Mubadalah.id – KB jenis spiral ini mengandung hormon progestin. Hormon tersebut dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan pendarahan yang kadang perempuan pengguna spiral rasakan. Spiral progestin dapat mencegah kehamilan hingga lima tahun.
PENTING! Spiral tidak melindungi Anda dari berbagai penyakit yang menular melalui hubungan seksual, termasuk HIV/AIDS.
Bukan hanya itu, apabila Anda sudah terinfeksi penyakit menular seksual, penggunaan spiral dapat memperburuk kondisi tersebut dan menyebabkan komplikasi serius, misalnya radang pada leher rahim yang dapat mengakibatkan gangguan kesuburan atau bahkan kemandulan.
Jangan memakai spiral bila Anda:
Pertama, sedang hamil atau kemungkinan sedang hamil. Kedua, berisiko tinggi terkena penyakit yang menular melalui hubungan seksual, misalnya jika Anda memiliki lebih dari satu pasangan seksual atau jika suami/pasangan Anda memiliki pasangan lain.
Ketiga, pernah mengalami infeksi pada saluran reproduksi atau rahim, atau mengalami infeksi setelah persalinan maupun setelah aborsi.
Keempat, pernah mengalami kehamilan di luar rahim (kehamilan ektopik di saluran tuba falopi). Kelima, mengalami haid yang sangat banyak juga dengan rasa nyeri yang berat.
Keenam, mengalami anemia berat atau kekurangan sel darah merah yang serius. Ketujuh, belum pernah hamil.
Efek samping:
Pada minggu pertama setelah pemasangan, mungkin akan terjadi pendarahan ringan. Sebagian perempuan pengguna spiral juga mengalami perubahan pada siklus haid, seperti haid yang menjadi lebih banyak, berlangsung lebih lama, atau terasa lebih nyeri.
Namun, umumnya semua gejala tersebut akan berangsur-angsur hilang dengan sendirinya setelah sekitar tiga bulan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 278.











































