Rabu, 18 Februari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    RUU PPRT dan

    Nyai Badriyah Fayumi: Penundaan RUU PPRT Bukti Negara Mengabaikan Hak Pekerja

    RUU PPRT

    KUPI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT

    Board Of Peace

    Mengapa KUPI Menolak Board of Peace?

    Board Of Peace

    Board of Peace dalam Perspektif KUPI: Ketika Perdamaian Tidak Bisa Diwakilkan

    Soekarno dan Palestina

    Soekarno dan Palestina: Hubungan Romansa dalam Diplomasi Tanah Jajahan

    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Imlek

    Gus Dur, Imlek, dan Warisan Nilai Islam tentang Cinta

    Guru Era Digital

    Guru Era Digital: Antara Viral dan Teladan Moral

    Ramadan yang Inklusif

    Ramadan yang Inklusif bagi Kelompok Rentan

    Tradisi Rowahan

    Memperkuat Silaturahmi Lewat Tradisi Rowahan di Desa Cikalahang

    Jalan Raya

    Mengapa Kebaikan di Jalan Raya Justru Berbalas Luka bagi Perempuan?

    Mitos Sisyphus Disabilitas

    Mitos Sisyphus Disabilitas; Sebuah Refleksi

    Anas Fauzie

    Filosofi Pernikahan dalam Wejangan Penghulu Viral Anas Fauzie

    Awal Ramadan

    Kita Tidak Lagi Relevan untuk Bersikap Sektarian dalam Menentukan Awal Ramadan dan Syawal

    Usia Baligh

    Metode Mudah Menghitung Usia Baligh Dalam Kalender Hijriyah

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Konsep Fitnah

    Konsep Fitnah Bersifat Timbal Balik

    Perempuan Sumber Fitnah

    Wacana Perempuan Sumber Fitnah Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Mawaddah dan Rahmah

    Mawaddah dan Rahmah dalam Perkawinan

    Tarhib Ramadan

    Tarhib Ramadan: Berbagai Persiapan Yang Dianjurkan Rasulullah

    Nabi Ibrahim

    Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim dalam Membangun Relasi Orang Tua dan Anak

    Puasa dan Cara Kita Memandang Sesama

    Puasa dan Cara Kita Memandang Sesama

    Visi Keluarga

    Tanpa Visi Keluarga, Struktur Relasi Rumah Tangga Rentan Rapuh

    Konsep Keluarga

    Konsep Keluarga dalam Islam

    Mawaddah dan Rahmah

    Makna Mawaddah dan Rahmah

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    RUU PPRT dan

    Nyai Badriyah Fayumi: Penundaan RUU PPRT Bukti Negara Mengabaikan Hak Pekerja

    RUU PPRT

    KUPI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT

    Board Of Peace

    Mengapa KUPI Menolak Board of Peace?

    Board Of Peace

    Board of Peace dalam Perspektif KUPI: Ketika Perdamaian Tidak Bisa Diwakilkan

    Soekarno dan Palestina

    Soekarno dan Palestina: Hubungan Romansa dalam Diplomasi Tanah Jajahan

    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Imlek

    Gus Dur, Imlek, dan Warisan Nilai Islam tentang Cinta

    Guru Era Digital

    Guru Era Digital: Antara Viral dan Teladan Moral

    Ramadan yang Inklusif

    Ramadan yang Inklusif bagi Kelompok Rentan

    Tradisi Rowahan

    Memperkuat Silaturahmi Lewat Tradisi Rowahan di Desa Cikalahang

    Jalan Raya

    Mengapa Kebaikan di Jalan Raya Justru Berbalas Luka bagi Perempuan?

    Mitos Sisyphus Disabilitas

    Mitos Sisyphus Disabilitas; Sebuah Refleksi

    Anas Fauzie

    Filosofi Pernikahan dalam Wejangan Penghulu Viral Anas Fauzie

    Awal Ramadan

    Kita Tidak Lagi Relevan untuk Bersikap Sektarian dalam Menentukan Awal Ramadan dan Syawal

    Usia Baligh

    Metode Mudah Menghitung Usia Baligh Dalam Kalender Hijriyah

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Konsep Fitnah

    Konsep Fitnah Bersifat Timbal Balik

    Perempuan Sumber Fitnah

    Wacana Perempuan Sumber Fitnah Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Mawaddah dan Rahmah

    Mawaddah dan Rahmah dalam Perkawinan

    Tarhib Ramadan

    Tarhib Ramadan: Berbagai Persiapan Yang Dianjurkan Rasulullah

    Nabi Ibrahim

    Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim dalam Membangun Relasi Orang Tua dan Anak

    Puasa dan Cara Kita Memandang Sesama

    Puasa dan Cara Kita Memandang Sesama

    Visi Keluarga

    Tanpa Visi Keluarga, Struktur Relasi Rumah Tangga Rentan Rapuh

    Konsep Keluarga

    Konsep Keluarga dalam Islam

    Mawaddah dan Rahmah

    Makna Mawaddah dan Rahmah

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom

Natal dan Semangat Berbagi Kebahagiaan

Zahra Amin by Zahra Amin
20 Desember 2022
in Kolom
A A
0
natal

natal

1
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Bertahun-tahun silam di Kecamatan Kertasemaya kami mempunyai tetangga Kristiani dan beretnis Tionghoa. Kami biasa menyebutnya Babah Simpang, Babah Iwi dan Babah Kiho. Saya tidak tahu persis bagaiamana mereka bisa ada dan hidup membaur bersama kami. Setiap kali Natal menjelang, saya selalu teringat pada salah satu sosok itu yakni Babah Iwi. Rumahnya yang strategis dipinggir jalan dan dekat dengan pasar kertasemaya, membuatnya memberanikan diri membuka studio foto.

Di era 90-an belum ada ponsel canggih seperti sekarang, yang bisa mengambil foto dan langsung mengedit hasilnya seketika itu juga. Pada jaman saya kecil, jika ingin foto harus datang ke studio dan membayarnya sesuai dengan jumlah berapa foto yang dicetak dalam berbagai ukuran. Itupun tidak langsung jadi, kami harus menunggu 2 atau 3 hari ke depan. Setiap Lebaran atau Natal studio foto itu akan penuh dengan masyarakat yang ingin mengabadikan gambar diri. Dan Babah Iwi akan membagi-bagikan uang, permen, kue dan apa saja yang dia miliki, ke setiap orang yang datang ke studio fotonya. Anak-anak kecil seperti saya waktu itu akan datang berkerumun tanpa takut merasa menjadi lain atau tiba tiba menjadi kafir.

Bertahun kemudian baru saya tahu jika itu dinamakan toleransi antar umat beragama, yang akhir-akhir ini kian rapuh dan menjadi isu sensitif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agama menjadi entitas pembeda yang mengkelompokkan orang berdasarkan keyakinannya. Padahal setiap agama selalu mengajarkan kebaikan, kebenaran dan cinta kasih pada sesama.

Baca juga: Membangun Solidaritas untuk Perdamaian

Seperti kasih Natal yang abadi sepanjang masa. Bagaimana kelahiran Isa Al Masih menjadi kegembiraan bagi seluruh dunia, hingga kedatangannya patut dirayakan dengan semarak dan gegap gempita oleh para pemeluknya. Sama halnya dengan bagaimana kita umat muslim menyambut perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasa yang penuh sukacita, membuat orang menjadi ingin berbagi apa saja yang dimiliki agar bisa membahagiakan dan membuat tersenyum orang lain. Umumnya berupa uang dalam bentuk angpao, makanan atau minuman yang disantap bersama usai perayaan di tempat ibadah.

Dalan konteks kebangsaan yang lebih luas, semangat dan kegembiraan Natal setidaknya menjadi bagian dari apresiasi kita terhadap para pemeluk agama lain, dengan ikut merasakan suka cita itu, berbagi kebahagiaan, menjaga proses perayaan ibadah Natal dengan aman tanpa perasaan takut ancaman, serangan gerakan radikalisme atau apapun itu yang akan mengoyak tenun kebangsaan.

Pesan moral ini pernah pula disampaikan Ibu Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (Istri KH. Abdurrahman Wahid Presiden RI ke-4) dalam kegiatan Dialog Kebangsaan dan Sahur Keliling bersama Ibu Shinta di medio Juni tahun 2017 lalu. Kegiatan yang merupakan kerjasama antara organisasi kemasyarakatan lintas iman di Kabupaten Indramayu dan Cirebon atas prakarsa Wahid Institute dan menggandeng Keuskupan Bandung serta dukungan berbagai kalangan.

Ibu Shinta menyampaikan bahwa pertama, kita semua sama dihadapan Tuhan, yang membedakan adalah ketaqwaan dan keimanannya pada Tuhan. Kedua, perbedaan keyakinan bukan alasan untuk saling merasa paling unggul dan benar, tetapi bagaimana kita mampu hidup berdampingan dengan penuh kesadaran dan rasa toleransi saling menghargai dan menghormati perbedaan itu. “Rukun Agawe Sentosa”, ungkap Ibu Shinta saat itu.

Baca juga: Muludan Cinta Kasih

Melalui kegiatan dialog kebangsaan dan sahur keliling itu saya berkesempatan berkenalan dan dekat dengan saudara-saudara dari lintas iman. Mengingat kembali kenangan pada Babah Iwi yang sudah tiada, namun kebaikannya akan selalu terpatri rapi dalam sanubari kami. Dan bagaimana kami belajar untuk memaknai prinsip kesalingan resiprokal dalam relasi individu dan sosial, ketika dihadapkan pada perbedaan keyakinan.

Bahwa dengan adanya perbedaan tidak lantas membuat kami tidak bisa bekerjasama, justru sebaliknya saling bergandengan tangan menjaga dan merawat kebhinekaan untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Sehingga pada Natal tahun ini saya ikut merasakan kegembiraan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena Natal adalah semangat untuk berbagi kebahagiaan, bersama sahabat-sahabat dari Keuskupan Bandung, Paroki Indramayu, Gereja-Gereja serta komunitas dan organisasi umat Kristiani lainnya. Merayakan penyambutan kelahiran Isa Putra Maryam, dengan menyebarkan kedamaian dan kasih Natal sepanjang masa di Negeri tercinta Indonesia.[]

Tags: Merayakan NatalNatal berbagi kebahagianSelamat Natal
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Mengelola Perbedaan

Next Post

Harapan dan Resolusi Tahun Baru

Zahra Amin

Zahra Amin

Zahra Amin Perempuan penyuka senja, penikmat kopi, pembaca buku, dan menggemari sastra, isu perempuan serta keluarga. Kini, bekerja di Media Mubadalah dan tinggal di Indramayu.

Related Posts

Selamat Natal
Publik

Selamat Natal sebagai Perayaan Spiritual dan Kultural: Suara Seorang Muslim

26 Desember 2025
Hukum Mengucapkan Selamat Natal
Featured

Hukum Mengucapkan Selamat Natal

24 Desember 2024
Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Sejak dari Keluarga
Publik

Perdebatan Pengucapan Selamat Natal Seharusnya Tidak Ada

26 Januari 2023
Selamat Natal
Aktual

Selamat Natal, Salam untuk Para Nabi

24 Desember 2024
Next Post
Resolusi Tahun Baru

Harapan dan Resolusi Tahun Baru

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Ayat Kerjasama Laki-laki dan Perempuan (QS. at-Taubah (9): 71)
  • Ayat-ayat Khusus tentang Gagasan Mubadalah
  • Ayat-ayat Umum tentang Gagasan Mubadalah
  • Gus Dur, Imlek, dan Warisan Nilai Islam tentang Cinta
  • Saatnya Fiqh Menstruasi Ditulis dari Pengalaman Perempuan

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0