Selasa, 3 Februari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Disabilitas Psikososial

    Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah

    Perempuan ke Masjid

    Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini

    Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

    Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati; Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

    Golek Garwo

    Optimisme “Golek Garwo” dan Cherry-picking Kebahagiaan

    "Azl

    ‘Azl dalam Islam: Izin, Rida, dan Amanah Kenikmatan Suami Istri

    Ayahnya

    Ayah Belajar Empati, Anak Belajar Berbudi Pekerti

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    MBG

    MBG bagi Difabel: Pentingkah?

    Keberpihakan Gus Dur

    Di Atas Pasal Ada Kemanusiaan: Belajar dari Keberpihakan Gus Dur

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Perempuan Shalat Subuh

    Hadis Bukhari Catat Perempuan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabi

    Perempuan ke Masjid

    Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini

    Melarang Perempuan

    Nabi Tidak Melarang Perempuan Shalat di Masjid

    Pernikahan sebagai

    Menempatkan Perceraian sebagai Jalan Akhir dalam Pernikahan

    Menggugat Cerai

    Hak Perempuan Menggugat Cerai

    Ruang Publik Perempuan

    Hak Perempuan atas Ruang Publik dan Relevansinya Hari Ini

    Perempuan ke Masjid

    Hadis Perempuan Shalat di Masjid dan Konteks Sejarahnya

    Membela yang Lemah

    Membela yang Lemah sebagai Tanggung Jawab Bersama

    Kaum Lemah

    Teladan Nabi dalam Membela Kelompok Lemah

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Disabilitas Psikososial

    Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah

    Perempuan ke Masjid

    Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini

    Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

    Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati; Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

    Golek Garwo

    Optimisme “Golek Garwo” dan Cherry-picking Kebahagiaan

    "Azl

    ‘Azl dalam Islam: Izin, Rida, dan Amanah Kenikmatan Suami Istri

    Ayahnya

    Ayah Belajar Empati, Anak Belajar Berbudi Pekerti

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    MBG

    MBG bagi Difabel: Pentingkah?

    Keberpihakan Gus Dur

    Di Atas Pasal Ada Kemanusiaan: Belajar dari Keberpihakan Gus Dur

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Perempuan Shalat Subuh

    Hadis Bukhari Catat Perempuan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabi

    Perempuan ke Masjid

    Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini

    Melarang Perempuan

    Nabi Tidak Melarang Perempuan Shalat di Masjid

    Pernikahan sebagai

    Menempatkan Perceraian sebagai Jalan Akhir dalam Pernikahan

    Menggugat Cerai

    Hak Perempuan Menggugat Cerai

    Ruang Publik Perempuan

    Hak Perempuan atas Ruang Publik dan Relevansinya Hari Ini

    Perempuan ke Masjid

    Hadis Perempuan Shalat di Masjid dan Konteks Sejarahnya

    Membela yang Lemah

    Membela yang Lemah sebagai Tanggung Jawab Bersama

    Kaum Lemah

    Teladan Nabi dalam Membela Kelompok Lemah

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Featured

Islam Ajarkan Pentingnya Self Care untuk Menjaga Kesehatan Mental

Aktivitas fisik seperti berlari, jalan kaki, cardio, angkat beban, yoga atau pun olahraga lainnya ternyata selain dapat menyehatkan, juga mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan mental

Hermia Santika by Hermia Santika
8 Oktober 2025
in Featured, Personal
A A
0
Menjaga Kesehatan Mental

Menjaga Kesehatan Mental

27
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Hari kesehatan mental yang kita peringati setiap 10 Oktober. Seiring berkembangnya teknologi dan informasi yang cepat bisa memberikan kemudahan bagi setiap orang untuk belajar dan tahu bagaimana caranya menjaga kesehatan mental. Sehingga tak sedikit para pembaca sudah sadar keadaan dan kondisi mental yang ia alami.

Akan tetapi masih banyak orang yang mengalami permasalahan dalam kesehatan seperti stres, depresi, cemas (anxiety), dan lainnya yang mengganggu keadaan diri, hingga aktivitas yang mereka lakukan menjadi tidak positif bahkan tidak produktif.

Untuk itu perlu bagi diri untuk menjaga kesehatan mental salah satu caranya dengan self care. Menurut ilmu psikologi istilah ini kita artikan sebagai cara merawat diri dengan cara yang positif dengan tujuan menjaga kesehatan fisik maupun mental.  Menurut kutipan dari hallosehat.com bahwa banyak hal yang bisa dilakukan bagi kita untuk menerapkan perilaku self care dalam kehidupan sehari-sehari di antaranya:

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Dengan melakukan aktivitas membersihkan diri dengan melakukan perawatan diri seperti mandi, sikat gigi, serta lainnya. Kemudian membersihkan lingkungan tempat tinggal, misalnya menjaga kebersihan kamar tidur dengan merapihkan menyabu dan mengepelnya, membersihkan kamar mandi, mencuci piring dan baju yang telah kita gunakan dan banyak hal lainnya yang bukan hanya sekedar menjaga kesehatan fisik tapi mampumemberikan efek positif dengan timbulnya rasa nyaman dan mampu mempengaruhi suasana hati agar lebih positif.

Apabila kita kaitkan dalam Islam, self care mengenai kebersihan diri dan lingkungan sudah Allah perintahkan dan Rasul ajarkan. Misalnya dalam hal kebersihan ternyata sudah ada dalam surat Al-Baqarah ayat 222 yang artinya : “…Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”

Kemudian hadist dari Abu Hurairah bahwa Rasulllah telah bersabda yang artinya: “Bersihkanlah segala sesuatu semampu kamu. Sesungguhnya Allah ta’ala membangun Islam ini atas dasar kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali setiap yang bersih.” (HR.Ath-Thabrani).

Tidak hanya sekedar hadist dalam perilaku sehari-sehari pun tidak bisa kita ragukan bahwa Rasulullah sangatlah apik bersih dan rapih. Banyak sekali contoh yang mungkin kita ketahui bersama.

Olahraga rutin

Aktivitas fisik seperti berlari, jalan kaki, cardio, angkat beban, yoga atau pun olahraga lainnya ternyata selain dapat menyehatkan, juga mampu memberikan dampak positif untuk menjaga kesehatan mental. Yakni dengan ditandai suasana hati yang lebih bahagia. Karena menurut hasil jurnal penelitian psikologi ternyata berolahraga mampu menurunkan stres dalam diri. Sebab tubuh akan mengeluarkan hormon dopamin dan serotonin yang berfungsi menimbulkan rasa senang pada diri dan mampu menurunkan kadar hormon kortisol penyebab stres.

Menurut Hadits shahih bahwa Rasulullah SAW bersabda: Dari Abu Hurairah Rasulullah Saw. bersabda, yang artinya: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan.”

Dari hadist tersebut mampu kita ketahui bahwa bisa menjadi acuan bagi mukmin tidak hanya kuat secara iman akan tetapi fisik juga salah satu caranya dengan olahraga. Karena dengan fisik yang sehat mampu mempengaruhi kekuatan kita dengan meningkatkan kualitas ibadah kita sebagai umat muslim.

Pola makan yang sehat dan bergizi

Diet merupakan suatu cara yang kita lakukan untuk mengatur pola makan yang baik dan tubuh butuhkan. Hindari makanan instant dengan perbanyak mengonsumsi makanan real food. Yaitu makanan tanpa proses pemasakan yang lebih sehingga gizi dan vitamin terjaga, misalnya sayuran untuk lalapan dan buah-buahan segar.

Kemudian daging-dagingan yang berasal dari hewan (ayam, sapi, kambing, bebek, kerbau atau hewan lainnya yang termasuk halal) ataupun ikan, susu segar, kacang-kacangan, dan banyak lainnya yang halal dan bisa tubuh konsumsi.

Karena dengan pola makan yang baik memberikan energi bagi tubuh untuk tetap sehat, dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu ternyata makan juga mempengaruhi mood (suasana hati). Misalnya teh mempunyai kandungan (tanin) yang ternyata memberikan efek pada serotoni dan dopamin pada otak. Sehingga menimbulkan rasa tenang dan bahagia. Makanan lain pun sama untuk mengetahuinya bisa melihat hasil riset lainnya dari jurnal serta artikel ilmiah.

Anjuran melakukan pola makan sehat juga Allah perintahkan dalam firmannya yang artinya : “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi…”(QS. Al Baqarah, 2:168).

Adapun ketentuan makan dan minum yang cukup juga dijelaskan dalam Al Qur’an Surat Al A’raf ayat 31: “…makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan…” artinya makan dan minum yang cukup, dijelaskan untuk tidak berlebihan. Jelas sekali

Menjalin komunikasi yang positif dengan orang lain

Meningkatkan kualitas hubungan dengan orang sekitar dengan cara melakukan komunikasi yang baik dengan keluarga, pasangan, teman dan lainnya untuk tetap saling terkoneksi. Walaupun misal jarak jauh sosial media mampu memberikan kemudahan untuk menjalin relasi dan hubungan baik dengan orang lain . Ternyata dengan bersosialisasi mampu mencegah rasa kesepian pada diri. Selain itu, melalui komunikasi secara tidak langsung mampu menyelesaikan masalah yang kita alami.

Dalam sebuah hadist bahwa Rasulullah SAW bersabda artinnya “Senyum kamu terhadap saudaramu merupakan sebuah nilai sedekah untukmu.”(HR. At-Tirmidzi)

Hal kecil seperti senyuman merupakan suatu sikap dasar yang diajarkan Rasul untuk melakukan sosialisasi dengan orang lain. Ibaratnya perilaku permulaan  (senyuman) saja sudah positif bagaimana dengan bentuk perilaku lainnya sebagai cara untuk bersosialisasi dan lebih saling mengenal orang lain .

Meningkatkan self esteem

Self esteem sebagai cara diri untuk bisa menghargai dan menyukai diri sendiri. Terlepas dari kondisi apapun yang kita alami. Seperti kenali diri sendiri mengenai potensi yang dimiliki mengembangkannya dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan (hobi). Kemudian menerima keadaan diri dengan tetap bersyukur atas kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Tidak membandingkan diri dengan orang lain. Sehingga melalui self esteem ini, kepercayaan diri akan meningkat, suasana kejiwaan kita lebih tenang.

Dalam Islam pun perilaku menerima diri sendiri diajarkan salah satunya sikap syukur dengan di awali ucapan hamdalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah. Kemudian perilaku penerimaan diri akan nikmat yang Allah berikan entah apapun bentuknya. Kecil ataupun besar nikmatmya, perilaku syukur mampu menjadi obat bagi diri untuk tetap merasa puas dan bahagia dengan keadaan yang kita alami.

Meluangkan waktu untuk sendiri

Me time sebagai cara yang kita lakukan untuk menikmati hidup secara sendirian, tanpa kehadiran orang lain. Tujuannya agar tubuh dan jiwa lebih refresh, meminimalisir stres dan siap untuk menghadapi hal-hal baru di keesokan harinya. Dalam Islam sendiri perilaku ini kita kenal dengan khalwat. Artinya mengasingkan diri dari keramaian dengan tujuan mengisi hati dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Meningkatkan ibadah

Ritual ibadah dengan salat, puasa, sedekah dan lainnya ternyata mampu memberikan dampak positif pada kesehatan mental. Munculnya rasa tenang mampu memberikan efek positif pada diri. Sebagaimana hasil penelitian skripsi saya bahwa tingkat religiusitas pada diri seseorang mempengaruhi kualitas kebahagiaan yang ia rasakan. Selain itu, mampu mengurangi ketegangan berupa kecemasan dan stres yang ia alami.

Hal ini tentu jelas sekali sudah menjadi anjuran Allah bahwa sebagai makhluk ciptaanNya harus menjalankan ibadah. Bahkan berusaha untuk meningkatkan kuantitas ibadah, supaya kualitas keimanan bertambah dalam diri. Sehingga memberikan efek positif dengan ditandai perasaan yang baik dan bahagia. Selamat hari kesehatan mental. Yuk, tetap positif jalankan hal baik sesuai dengan anjuran agama. []

Tags: islamKesehatan MentalSelf careSelf EsteemSelf LoveSunah Nabi
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Hermia Santika

Hermia Santika

Mahasiswa/KOPRI PMII Rayon Psikologi Cabang Kabupaten Bandung

Related Posts

Disabilitas Psikososial
Disabilitas

Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah

2 Februari 2026
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Buku

Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati; Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

2 Februari 2026
Kesehatan mental
Lingkungan

Bukan Salah Iblis, Kesehatan Mental itu Konstruksi Sosial

2 Februari 2026
Kerja Perempuan
Pernak-pernik

Islam Mengakui Kerja Perempuan

28 Januari 2026
Pelaku Ekonomi
Pernak-pernik

Perempuan sebagai Pelaku Ekonomi Sejak Awal Islam

27 Januari 2026
Spiritual Ekologi
Hikmah

Kiat Spiritual Ekologi Rasulullah dalam Merawat Alam

2 Februari 2026
Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERPOPULER

  • Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

    Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati; Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hadis Bukhari Catat Perempuan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabi

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Menempatkan Perceraian sebagai Jalan Akhir dalam Pernikahan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

TERBARU

  • Hadis Bukhari Catat Perempuan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabi
  • Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah
  • Akses Perempuan ke Masjid dan Tantangan Sosial Hari Ini
  • Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati; Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental
  • Nabi Tidak Melarang Perempuan Shalat di Masjid

Komentar Terbaru

  • dul pada Mitokondria: Kerja Sunyi Perempuan yang Menghidupkan
  • Refleksi Hari Pahlawan: Tiga Rahim Penyangga Dunia pada Menolak Gelar Pahlawan: Catatan Hijroatul Maghfiroh atas Dosa Ekologis Soeharto
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0