Mubadalah.id – Dakwah Mubadalah memiliki kerangka metodologis yang terstruktur dalam menyampaikan pesan keagamaan. Pendekatan ini bertumpu pada tiga langkah utama yang menjadi dasar interpretasi sekaligus strategi komunikasi dakwah.
Langkah pertama adalah mengidentifikasi nilai inti ajaran Islam, seperti keadilan, kasih sayang, amanah, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut dipahami sebagai prinsip universal yang menjadi fondasi etika dalam kehidupan individu maupun sosial. Penekanan pada nilai inti bertujuan memastikan bahwa pesan agama tidak berhenti pada aspek literal, tetapi juga mencerminkan tujuan moral yang lebih luas.
Langkah kedua adalah memastikan bahwa nilai tersebut berlaku secara timbal balik dalam relasi manusia. Prinsip ini menekankan bahwa ajaran moral Islam tidak ditujukan hanya kepada satu pihak, melainkan kepada semua individu yang terlibat dalam suatu hubungan. Dengan demikian, setiap norma dapat kita pahami sebagai pedoman bersama yang harus kita jalankan secara kolektif.
Langkah ketiga adalah menyampaikan pesan dengan bahasa yang konstruktif dan edukatif. Dalam pendekatan ini, dakwah tidak lagi menggunakan narasi yang menyudutkan atau menimbulkan rasa bersalah pada kelompok tertentu. Sebaliknya, penyampaian bisa kita lakukan dengan bahasa yang mendorong kesadaran etis dan tanggung jawab moral bersama.
Metode ini memiliki relevansi tinggi dalam konteks masyarakat modern yang semakin plural dan terbuka. Pendekatan komunikatif yang menekankan penghormatan dan kesalingan mampu memperkuat efektivitas dakwah sebagai sarana pendidikan di kehidupan masyarakat.
Dengan kerangka tersebut, Dakwah Mubadalah dapat kita pahami sebagai model penyampaian ajaran Islam yang menitikberatkan pada pembentukan karakter relasional. Tujuannya adalah menciptakan hubungan sosial yang berlandaskan keadilan, penghormatan, dan kerja sama, sehingga nilai agama dapat terimplementasi secara nyata dalam kehidupan masyarakat. []
Sumber Tulisan: Dakwah Mubadalah








































