Kamis, 12 Februari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Board Of Peace

    Board of Peace dalam Perspektif KUPI: Ketika Perdamaian Tidak Bisa Diwakilkan

    Soekarno dan Palestina

    Soekarno dan Palestina: Hubungan Romansa dalam Diplomasi Tanah Jajahan

    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Krisis Lingkungan

    Perempuan, Alam, dan Doa: Tafsir Fikih Ekoteologis atas Krisis Lingkungan

    Kehilangan Tak Pernah Mudah

    Kehilangan Tak Pernah Mudah: Rasul, Duka, dan Etika Menjenguk yang Sering Kita Lupa

    Sains

    Sains Bukan Dunia Netral Gender

    Kekerasan di Tempat Kerja

    Perempuan Dibayangi Kekerasan di Tempat Kerja

    Bertetangga

    Di Era Digital, Apakah Bertetangga Masih Perlu Etika?

    Surat Mahasiswa

    Surat Mahasiswa ke UNICEF: Mengapa Tragedi Ini Tidak Boleh Dianggap Insiden?

    Harlah NU

    Merayakan Harlah NU, Menguatkan Peran Aktivis Keagamaan

    Keluarga Disfungsional

    Keluarga Disfungsional yang Tampak Baik-baik Saja: Membaca Anak yang Berulah di Sekolah

    Kemiskinan

    Kemiskinan dan Akumulasi Beban Mental

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Doa Keluarga

    Makna Doa Keluarga dalam QS. Al-Furqan Ayat 74

    Konsep Ta'aruf

    Konsep Ta’aruf Menurut Al-Qur’an

    Kegagalan Perkawinan

    Kegagalan Adaptasi dan Pentingnya Kafa’ah dalam Perkawinan

    Relasi Suami-Istri

    Relasi Suami-Istri dan Dinamika Perubahan dalam Perkawinan

    Perkawinan dalam

    Tantangan dalam Perkawinan

    Kehormatan

    Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia

    Pakaian Istri

    Makna Pakaian dalam Relasi Suami Istri Menurut Al-Qur’an

    Penyapihan Anak

    Al-Qur’an Tekankan Musyawarah dalam Keputusan Penyapihan Anak

    Pengasuhan Anak

    Al-Qur’an Melarang Pembebanan Sepihak dalam Pengasuhan Anak

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Board Of Peace

    Board of Peace dalam Perspektif KUPI: Ketika Perdamaian Tidak Bisa Diwakilkan

    Soekarno dan Palestina

    Soekarno dan Palestina: Hubungan Romansa dalam Diplomasi Tanah Jajahan

    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Krisis Lingkungan

    Perempuan, Alam, dan Doa: Tafsir Fikih Ekoteologis atas Krisis Lingkungan

    Kehilangan Tak Pernah Mudah

    Kehilangan Tak Pernah Mudah: Rasul, Duka, dan Etika Menjenguk yang Sering Kita Lupa

    Sains

    Sains Bukan Dunia Netral Gender

    Kekerasan di Tempat Kerja

    Perempuan Dibayangi Kekerasan di Tempat Kerja

    Bertetangga

    Di Era Digital, Apakah Bertetangga Masih Perlu Etika?

    Surat Mahasiswa

    Surat Mahasiswa ke UNICEF: Mengapa Tragedi Ini Tidak Boleh Dianggap Insiden?

    Harlah NU

    Merayakan Harlah NU, Menguatkan Peran Aktivis Keagamaan

    Keluarga Disfungsional

    Keluarga Disfungsional yang Tampak Baik-baik Saja: Membaca Anak yang Berulah di Sekolah

    Kemiskinan

    Kemiskinan dan Akumulasi Beban Mental

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Doa Keluarga

    Makna Doa Keluarga dalam QS. Al-Furqan Ayat 74

    Konsep Ta'aruf

    Konsep Ta’aruf Menurut Al-Qur’an

    Kegagalan Perkawinan

    Kegagalan Adaptasi dan Pentingnya Kafa’ah dalam Perkawinan

    Relasi Suami-Istri

    Relasi Suami-Istri dan Dinamika Perubahan dalam Perkawinan

    Perkawinan dalam

    Tantangan dalam Perkawinan

    Kehormatan

    Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia

    Pakaian Istri

    Makna Pakaian dalam Relasi Suami Istri Menurut Al-Qur’an

    Penyapihan Anak

    Al-Qur’an Tekankan Musyawarah dalam Keputusan Penyapihan Anak

    Pengasuhan Anak

    Al-Qur’an Melarang Pembebanan Sepihak dalam Pengasuhan Anak

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Khazanah Sastra

Memangnya Kenapa Kalau Aku Skizo?

Hari itu aku menuliskan pengalamanku beberapa tahun yang lalu, ketika aku terkena skizofrenia

wiwin wihermawati by wiwin wihermawati
17 Desember 2023
in Sastra
A A
0
Skizo

Skizo

43
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Suatu hari sepulang bermain anakku mengadu dengan mata berair,

“Bu, tadi aku dikata-katain sama temen aku. Katanya ibu tuh pernah sinting. Jadi, aku anak orang sinting !?”

Deg, darahku seperti mendidih mendengar kalimat skizo itu sinting. Tapi segera saja aku ambil napas dalam-dalam, berusaha meredakan amarahku dan  otakku langsung mencari susunan kalimat yang cocok untuk menjelaskan hal ini pada anakku.

Aku meletakkan kedua tanganku di pundak anak berusia 8 tahun itu, dan mulai berkata perlahan,

“Sayang, kamu kesel ya? Hmm…, jadi gini, ibu memang pernah sakit, dan banyak orang yang menyebutnya ‘gila’ karena waktu itu perilaku ibu seperti orang gila. Nama penyakitnya ski-zo-fre-nia.”

Ekspresi anakku mulai berubah, mengernyitkan kening, berusaha mencerna kata-kata yang baru didengarnya dan mencoba mengejanya perlahan,

“Ski-zo-fre-nia? Apa itu?”.

Misi pertamaku berhasil, anakku mulai terlihat lebih tenang.

“Gini, kamu pernah pakai komputer atau laptop ibu kan?”

Dia mengangguk, aku melanjutkan,

“Nah, pernah nggak sewaktu kamu pakai, terus laptopnya loading lamaaa sekali, atau terlihat kacau, gak berfungsi, bahkan mati sendiri?”

Dia mengangguk lagi,

“Iya, pernah, bu”.

“Nah, otak kita yang di dalam kepala kita ini, cara kerjanya mirip dengan komputer, di dalamnya banyak kabel-kabel, kalau di dalam otak namanya syaraf. Terkadang terjadi kerusakan di dalam mesin atau kabelnya sehingga terjadi konslet atau kekacauan. Bisa jadi karena komputernya dipakai terus-menerus, jarang dimatikan, jadi mesinnya terlalu panas. Otak kita pun sama, bisa jadi syarafnya atau ‘kabelnya’ terganggu atau konslet, mungkin karena kurang istirahat, ketumpahan air, dan banyak sebab lainnya.”

Skizo bukan Gila

Anakku mengangguk-angguk dan tampak mulai berpikir,

“Jadi ibu nggak gila kan? Tapi kenapa orang-orang bilang ibu pernah gila?”.

Aku tersenyum kecut, membayangkan apa yang ada di pikiran orang-orang.

“Ibu dan orang-orang gila di luar sana, yang sering kita lihat berkeliaran di jalan itu tidak gila, nak. Ibu cuma sakit, mereka juga sakit. Makanya setelah ibu berobat ke dokter dan minum obat, ibu sembuh kan?”

Anakku mengangguk paham, matanya sekarang sudah berbinar kembali.

“Jadi, mereka itu orang sakit, ya, bu? Bukan orang gila?”

Aku menimpali, “Ya, mereka sakit, dan akan sembuh jika dibawa ke dokter dan diobati.”

Sejak saat itu, anakku tidak lagi menyebut orang-orang di jalanan itu dengan sebutan “orang gila”. Ketika kami di jalan dan melihat ada orang yang bertingkah laku aneh dan tidak terurus di pinggir jalan, anakku tidak lagi menunjukkan rasa takut atau jijik, melainkan empati,

“Bu, kasihan ya itu orang sakit.”

Pun ketika hari itu dia pulang dari bermain, dengan terengah-engah karena berlarian, dia bercerita,

“Bu, tadi pas temanku ngata-ngatain ibu lagi, aku bilang kalo ibuku nggak sinting, ibuku sakit, namanya ski-zo-fre-nia! Betul, kan Bu…” katanya dengan bangga.

Aku terharu mendengarnya. “Bagus, nak ! Kamu hebat bisa bilang begitu sama temanmu.”

Stigma pada Skizo

Namun beberapa minggu kemudian anakku kembali bercerita bahwa kata orang tua temannya yang ustadzah, aku mengalami sakit mental seperti itu karena kurang dzikir.

“Emang iya bu, itu gara-gara kurang dzikir?”

Meski kali ini tidak dengan mengeluarkan air mata, tetap saja aku merasa kesal, kenapa harus anakku yang turut menanggung stigma ini? Kenapa orang-orang tidak langsung saja berhadapan denganku, heh!?

“Nak, dzikir itu kan mengingat Allah. Jadi yang paling tahu siapa yang cukup dzikirnya dan siapa yang kurang dzikirnya itu ya hanya gusti Allah. Kita manusia tidak pernah tahu apa yang ada di hati manusia lainnya dan tidak tahu persis bagaimana amalan orang lain. Jadi, kita tidak berhak untuk menilai orang lain apakah kurang dzikir atau kurang bersyukur dan sebagainya. Itu namanya sama saja sok-sokan jadi Tuhan!”

Kali ini aku tidak bisa menyembunyikan rasa kesalku. Ini sudah kedua kalinya dan ini tidak bisa dibiarkan!

Hari itu aku menuliskan pengalamanku beberapa tahun yang lalu, ketika aku terkena skizofrenia. Aku menceritakan apa yang aku alami, bagaimana rasanya ketika dihujani firasat aneh, bagaimana rasanya mendengar bisikan-bisikan yang teramat jelas, penglihatan yang aneh, juga penciuman yang berbeda dari biasanya.

Aku juga menceritakan bagaimana bisikan-bisikan itu mengambil alih alam sadarku, menginstruksikan tubuhku untuk melakukan sesuatu yang di luar nalar, dan bagaimana diriku yang asli terpenjara, pasif, tak mampu melakukan apa-apa. Sesuatu itu, tokoh-tokoh halusinasi itu telah mengambil alih kontrol atas tubuhku! Orang menyebutnya : kesurupan.

Speak Up

Tulisan itu ku-upload di akun media sosialku sebanyak tiga kali unggahan. Dan betapa terharunya aku ketika tulisan itu menarik simpati banyak orang dan justru banyak yang bertanya tentang penyakit skizofrenia dikarenakan sebagian dia antara pembaca ada yang sedang menjadi caregiver. Bahkan beberapa penyintas pun membuka obrolan di ruang pribadi, mencari cara agar bisa sembuh dari penyakit yang menakutkan ini.

Suatu hari salah seorang temanku yang penulis menghubungiku, meminta waktu untuk berbincang dan meminta kesediaanku untuk menjadi salah satu narasumber. Dia sedang menulis sebuah novel yang bertema skizofrenia. Tentu saja aku bersedia.

Buatku speak up adalah hal terbaik dan terberani yang pernah aku lakukan sejak kesembuhanku tahun lalu. Orang-orang harus tahu, apa itu skizofrenia, bipolar, dan penyakit mental lainnya, sehingga stigma negatif yang melekat pada pasien dan penyintas bisa terhapus.

Dan, orang-orang pun harus tahu, apa yang harus dilakukan ketika diri atau keluarganya atau temannya mengalami penyakit ini. Orang-orang pun harus tahu bahwa sakit mental itu sama seperti penyakit fisik lainnya, bisa sembuh jika diobati.

Akhirnya aku patut bersyukur pada-Nya, berbangga pada diri sendiri,  juga berterimakasih kepada semua orang yang telah mendukungku. Aku kembali pulih, bahkan aku merasa menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Jika masih ada yang mengatakan aku gila, aku jawab saja,

“Nah, gilanya saja kayak gini : bisa mengajar, bisa berkarya, bisa bekerja, … Apalagi warasnya !? Hahaha!” []

Tags: Caregivercerita pendekKesehatan Mentalmanusiaskizofreniastigma
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Melalui Aisyiyah, Nyai Siti Walidah Ahmad Dahlan Berjuangan untuk Kesetaran Gender

Next Post

Saat Tuhan Menenangkan Hati Perempuan

wiwin wihermawati

wiwin wihermawati

Wiwin Wihermawati, ibu rumah tangga, suka kopi dan puisi, tinggal di Cirebon.

Related Posts

Kehormatan
Pernak-pernik

Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia

10 Februari 2026
Kemiskinan
Publik

Kemiskinan dan Akumulasi Beban Mental

8 Februari 2026
Inpirasi Perempuan Disabilitas
Disabilitas

Inspirasi Perempuan Disabilitas: Mendobrak Batasan Mengubah Dunia

7 Februari 2026
Difabel dalam Sejarah Yunani
Disabilitas

Menilik Kuasa Normalisme Difabel dalam Sejarah Yunani

5 Februari 2026
Dr. Fahruddin Faiz
Lingkungan

Dr. Fahruddin Faiz: Kerusakan Alam sebagai Cermin Moral Manusia

4 Februari 2026
Disabilitas Psikososial
Disabilitas

Disabilitas Psikososial: Mengenal Luka Tak Kasatmata dalam Perspektif Mubadalah

2 Februari 2026
Next Post
Hati Perempuan

Saat Tuhan Menenangkan Hati Perempuan

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Makna Doa Keluarga dalam QS. Al-Furqan Ayat 74
  • Perempuan, Alam, dan Doa: Tafsir Fikih Ekoteologis atas Krisis Lingkungan
  • Konsep Ta’aruf Menurut Al-Qur’an
  • Kehilangan Tak Pernah Mudah: Rasul, Duka, dan Etika Menjenguk yang Sering Kita Lupa
  • Kegagalan Adaptasi dan Pentingnya Kafa’ah dalam Perkawinan

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0