Minggu, 26 Juli 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Mendidik Anak

    Bagaimana Mendidik Anak untuk Mengasihi Sesama Makhluk?

    PBNU

    Menanti Nakhoda Feminis di PBNU

    Energi Panas Bumi

    Solusi “Hijau” Energi Panas Bumi; Energi untuk Siapa?

    Spanyol

    Panggung Bola, Air Mata Gaza, dan Trofi Juara Spanyol

    Sepak Bola Dunia

    Perempuan di Balik Layar Bintang Sepak Bola Dunia

    Sejarah Prancis

    Runtuhnya Bastille dan Hipokrisi Egalite: Membaca Sejarah Prancis melalui Lensa Mubadalah

    Kekerasan di Sampang

    Lubang Perlindungan Perempuan; Akar Kekerasan di Sampang dan Pesan Fatwa KUPI

    Kolonialisme Piala Dunia 2026

    Kelindan Kolonialisme dalam Piala Dunia 2026: Kala Narasi Perdukunan Menenggelamkan Kualitas Afrika

    Diskriminasi terhadap Perempuan

    Buya Husein: Diskriminasi terhadap Perempuan Diproduksi oleh Tafsir, Budaya, dan Politik

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Sunat Perempuan

    Sunat Perempuan: Akhlak dan Kemuliaan Tak Dibentuk oleh Sayatan

    Anak-anak Disabilitas

    Ketika Madrasah Sederhana di Madura Membuka Jalan bagi Anak-anak Disabilitas

    Pernikahan Anak

    Mengapa Hukum Negara Saja Tak Cukup untuk Menghentikan Pernikahan Anak?

    Wayang

    Wayang, Membela Mereka yang Tak Menjadi Tokoh Utama

    Nafkah adalah Amanah

    Nafkah adalah Amanah: Mencegah Penelantaran Ekonomi dalam Rumah Tangga

    Perkemahan

    Belajar Empati dari Perkemahan di SLB

    Spanyol

    Spanyol, Palestina, dan Misi Kemanusiaan di Panggung Dunia

    Pengampunan

    Pengampunan di Tengah Dunia yang Menghakimi

    Inovasi Teknologi

    Mengapa Inovasi Teknologi Harus Mendengarkan Pengalaman Perempuan dan Penyandang Disabilitas?

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Batuk Dahak

    Cara Meredakan Batuk Berdahak pada Orang dengan AIDS agar Tidak Semakin Parah

    Muntah

    Langkah Tepat Mengatasi Mual dan Muntah pada Orang dengan AIDS

    Herpes zoster

    Kenali Herpes Zoster dan Mual Berkepanjangan pada Orang dengan AIDS

    Sarkoma Kaposi

    Sarkoma Kaposi dan Gatal-gatal pada Orang dengan AIDS, Ini Penanganannya

    Gatal

    Cara Mengatasi Gatal dan Infeksi Jamur pada Orang dengan AIDS

    Obat Diare

    Diare pada Orang dengan AIDS: Kapan Harus Minum Obat dan Segera ke Dokter?

    Dehidrasi

    Cara Mengatasi Dehidrasi akibat Diare pada Orang dengan AIDS

    Orang dengan AIDS

    Orang dengan AIDS Mengalami Diare? Waspadai Risiko Dehidrasi

    Orang dengan AIDS

    Cara Mengatasi Demam pada Orang dengan AIDS dan Tanda Bahayanya

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Mendidik Anak

    Bagaimana Mendidik Anak untuk Mengasihi Sesama Makhluk?

    PBNU

    Menanti Nakhoda Feminis di PBNU

    Energi Panas Bumi

    Solusi “Hijau” Energi Panas Bumi; Energi untuk Siapa?

    Spanyol

    Panggung Bola, Air Mata Gaza, dan Trofi Juara Spanyol

    Sepak Bola Dunia

    Perempuan di Balik Layar Bintang Sepak Bola Dunia

    Sejarah Prancis

    Runtuhnya Bastille dan Hipokrisi Egalite: Membaca Sejarah Prancis melalui Lensa Mubadalah

    Kekerasan di Sampang

    Lubang Perlindungan Perempuan; Akar Kekerasan di Sampang dan Pesan Fatwa KUPI

    Kolonialisme Piala Dunia 2026

    Kelindan Kolonialisme dalam Piala Dunia 2026: Kala Narasi Perdukunan Menenggelamkan Kualitas Afrika

    Diskriminasi terhadap Perempuan

    Buya Husein: Diskriminasi terhadap Perempuan Diproduksi oleh Tafsir, Budaya, dan Politik

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Sunat Perempuan

    Sunat Perempuan: Akhlak dan Kemuliaan Tak Dibentuk oleh Sayatan

    Anak-anak Disabilitas

    Ketika Madrasah Sederhana di Madura Membuka Jalan bagi Anak-anak Disabilitas

    Pernikahan Anak

    Mengapa Hukum Negara Saja Tak Cukup untuk Menghentikan Pernikahan Anak?

    Wayang

    Wayang, Membela Mereka yang Tak Menjadi Tokoh Utama

    Nafkah adalah Amanah

    Nafkah adalah Amanah: Mencegah Penelantaran Ekonomi dalam Rumah Tangga

    Perkemahan

    Belajar Empati dari Perkemahan di SLB

    Spanyol

    Spanyol, Palestina, dan Misi Kemanusiaan di Panggung Dunia

    Pengampunan

    Pengampunan di Tengah Dunia yang Menghakimi

    Inovasi Teknologi

    Mengapa Inovasi Teknologi Harus Mendengarkan Pengalaman Perempuan dan Penyandang Disabilitas?

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Batuk Dahak

    Cara Meredakan Batuk Berdahak pada Orang dengan AIDS agar Tidak Semakin Parah

    Muntah

    Langkah Tepat Mengatasi Mual dan Muntah pada Orang dengan AIDS

    Herpes zoster

    Kenali Herpes Zoster dan Mual Berkepanjangan pada Orang dengan AIDS

    Sarkoma Kaposi

    Sarkoma Kaposi dan Gatal-gatal pada Orang dengan AIDS, Ini Penanganannya

    Gatal

    Cara Mengatasi Gatal dan Infeksi Jamur pada Orang dengan AIDS

    Obat Diare

    Diare pada Orang dengan AIDS: Kapan Harus Minum Obat dan Segera ke Dokter?

    Dehidrasi

    Cara Mengatasi Dehidrasi akibat Diare pada Orang dengan AIDS

    Orang dengan AIDS

    Orang dengan AIDS Mengalami Diare? Waspadai Risiko Dehidrasi

    Orang dengan AIDS

    Cara Mengatasi Demam pada Orang dengan AIDS dan Tanda Bahayanya

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Featured

Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

Dalam momen Idul Fitri, kita harus menunjukkan solidaritas pada mereka yang terpuruk dan terluka karena perbuatan mereka, dan mendukung orang-orang yang sedang berjuang bagi perbaikan negeri

Faqih Abdul Kodir by Faqih Abdul Kodir
30 Maret 2025
in Featured, Hikmah, Rujukan
A A
0
Idul Fitri

Idul Fitri

332
SHARES
16.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الحمدُ. الحمدُ للهِ نحمده ونسبحه وهو ذو الملك والملكوت، سبحانه وهو ذو العزة والجبروت، وهو الحي الذي لا يموت، سبوح قدوس ربنا ورب الملائكة والروح، ربنا الأعلى والأوفى، ذو العظمة والرحمة، نحمده ونسبحه أبدا أبدا. نَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، ونَشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ أرسله الله هدى للناس، ورحمة للعالمين، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ. اللهم صل على سيدنا محمد، وعلَى آلِهِ وأصحابِهِ وأزواجه، ومَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدِّينِ.

Jamaah shalat Idul Fitri yang dirahmati Allah Swt,

Hari ini kita merayakan kemenangan, di mana selama sebulan penuh, pada bulan Ramadan yang mulia, kita semua menahan lapar dan dahaga, mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak amal kebaikan, dengan shalat, baca Quran, dan berbagai kebaikan pada sesama dan semesta, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga semua amal ini diterima Allah SWT, taqabalallhu minna wa minkum, wa ja’alana minal aidin wal faizin.

Di samping sebagai perayaan, Idul Fitri juga momen untuk mensyukuri nikmat Allah SWT, membersihkan hati dengan saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi antar sesama. Kita kembali kepada fitrah, hati yang bersih dan penuh harapan untuk menjadi lebih baik, saling mencintai satu sama lain, mulai dalam keluarga kecil, tetangga, dan seterusnya, serta memupuk solidaritas dan kepedulian sosial.

يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur”. (QS. al-Baqarah, 2: 185).

Bersyukur adalah dengan merasakan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada kita, menikmatinya bersama keluarga, dan sekaligus berbagi dengan sesama. Zakat fitrah, yang kita lakukan kemarin, adalah salah satu bentuk rasa syukur, untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian kita pada sesama. Sekecil apapun yang kita terima, apalagi jika menerima secara cukup atau berlebih, masih ada orang yang menerima lebih kecil dari apa yang kita terima. Mari kita tunjukkan dukungan dan kepedulian kita, di hari raya Idul Fitri ini, terhadap mereka yang lebih membutuhkan, agar juga menikmati hari perayaan ini dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah SWT.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahilhamd….

Sebentar lagi kita pulang ke rumah, banyak dari kita mungkin akan duduk di meja makan dengan berbagai hidangan yang melimpah. Mari kita ingat bahwa di luar sana masih banyak saudara kita yang tengah berjuang sekadar untuk menyambung hidup. Saat kita tersenyum bersama keluarga, dan bersenda gurau, masih banyak yang justru diliputi kegelisahan karena kehilangan pekerjaan, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, dan ketidakpastian masa depan, serta tidak memiliki kesempatan untuk bertemu keluarga.

Dalam beberapa waktu terakhir, kita menyaksikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus meningkat, jumlah pengangguran yang bertambah. Serta daya beli masyarakat yang semakin menurun. Ini bukan sekadar angka, tetapi realitas yang dialami oleh banyak keluarga di sekitar kita. Para ibu yang menjadi tulang punggung keluarga harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Para ayah yang kehilangan pekerjaan terus mencari cara agar keluarganya tetap bisa bertahan. Di tengah tantangan ini, Idul Fitri mengajarkan kita arti kebersamaan dan kepedulian.

Betapa ironis, saat banyak keluarga berjuang sekadar untuk makan, para elit justru mengambil uang rakyat dengan skandal korupsi bernilai triliunan. BUMN seperti Pertamina, ANTAM, PT Timah, hingga lembaga negara dan politisi, menumpuk kekayaan dengan mengorbankan kesejahteraan rakyat kecil yang hidup dalam kesulitan. Di satu sisi, banyak orang kehilangan pekerjaan atau lulus kuliah tanpa masa depan. Sekalipun prestasi mereka gemilang, sementara ada pejabat dan politisi malah rangkap jabatan di pemerintahan dan bisnis negara. Padahal, satu tugas saja masih buruk, penuh kerugian, dan bahkan terjadi korupsi. Saat rakyat bekerja siang malam demi sesuap nasi, segelintir orang dengan mudahnya menilap dana rakyat dan bermewah-mewahan tanpa rasa malu.

Kesucian dan Kejujuran

Mereka adalah orang-orang yang lupa diri, zalim, mengingkari syukur pada ilahi rabbi, dan menyimpang dari nilai-nilai moral Islami. Dalam momen Idul Fitri, yang mengajarkan kita kesucian dan kejujuran diri—jangan sampai kita menjadi bagian dari mereka atau berdiam dang berpangku tangan atas perilaku buruk seperti ini. Kita harus menolak perilaku buruk mereka, kita juga harus menunjukkan solidaritas pada mereka yang terpuruk dan terluka karena perbuatan mereka, dan mendukung orang-orang yang sedang berjuang bagi perbaikan negeri, serta keadilan dan kesejahteraan bagi segenap rakyat Indonesia.

مَنْ وَلِىَ مِنْ أَمْرِ النَّاسِ ثُمَّ أَغْلَقَ بَابَهُ دُونَ الْمِسْكِينِ أَوِ الْمَظْلُومِ أَوْ ذِى الْحَاجَةِ أَغْلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ دُونَهُ أَبْوَابَ رَحْمَتِهِ عِنْدَ حَاجَتِهِ

“Barangsiapa yang (menjadi pemimpin negeri), mengelola urusan-urusan orang banyak, lalu tidak membuat kebijakan yang (mensejahterakan) orang-orang miskin, (menolong) orang-orang terzalimi dan membutuhkan. Maka Allah akan menutup pintu-pintu kasih-Nya pada mereka, pada saat mereka membutuhkan” (Musnad Ahmad, no. 16187).

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِىَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِى شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِىَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِى شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ

“Ya Allah, siapa yang memimpin (dan mengelola) urusan umatku, lalu membuat (kebijakan yang melahirkan) kesulitan-kesulitan pada (hidup) mereka, maka persulitlah urusannya. Dan siapa yang yang memimpin (dan mengelola) urusan umatku, lalu membuat banyak kemudahan (hidup) bagi mereka, maka mudahkanlah urusannya”. (Sahih Bukhari, no. 4826).

Allahu Akbar 3X walillahilhamd. Hadirin jama’ah Id rahimakumullah…

Di tengah kebahagiaan perayaan Idul Fitri ini, kita juga tidak boleh melupakan saudara-saudara kita di negara lain, di Palestina dan Syria misalnya. Saat kita merayakan Idul Fitri dalam kedamaian, mereka harus menghadapi bom, kehilangan keluarga, dan bertahan hidup di bawah penjajahan. Mereka bukan hanya sekadar berita yang lewat di media sosial—mereka adalah saudara kita, bagian dari tubuh yang sama. Jika mereka terluka, kita juga seharusnya merasakan sakitnya. Maka, mari kita gunakan hari kemenangan ini untuk mendoakan mereka, mendukung perjuangan mereka, memberikan bantuan jika mampu. Serta terus menyuarakan keadilan bagi Palestina. Jangan biarkan dunia melupakan mereka.

كُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَا هُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ.

“Jadilah kalian semua hamba-hamba Allah yang bersaudara (satu sama lain). Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Tidak boleh menzalimi, merendahkan, dan menghina”. (Kemudain Nabi Saw menyatakan): “Takwa itu di sini”, sambil Nabi Saw menunjuk pada dada baginda, (dan mengucapkan kalimat itu) tiga kali. “Cukup sudah seseorang itu dianggap buruk jika sudah merendahkan saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain, adalah haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya”. (Sahih Muslim, no. 6706).

Jama’ah yang dimuliakan Allah, Idul Fitri bukan sekadar selebrasi. Tetapi sebuah panggilan untuk menjadi lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama. Mari kita jadikan hari ini sebagai awal untuk menebarkan kebaikan dan memperjuangkan keadilan. Serta menunjukkan bahwa umat Islam adalah umat yang penuh kasih sayang, penuh solidaritas dan kepedulian pada sesama.

Selesai shalat Id dan khutbah ini, semoga kita semua akan pulang ke rumah masing-masing sebagai pribadi yang penuh fitri, rasa syukur pada ilahi, pada sesama penuh solidaritas dan peduli. Kita juga pulang sebagai pribadi yang sadar dengan jati diri sebagai manusia yang terbatas, tidak serakah, sebagai hamba Allah Swt, yang taat dan patuh beribadah, berahklak mulia, mulai dari dalam keluarga, anak kepada orang tua, orang tua kepada anak, suami kepada istri, istri kepada suami, sesama saudara, sesama warga, sesama bangsa, sesama manusia, dan juga pada alam semesta.

Semoga Allah Swt menerima semua amal baik kita, mulai dari puasa, tadarus Qur’an, tarawih dan witir, zakat fitrah, dan seluruh amal baik yang lain. Serta mengampuni segala kesalahan kita, memberkahi kita semua dengan keimanan, kesehatan, rizki yang halal, dan perilaku mulia di dalam keluarga maupun dalam kehidupan berwarga, berbangsa, dan bernegara. Amin ya rabbal alalmin.

نفعني وإياكم لما فيه من الآيات والذكر الحكيم. أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فيا فوز المستغفرين، فاسغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua:

اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ.

الحمد لله حمدا كثيرا كما أمر. أشهد أن لا إله اله الله وحده لا شريك له. وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. المبعوث رحمة للعالمين. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه وسلم ورضي الله عن كل الصحابة وتابعيهم بإحسان إلى يوم الدين. أيها المسلمون الكرام، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فاتقوه حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون ((يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا))، الأحزاب، 70-71.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، ووفق ولات أمور المسلمين لما فيه الرشاد والخير والرفاهية للعباد. واجعل بلدنا إندونيسيا وسائر البلاد التي فيها المسلمون في خير وأمان وسعة ورخاء، وسلام دائم إلى يوم الدين. إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

وتقبل الله طاعتكم، وكل عام وأنتم بخير، وأدام الله أفراحكم في دياركم العامرة والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

Tags: Idul Fitri 1446 HKemenanganKepedulianKhutbahmerayakanSolidaritasSyukurteks
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Prinsip Wa Laa Tusrifuuu dalam Mengurangi Konsumerisme pada Perayaan Lebaran

Next Post

Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

Faqih Abdul Kodir

Faqih Abdul Kodir

Founder Mubadalah.id dan Ketua LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Related Posts

Pemberian
Personal

Ketika Sebuah Pemberian Menjadi Tanda Kepedulian

16 Juli 2026
Individualis
Publik

Ketika Masyarakat Semakin Individualis, Saatnya Menghidupkan Kembali Kepedulian

11 Juli 2026
Takbir
Do'a

Takbir, Kurban dan Kebaikan untuk Semua: Meneladani Ibrahim, Ismail dan Hajar

27 Mei 2026
Ustazah Mumpuni
Profil

Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

15 Mei 2026
Keagamaan
Pernak-pernik

Apakah Teks Keagamaan Hanya Ditujukan untuk Laki-laki?

26 Maret 2026
Refleksi Puasa
Publik

Puasa yang menyatukan: Refleksi Puasa dalam Katolik dan Islam

20 Februari 2026
Next Post
Idul Fitri

Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Cara Meredakan Batuk Berdahak pada Orang dengan AIDS agar Tidak Semakin Parah
  • Langkah Tepat Mengatasi Mual dan Muntah pada Orang dengan AIDS
  • Sunat Perempuan: Akhlak dan Kemuliaan Tak Dibentuk oleh Sayatan
  • Ketika Madrasah Sederhana di Madura Membuka Jalan bagi Anak-anak Disabilitas
  • Kenali Herpes Zoster dan Mual Berkepanjangan pada Orang dengan AIDS

Komentar Terbaru

  • Nur Fadiah Anisah pada Memaknai Jargon The Personal is Political: Kecemasan Kita Ternyata Diproduksi Negara!
  • Zikri Alvi Muharam pada Takut Kok Sama “Pesta Babi”
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0