Kebangkitan Kawan Difabel di Abad Kedua Puluh Satu
Mubadalah.id - Menyeru kebangkitan kawan difabel merupakan suara lanjutan dari tulisan pertama saya di Mubadalah yang berjudul Jangan Memanjakan Penyandang...
Pernah nekat menggelandang sepanjang Olomouc-Bratislava-Wina-Trier-Luksemburg.
Mubadalah.id - Menyeru kebangkitan kawan difabel merupakan suara lanjutan dari tulisan pertama saya di Mubadalah yang berjudul Jangan Memanjakan Penyandang...
Mubadalah.id - Hujan lekas reda tatkala saya membaca tulisan anyar tentang relasi inklusif di Mubadalah.id. Seiring dengan hujan yang tetesnya...
Mubadalah.id - Apakah hak untuk memimpin juga melekat pada para penyandang disabilitas? Publik jamak rasa-rasanya akan sulit dan cenderung berkeberatan...
Mubadalah.id - “Benarkah saya peduli difabel?” Pertanyaan ini kembali menggema saat saya membaca unggahan @magdaleneid di Instagram yang bertitimangsa 19...
Mubadalah.id - Menjelang perayaan 70 Tahun Buya Husein Muhammad, saya menulis sebuah opini tentang beliau dengan irah-irahan KH Husein Muhammad:...
Mubadalah.id - Berlangsung di Yogyakarta dari 11 hingga 13 Februari 2024, Akademi Mubadalah 2025 berupaya meneguhkan komitmen untuk menguatkan hak-hak...
Mubadalah.id - Barangkali, salah satu kejahatan besar abad kedua puluh satu adalah memanjakan penyandang disabilitas. Pasca berakhirnya Perang Dunia II...
Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0
Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0