
in Personal
A A
0
Berpikiran Positif

Berpikiran Positif

22
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Setiap hari, terutama pada saat sebelum tidur dan bagun di pagi hari. Hal yang wajib saya perhatikan pertama kali adalah kondisi “pikiran” saya. Ya berpikiran positif untuk hidup yang lebiih baik.

Bagaimana pun, saya menyadari, jika pikiranlah yang membawa saya mengarah pada tujuan. Pikiranlah yang paling dominan mempengaruhi hidup saya.

Ketika kondisi pikiran saya kacau. Penuh dengan emosi-emosi negatif, entah itu perasaan kecewa, gelisah ataupun keputusasaan. Pada saat itulah, saya harus sesegera mungkin untuk menetralkan pikiran saya.

Jika tidak, semua yang saya lakukan bisa jadi “salah”. Energi yang harusnya saya curahkan untuk sesuatu yang bermanfaat, bisa jadi saya gunakan untuk sesuatu yang sia-sia.

Hal yang saya pelajari dari al-Ghazali dalam Kimiya’us Sa’adah, atau yang orang-orang barat kenal dengan The Alchemy of Happiness adalah, bahwasanya diri kita seperti halnya sebuah kerajaan. Terdapat raja, pedana mentri, walikota, aparat dan rakyat.

Menilik Kitab Kimiya’us Sa’adah

Dalam kitab Kimiya’us Sa’adah, hati kita ibaratkan seperti halnya raja, ialah yang memberikan keputusan. Menjadi simbol akan persatuan diri dan yang berkehendak untuk melakukan sesuatu.

Akal atau pikiran, kita ibaratkan seperti perdana menteri. Ia adalah yang memegang kuasa pemerintahan, ia yang mengatur, menimbang, memutuskan, memberikan arahan dalam bentuk argumentasi rasional dan menentukan langkah kemana dan apa yang akan kita lakukan.

Nafsu kita ibaratkan seperti halnya walikota. Ia bertugas untuk memastikan kesejahteraan diri dengan memperoleh kekayaan, kesenangan dan kepuasan untuk dibagi-bagikan kepada anggota tubuh.

Dan amarah, kita ibaratkan seperti halnya polisi, ia yang menjaga keamanan dan ketertiban suatu sistem. Ia memastikan segala sesuatu berjalan sesuai dengan hukum dan aturan yang seharusnya.

Dari empat pemegang kuasa ini, akal atau pikiran adalah satu entitas yang mempunyai dampak serta yang paling mendominasi dalam mempengaruhi kehidupan kita. Hal ini ditegaskan dengan adanya sebuah hadis yang berbunyi:

“Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.”

Semua hal yang kita lakukan, entah itu baik dan buruk. Apa yang dilakukan oleh tangan, kaki, indera penglihatan, penciuman, perasa ataupun anggota tubuh lainnya terkoordinasi secara terpusat pada Akal.

Apapun yang anggota tubuh kita lakukan selalu terarfirmasi oleh Akal. Sebelum akhirnya diputuskan oleh hati untuk dikehendaki atau tidaknya sebuah tindakan.

Selain itu, Akal mempunyai sifat yang teleologis, atau yang dalam bahasa Alfred Alder bilang;

“ia mengekspresikan diri dalam upaya keras untuk mendapat satu tujuan.”

Gerakan Pemikiran Baru

Pada awal abad ke-19, Gerakan Pemikiran Baru (New Thought) tumbuh di Amerika Serikat. Gerakan ini berkembang berdasarkan pada ajaran Phineas Quimby yang percaya bahwa penyakit adalah akibat dari suatu pikiran negatif. Maka untuk menyembuhkannya diperlukan kebijaksanaan yang bisa menghancurkan pikiran buruk.

Ajaran Quimby ini bermula, ketika Quimby didiagnosis menderita TBC. Pada saat itu, belum ada obat yang bisa ia andalkan untuk menyembuhkan TBC. Suatu ketika Quimby menunggang kuda, pada saat ia menunggang kuda, ia merasa sangat gembira, dan kegembiraan itu membuat ia merasa terbebas sementara dari penyakitnya. Kejadian itu mendorong Quimby untuk melanjutkan study tentang “Mind over Body”.

Dalam The Quimby Manuscrupts, ia menegaskan;

“Jika aku berhasil mengubah pikiran manusia dengan cukup menyelidikinya, mereka akan melihat bahwa penyakit adalah akibat dari suatu opini, dan kebijaksanaan itulah yang akan menghancurkan opini dan menyembuhkannya. Maka kesembuhan akan dikaitkan dengan Kebijaksanaan yang unggul, bukan kekuatan”.

Tak jauh berbeda, dengan apa yang Sigmund Freud temukan, ia adalah seorang bapak pendiri aliran Psikoanalisis. Di mana Freud menemukan fakta bahwa pada dasarnya perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawah sadarnya.

Emosi-emosi negatif juga kerap kali teresepsi dalam alam bawah sadar. Hal inilah yang membuat Sigmund Freud mengembangkan suatu metode psikoterapi asosiasi bebas untuk menguak semua pikiran yang terpendam dalam ketidaksadaran.

Asosiasi Bebas

Dalam pelaksanaannya terapi asosiasi bebas ini, pasien diminta untuk mengatakan semua hal yang ada dalam pikirannya. Semua hal tersebut tidak terkecuali, hal remeh, memalukan, tidak logis dan lain sebagainya.

Dengan asosiasi bebas, terapis akan menemukan “jembatan” untuk memahami konflik mental dan emosi yang pasiennya alami. Meskipun pasien berusaha untuk menyembunyikan suatu topik tertentu, terapis akan bisa menemukan asosiasi atau hubungan secara tidak langsung yang tak terlihat dari ungkapan-ungkapan pasien yang tak sadarkan diri itu.

Melalui interpretasi dari ungkapan-ungkapan pasien, terapis akan mengarahkan persepsi pasien untuk menemukan sebuah jalan keluar dari masalah yang ia sedang hadapi. Tanpa perlu memerlukan obat, hanya dengan berbicara dan mengandalkan kemampuan berpikir pasien, terapis bisa menyembuhkan pasien dari gangguan mental yang ia alami.

Di sini, kita bisa mulai memahami jika kekuatan pikiran sangatlah berpengaruh pada kehidupan kita sehari-hari. Bukan hanya sekedar mempengaruhi kesehatan, tapi hampir keseluruhan aspek kehidupan.

Pikiran seperti halnya sebuah magnet metafisik. Ketika kita berpikiran positif maka hal-hal positif pula yang akan datang pada kita. Begitu pula sebaliknya, ketika kita berpikir negatif, maka hal-hal negatif pula yang akan datang pada kita.

Semua yang kita lakukan bersumber dari pikiran. Apa yang kita pikirkan adalah sesuatu yang mengarahkan kita pada tujuan. Dan tujuan, sama seperti halnya dengan takdir, ia menentukan, menetapkan dan memastikan akan nasib yang akan kita alami di kehidupan. Berhati-hatilah dengan pikiranmu sendiri. []

Tags: Berpikiran Positifimam al-ghazaliKesehatan MentalpsikologiSelf Lovetasawuf
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Gejala Masalah yang Biasa Muncul di dalam Keluarga

Next Post

3 Contoh Pemimpin yang Baik bagi Keluarga

Rizki Eka Kurniawan

Rizki Eka Kurniawan

Lahir di Tegal. Seorang Pembelajar Psikoanalisis dan Filsafat Islam

Related Posts

Gangguan Kesehatan Mental
Pernak-pernik

Risiko Gangguan Kesehatan Mental Perempuan Lebih Tinggi

18 Maret 2026
Khairunnas Anfa’uhum Linnas
Personal

Jargon “Khairunnas Anfa’uhum Linnas” dan Perihal Tuntutan untuk Selalu Produktif

16 Maret 2026
Kesehatan Mental
Personal

Over Think Club: Seni Ngaji Kesehatan Mental Perspektif Mubadalah

13 Maret 2026
Obsessive Love Disorder
Publik

Obsessive Love Disorder: Antara Ketulusan Emosional dan Ancaman Psikososial

28 Februari 2026
Over Think Club
Aktual

Mubadalah.id Gelar Over Think Club Selama Ramadan, Angkat Isu Pernikahan, Disabilitas, hingga Kesehatan Mental

21 Februari 2026
Ibu Muda Bunuh Diri
Personal

Ibu Muda Bunuh Diri, Siapa Mau Peduli?

21 Februari 2026
Next Post
Pemimpin Keluarga

3 Contoh Pemimpin yang Baik bagi Keluarga

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Akses Layanan Kesehatan dan Pelatihan Tenaga Medis
  • Habermas dan Kesetaraan untuk Difabel
  • Peran Laki-laki dalam Memberikan Ruang Aman bagi Perempuan
  • KB Bukan Hanya Urusan Perempuan: Menghidupkan Prinsip Kesalingan dalam Perencanaan Keluarga
  • Mengapa Tanggung Jawab Laki-laki Penting bagi Kesehatan Reproduksi Perempuan?

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0