Rabu, 7 Januari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

    Kekerasan Seksual

    Forum Halaqah Kubra KUPI Bahas Kekerasan Seksual, KDRT, dan KBGO terhadap Perempuan

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Masyarakat jahiliyah

    Mengapa Al-Qur’an Mengkritik Perilaku Masyarakat Jahiliyah?

    Kesehatan Mental

    Pentingnya Circle of Trust dan Kesehatan Mental Aktivis Kemanusiaan

    Memanusiakan

    Tauhid yang Membebaskan dan Memanusiakan

    Pendidikan Tinggi Perempuan

    Membuka Akses dan Meruntuhkan Bias Pendidikan Tinggi Perempuan

    Islam dan Kemanusiaan

    Islam dan Fondasi Kemanusiaan Universal

    Nikah Muda

    Konten Romantisasi Nikah Muda: Mengapa Memicu Kontroversi?

    Pembaruan

    Peran KUPI dalam Pembaruan Islam Berbasis Pengalaman Perempuan

    Pacaran

    Pacaran: Femisida Berkedok Jalinan Asmara

    Konsolidasi Ulama Perempuan

    KUPI Ruang Strategis Konsolidasi Ulama Perempuan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Penciptaan Manusia

    Logika Penciptaan Manusia dari Tanah: Bumi adalah Saudara “Kita” yang Seharusnya Dijaga dan Dirawat

    Mimi Monalisa

    Aku, Mama, dan Mimi Monalisa

    Romantika Asmara

    Romantika Asmara dalam Al-Qur’an: Jalan Hidup dan Menjaga Fitrah

    Binatang

    Animal Stories From The Qur’an: Menyelami Bagaimana Al-Qur’an Merayakan Biodiversitas Binatang

    Ujung Sajadah

    Tangis di Ujung Sajadah

    Surga

    Menyingkap Lemahnya Hadis-hadis Seksualitas tentang Kenikmatan Surga

    Surga

    Surga dalam Logika Mubadalah

    Kenikmatan Surga

    Kenikmatan Surga adalah Azwāj Muṭahharah

    Surga Perempuan

    Di mana Tempat Perempuan Ketika di Surga?

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

    Kekerasan Seksual

    Forum Halaqah Kubra KUPI Bahas Kekerasan Seksual, KDRT, dan KBGO terhadap Perempuan

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Masyarakat jahiliyah

    Mengapa Al-Qur’an Mengkritik Perilaku Masyarakat Jahiliyah?

    Kesehatan Mental

    Pentingnya Circle of Trust dan Kesehatan Mental Aktivis Kemanusiaan

    Memanusiakan

    Tauhid yang Membebaskan dan Memanusiakan

    Pendidikan Tinggi Perempuan

    Membuka Akses dan Meruntuhkan Bias Pendidikan Tinggi Perempuan

    Islam dan Kemanusiaan

    Islam dan Fondasi Kemanusiaan Universal

    Nikah Muda

    Konten Romantisasi Nikah Muda: Mengapa Memicu Kontroversi?

    Pembaruan

    Peran KUPI dalam Pembaruan Islam Berbasis Pengalaman Perempuan

    Pacaran

    Pacaran: Femisida Berkedok Jalinan Asmara

    Konsolidasi Ulama Perempuan

    KUPI Ruang Strategis Konsolidasi Ulama Perempuan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Penciptaan Manusia

    Logika Penciptaan Manusia dari Tanah: Bumi adalah Saudara “Kita” yang Seharusnya Dijaga dan Dirawat

    Mimi Monalisa

    Aku, Mama, dan Mimi Monalisa

    Romantika Asmara

    Romantika Asmara dalam Al-Qur’an: Jalan Hidup dan Menjaga Fitrah

    Binatang

    Animal Stories From The Qur’an: Menyelami Bagaimana Al-Qur’an Merayakan Biodiversitas Binatang

    Ujung Sajadah

    Tangis di Ujung Sajadah

    Surga

    Menyingkap Lemahnya Hadis-hadis Seksualitas tentang Kenikmatan Surga

    Surga

    Surga dalam Logika Mubadalah

    Kenikmatan Surga

    Kenikmatan Surga adalah Azwāj Muṭahharah

    Surga Perempuan

    Di mana Tempat Perempuan Ketika di Surga?

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Aktual

Prof. Alim: sebagai Bentuk Penolakan terhadap P2GP, Pengalaman Perempuan Harus Ditulis

“Ini adalah kerja kemanusiaan. Kita menulis agar tidak ada lagi anak perempuan yang tumbuh dari sakitnya praktik P2GP yang seharusnya tidak pernah mereka alami,” tegasnya.

Redaksi Redaksi
20 November 2025
in Aktual
0
P2GP

P2GP

1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id — Di tengah kuatnya seruan nasional menghentikan praktik pemotongan atau pelukaan genital perempuan (P2GP), Sekretaris Alimat, Prof. Alimatul Qibtiyah, menegaskan bahwa gerakan perempuan tidak hanya bergerak lewat forum-forum formal. Tetapi berjalan melalui proses panjang yaitu mengubah perspektif, membangkitkan kesadaran, dan menuliskan pengalaman-pengalaman perempuan.

Hal itu ia sampaikan dalam Dialog Publik Nasional dan Peluncuran Buku Menghentikan Praktik Sunat Perempuan di Indonesia: Anak yang Dinanti, Jangan Disakiti di Jakarta, Rabu, 19 November 2025.

Prof. Alim menyebutkan alasan mendasar penerbitan buku ini. “Kita tahu bahwa fatwa KUPI menyatakan sunat perempuan itu haram. Bukan hanya karena tidak pernah dicontohkan Nabi, tetapi karena praktik itu menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

Sebagai organisasi penyangga KUPI yang fokus pada keadilan keluarga Islam, Prof. Alim memikul mandat untuk menerjemahkan fatwa ke ruang sosial. Sosialisasi dilakukan bukan hanya melalui perguruan tinggi, tetapi juga lewat jejaring perempuan seperti Aisyiyah, Muslimat NU, hingga komunitas non-akademik.

Dari proses inilah benih penulisan itu tumbuh. Setiap peserta didorong untuk menuliskan pengalaman termasuk pergulatan batin, hasil temuan lapangan, hingga testimoni warga.

“Kekuatan Alimat bukan hanya menyampaikan materi, lalu selesai. Tetapi menindaklanjuti, mengajak peserta menuliskan apa yang mereka alami,” jelas Prof. Alim.

Menuliskan Pengalaman Perempuan

Dalam proses ini, hanya sebagian kecil peserta yang akhirnya mengirimkan tulisan. “Menulis itu tidak semudah membalik telapak tangan,” katanya.

Menurutnya, pada tahun 2024, ruang digital belum seakrab sekarang. Keterampilan menulis belum didukung teknologi seperti kini. Maka ketika 20 peserta datang, yang menulis bisa hanya belasan. Namun dampaknya meluas.

“Saya selalu bilang, peserta memang 20 orang. Tapi gerbong mereka bisa ribuan,” ungkapnya.

Menurut Prof. Alim monev Alimat yang sebenarnya lebih tepat disebut ruang penulisan pengalaman perempuan menjadi momen krusial. Bahkan, dengan keahliannya di bidang komunikasi, mendampingi peserta mengolah data lapangan menjadi tulisan human interest.

Ia mengajarkan teknik dasar membuka tulisan yaitu membuat lead yang menggugah, memadukan bunyi, peristiwa, dan emosi. “Karena ini bukan jurnal. Ini tulisan populer yang harus menggugah hati dan menggerakkan,” ujarnya.

Makanya, para penulis diajak memperhalus sudut pandang. Lead tidak boleh datar. Mereka harus membuat pembuka yang memaksa pembaca berhenti dan merasa.

“Bukan fiksi. Tetapi fakta yang ditulis dengan cara yang menyentuh,” katanya.

Fakta Lapangan

Dalam proses penyusunan buku, kisah-kisah lapangan memukul logika dan perasaan sekaligus. Seorang peserta dari Jember, misalnya, setelah mengikuti sosialisasi langsung mendatangi puskesmas, mencari dukun, dan mengonfirmasi apakah praktik sunat di daerahnya masih berupa pemotongan klitoris. Hasilnya mengejutkan, praktik itu ternyata masih terjadi.

Di ruang lain, seorang dosen mensurvei seluruh mahasiswanya. Jawabnnya, mayoritas tidak mengetahui istilah P2GP. Tetapi mengenal sunat perempuan sebagai ritual tradisi.

Temuan-temuan inilah yang kemudian dilebur dalam tulisan penuh detail, perih, luka, keheningan, ketakutan, juga keberanian. “Kadang perempuan membawa trauma sendirian. Maka tulisan membantu mereka membongkar apa yang selama ini ditutup,” kata Prof. Alim.

Mengapa Perspektif Perempuan Penting?

Dalam proses pendampingan, Prof. Alim menekankan bahwa penulisan feminis bukan tentang siapa penulisnya, tetapi tentang cara pandangnya. Tulisan perempuan berangkat dari pengalaman tubuh, emosi, dan relasi. Ada refleksi, ada keberanian menunjukkan kegelisahan.

“Personal is political,” tegas Prof. Alim. Karena itu, tulisan perempuan bukan sekadar narasi. Ia adalah perlawanan terhadap struktur sosial yang melanggengkan praktik berbahaya termasuk P2GP.

Para penulis juga didorong memprioritaskan suara penyintas. Termasuk keberanian mereka, perjuangan mereka mencari keadilan, hingga upaya mereka melindungi generasi selanjutnya.

“Melalui rasa sakitnya, seorang perempuan bisa menemukan suaranya,” ujar Prof. Alim.

Prof. Alim tidak menutupi bahwa proses penyuntingan menjadi perjalanan emosional tersendiri. Banyak tulisan awalnya panjang, melompat-lompat, atau tidak fokus. Ada yang hanya tiga halaman, ada yang puluhan. Ia bersama dua editor lain harus mengolahnya menjadi karya yang utuh dan layak terbit.

“Mengeditnya benar-benar menguras emosi,” katanya. Sebab setiap kata membawa jejak penderitaan perempuan, cerita yang selama ini perempuan simpan dan baru sekarang keluar ke ruang publik.

Pada buku 2025, prosesnya lebih tertata. Ada batas 2.000–4.000 kata. Ada standar human interest yang ketat. Namun esensinya sama yaitu setiap tulisan harus membawa ruh pengalaman perempuan.

Buku ini terdiri dari tiga bagian yang memotret dinamika advokasi P2GP dari berbagai daerah:

Pertama, pergulatan hati nurani penulis saat menyaksikan praktik sunat dalam tiga generasi. Kedua, cerita perempuan yang berani melawan tradisi dan mengubah pandangan publik di desanya.

Ketiga, kisah para penggerak muda yang menyadarkan Gen Z bahwa tubuh perempuan bukan objek adat. Keempat, narasi dari pesantren, majelis taklim, kampus, dan komunitas perempuan yang mulai memahami bahwa praktik ini harus kita hentikan bersama.

Setiap tulisan adalah potongan realitas yang diramu dengan pendekatan sastrawi, namun tetap berpijak pada fakta lapangan.

Menulis sebagai Gerakan Perubahan

Prof. Alim menegaskan bahwa buku ini bukan hanya dokumentasi. Ia adalah jejak langkah gerakan sosial. Sebuah bukti bahwa perubahan tidak lahir dari seminar besar saja. Tetapi dari keberanian perempuan menuliskan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan.

“Ini adalah kerja kemanusiaan. Kita menulis agar tidak ada lagi anak perempuan yang tumbuh dari sakitnya praktik P2GP yang seharusnya tidak pernah mereka alami,” pungkasnya. []

Tags: bentukDitulisP2GPPengalamanPenolakanperempuanProf. Alimatul Qibtiyah
Redaksi

Redaksi

Terkait Posts

Pembaruan
Publik

Peran KUPI dalam Pembaruan Islam Berbasis Pengalaman Perempuan

6 Januari 2026
Metodologi KUPI
Publik

Metodologi Fatwa KUPI Berbasis Pengalaman Perempuan

5 Januari 2026
Ibnu Hajar al-‘Asqalani
Personal

Perempuan, dan Masa Depan Umat: Perspektif Ibnu Hajar al-‘Asqalani

4 Januari 2026
Pengalaman Perempuan
Publik

Ulama KUPI Harus Berpihak pada Pengalaman Perempuan

1 Januari 2026
Femisida
Publik

Bahaya Femisida dan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Relasi Pacaran

30 Desember 2025
Perempuan Disabilitas Berlapis
Publik

Diskriminasi Berlapis Perempuan Disabilitas di Negara yang Belum Inklusif

27 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

  • Hak Perempuan atas Tubuhnya

    Body Image, Self-Hate, dan Hak Perempuan atas Tubuhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keistimewaan KUPI: Ketika Semua Manusia Didudukkan Setara di Hadapan-Nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacaran: Femisida Berkedok Jalinan Asmara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUPI Ruang Strategis Konsolidasi Ulama Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran KUPI dalam Pembaruan Islam Berbasis Pengalaman Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

  • Mengapa Al-Qur’an Mengkritik Perilaku Masyarakat Jahiliyah?
  • Pentingnya Circle of Trust dan Kesehatan Mental Aktivis Kemanusiaan
  • Tauhid yang Membebaskan dan Memanusiakan
  • Membuka Akses dan Meruntuhkan Bias Pendidikan Tinggi Perempuan
  • Islam dan Fondasi Kemanusiaan Universal

Komentar Terbaru

  • dul pada Mitokondria: Kerja Sunyi Perempuan yang Menghidupkan
  • Refleksi Hari Pahlawan: Tiga Rahim Penyangga Dunia pada Menolak Gelar Pahlawan: Catatan Hijroatul Maghfiroh atas Dosa Ekologis Soeharto
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
redaksi@mubadalah.id

© 2025 MUBADALAH.ID

Selamat Datang!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Account
  • Home
  • Khazanah
  • Kirim Tulisan
  • Kolom Buya Husein
  • Kontributor
  • Monumen
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Rujukan
  • Tentang Mubadalah
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

© 2025 MUBADALAH.ID