Rabu, 17 Juni 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    In This Economy

    In This Economy, Perempuan dengan Satu Penghasilan Adalah Kemewahan

    Warga NU

    Di Mubes NU Cirebon Raya, Maria Ulfah Anshor: Abad Kedua NU Harus Berpihak pada Kelompok Rentan

    Mubes Warga NU

    Mubes Warga NU Cirebon Raya: Dorong NU Kembali Menjadi Kekuatan Masyarakat Sipil

    Muharram

    Muharram dan Keberanian Membela Kebenaran: Belajar dari Tragedi Karbala

    Kekerasan Seksual di Pesantren

    Dari Dalam Pesantren: Saatnya Membangun Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan Seksual

    Nilai-nilai Luhur Pesantren

    Ketika Nilai-nilai Luhur Pesantren Berhadapan dengan Kasus Kekerasan Seksual

    Seren Taun Cigugur

    Seren Taun Cigugur Teguhkan Pelestarian Budaya sebagai Prasasti Peradaban Bangsa

    Merawat Pesantren

    MERAWAT Pesantren, Upaya Pesantren Luhur Manhajiy Fahmina Membangun Kesehatan Mental Para Mahasantri

    Pendamping Pekerja Migran dan Guru Honorer Sampaikan Keluh Kesah dalam Halaqah Pra-Mubes Warga NU Cirebon Raya

    Pendamping Pekerja Migran dan Guru Honorer Sampaikan Keluh Kesah dalam Halaqah Pra-Mubes Warga NU Cirebon Raya

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    SUPI

    Merawat Jiwa, Menjaga Amanah: Catatan Mahasantri SUPI Belajar Kesehatan Mental dengan Perspektif KUPI

    Anak-anak Tuli

    Dari Anak-Anak Tuli, Saya Belajar Melihat Dunia dengan Cara Berbeda

    Disabilitas Autisme

    Terasing di Lingkungannya: Dilema yang Dihadapi Penyandang Disabilitas Autisme Tingkat I

    Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 dalam Perspektif Poskolonialisme: Kala Sepakbola Turut Mendekonstruksi Tatanan Hegemonik

    Perempuan Bekerja

    Bolehkah Perempuan Bekerja di Ruang Publik?

    Disabilitas bukan lelucon

    Disabilitas Bukan Lelucon: Menimbang Etika Konten Kreator di Media Sosial

    mahasiswa difabel

    Siapa yang Harus Beradaptasi: Mahasiswa Difabel atau Kampus?

    Relasi Mubadalah

    Gelas Kosong dan Sayap yang Sinkron: Paradoks Kekuatan dalam Relasi Mubadalah

    Rahim

    Yang Tak Kita Pahami dari Rahim Copot, Puting Putus, dan Payudara Meledak

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Spermisida

    Cara Menggunakan Spermisida

    Mengusap Kepala Anak Yatim

    Memaknai Mengusap Kepala Anak Yatim Secara Mubadalah

    Spermisida untuk

    Apa itu Spermisida? Ketahui Fungsi dan Cara Pakainya

    Diafragma

    Cara Kerja Diafragma dalam Mencegah Kehamilan

    Mengenal Kondom

    Mengenal Kondom Perempuan

    Kondom

    Tips Menggunakan Kondom agar Tidak Mudah Sobek dan Bocor

    Metode Kondom

    Kondom: Metode KB yang Efektif Cegah Kehamilan dan HIV/AIDS

    KB

    Hak Perempuan Memilih KB: Kenali 5 Metode dan 9 Pertimbangannya

    Ber-KB

    Cara Meyakinkan Suami tentang Pentingnya Ber-KB

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    In This Economy

    In This Economy, Perempuan dengan Satu Penghasilan Adalah Kemewahan

    Warga NU

    Di Mubes NU Cirebon Raya, Maria Ulfah Anshor: Abad Kedua NU Harus Berpihak pada Kelompok Rentan

    Mubes Warga NU

    Mubes Warga NU Cirebon Raya: Dorong NU Kembali Menjadi Kekuatan Masyarakat Sipil

    Muharram

    Muharram dan Keberanian Membela Kebenaran: Belajar dari Tragedi Karbala

    Kekerasan Seksual di Pesantren

    Dari Dalam Pesantren: Saatnya Membangun Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan Seksual

    Nilai-nilai Luhur Pesantren

    Ketika Nilai-nilai Luhur Pesantren Berhadapan dengan Kasus Kekerasan Seksual

    Seren Taun Cigugur

    Seren Taun Cigugur Teguhkan Pelestarian Budaya sebagai Prasasti Peradaban Bangsa

    Merawat Pesantren

    MERAWAT Pesantren, Upaya Pesantren Luhur Manhajiy Fahmina Membangun Kesehatan Mental Para Mahasantri

    Pendamping Pekerja Migran dan Guru Honorer Sampaikan Keluh Kesah dalam Halaqah Pra-Mubes Warga NU Cirebon Raya

    Pendamping Pekerja Migran dan Guru Honorer Sampaikan Keluh Kesah dalam Halaqah Pra-Mubes Warga NU Cirebon Raya

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    SUPI

    Merawat Jiwa, Menjaga Amanah: Catatan Mahasantri SUPI Belajar Kesehatan Mental dengan Perspektif KUPI

    Anak-anak Tuli

    Dari Anak-Anak Tuli, Saya Belajar Melihat Dunia dengan Cara Berbeda

    Disabilitas Autisme

    Terasing di Lingkungannya: Dilema yang Dihadapi Penyandang Disabilitas Autisme Tingkat I

    Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 dalam Perspektif Poskolonialisme: Kala Sepakbola Turut Mendekonstruksi Tatanan Hegemonik

    Perempuan Bekerja

    Bolehkah Perempuan Bekerja di Ruang Publik?

    Disabilitas bukan lelucon

    Disabilitas Bukan Lelucon: Menimbang Etika Konten Kreator di Media Sosial

    mahasiswa difabel

    Siapa yang Harus Beradaptasi: Mahasiswa Difabel atau Kampus?

    Relasi Mubadalah

    Gelas Kosong dan Sayap yang Sinkron: Paradoks Kekuatan dalam Relasi Mubadalah

    Rahim

    Yang Tak Kita Pahami dari Rahim Copot, Puting Putus, dan Payudara Meledak

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Spermisida

    Cara Menggunakan Spermisida

    Mengusap Kepala Anak Yatim

    Memaknai Mengusap Kepala Anak Yatim Secara Mubadalah

    Spermisida untuk

    Apa itu Spermisida? Ketahui Fungsi dan Cara Pakainya

    Diafragma

    Cara Kerja Diafragma dalam Mencegah Kehamilan

    Mengenal Kondom

    Mengenal Kondom Perempuan

    Kondom

    Tips Menggunakan Kondom agar Tidak Mudah Sobek dan Bocor

    Metode Kondom

    Kondom: Metode KB yang Efektif Cegah Kehamilan dan HIV/AIDS

    KB

    Hak Perempuan Memilih KB: Kenali 5 Metode dan 9 Pertimbangannya

    Ber-KB

    Cara Meyakinkan Suami tentang Pentingnya Ber-KB

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Film

Kisah Bapak Rumah Tangga dan Perjuangan Perempuan Karier

Film perjuangan perempuan karier ini mengajarkan kita bahwa, pasca menikah perempuan tidak perlu untuk kehilangan dirinya sendiri. Perempuan tidak boleh menyalahkan diri sendiri karena kesalahan seorang suami

Muallifah by Muallifah
2 Juni 2022
in Film
A A
0
Perjuangan Perempuan Karier

Perjuangan Perempuan Karier

5
SHARES
239
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Pernah kita mengugat tentang pilihan yang dibebankan, di tengah perjuangan perempuan karier melalui pertanyaan, ibu rumah tangga atau karier? Itulah salah satu cerita yang diangkat dalam film “The Intern”. Film The Intern ini bercerita tentang sebuah perusahaan yang sedang membuka pegawai magang senior. Setelah semua tahap seleksi sudah dilakukan, Ben, salah satu pegawai magang senior diterima di perusahaan start-up tersebut.

Ben merupakan laki-laki yang umur 70 tahunan dan pernah berkarir di industri telpon. Pengalaman dia di perusahaan membuatnya paham betul bagaimana cara bekerja di perusahaan. Menariknya, film ini berusaha membandingkan bagaimana perusahaan masa silam dengan start-up masa kini. hal ini terlihat dari cara berpakaian Ben yang rapi, memakai jas dan membawa koper.

Sedangkan pegawai perusahaan itu, yang kebanyakan anak muda, penampilannya lebih santai, serta bekerja dengan cepat dan menggunakan teknologi. Akses internet di perusahaan tersebut  menjadi satu-satunya komunikasi. Budaya semacam itu tidak dialami oleh Ben di masa silam.

Di perusahaan tersebut, Ben ditempatkan sebagai asisten pribadi Jule, seorang perempuan pemilik perusahaan. Ia adalah perempuan tangguh, dengan totalitas perjuangan perempuan karier, seorang pekerja keras, gigih dan bertanggung jawab. Segala waktu yang dimiliki oleh Jule sudah tersusun rapi. Kehadiran Ben pada awalnya, membuat Jule canggung bahkan menolak. Hal ini karena, menurut jule, perusahaan tersebut membutuhkan anak muda yang cepat, tanggas, dan paham teknologi, bukan seperti Ben.

Namun, seiring berjalannya waktu, kehadiran Ben justru sangat dibutuhkan oleh Jule. Sebab ia membutuhkan teman berdiskusi untuk menjalankan perusahaannya. Untuk menjalani perjuangan perempuan karier, ia membutuhkan sosok yang sangat berpengalaman di perusahaan. Ben sangat cocok dengan hal itu.

Apalagi, sikap Ben memang menjadi panutan. Meskipun umurnya sudah tua, justru ia adalah orang yang luwes. Ia bisa bergaul dengan semua anak-anak di perusahaan tersebut. Tidak hanya itu, justru, ia seperti orang tua yang menjadi tempat keluhan dari para karyawan yang bekerja di perusahaan itu.

Kehadiran Ben pula, seperti menjadi tempat konsultasi Jule di segala lini kehidupan. Mulai masalah perusahaan hingga masalah keluarga. Uniknya, pada film ini, sosok Jule yang nyaris sempurna dengan segala pencapaian hidup, ia tampil menunjukkan perjuangan perempuan karier yang mandiri.

Di sisi lain, ia adalah sosok ibu dari seorang anak perempuan. dengan kesibukan yang dimilikinya, suaminya, Matt, memilih untuk menjadi bapak rumah tangga. Matt yang mengurus semua urusan rumah, khususnya keperluan anaknya. Ia justru yang selalu hadir pada setiap pertemuan orang tua. Ia pula yang menemani anaknya ke sekolah.

Peran tersebut justru dicemooh oleh lingkungan sekitar. Jule dianggap ibu tidak bertanggung jawab karena menyerahkan anaknya ke suaminya. Menjalani perjuangan perempuan karier justru dianggap kesalahan terbesar pada perempuan. Penonton bisa membayangkan betapa melekatnya budaya patriarki di masyarakat.

Bahkan, masyarakat Amerika sekalipun menganggap peran mengasuh anak, dan mengurus rumah tangga adalah tugas perempuan. lebih jauh justru, anggapan aneh ketika perempuan yang sudah menikah memilih fokus untuk berkarir, seperti Jule. Kenyataan ini juga sebagai refleksi kita bahwa, di negara maju-pun, budaya patriarki masih melekat kuat.

Perjuangan perempuan karier tidak perlu mengorbankan dirinya

Salah satu hal yang saya pelajari dari film ini bahwa, ketika mengetahui Matt selingkuh dari Jule. Terkesan menyakitkan memang. Pada momen ini, Jule justru merasa tidak berharga dan bersalah karena tidak bisa hadir setiap waktu untuk keluarganya. Kasus perselingkuhan yang seharusnya menjadi kesalahan Matt, justru berbanding terbalik. Jule yang merasa bersalah.

Akhirnya, keputusan yang dilakukan oleh Jule untuk mencari CEO agar perusahaannya ada yang mengurus. Ia ingin hadir utuh untuk keluarganya agar Matt tidak berselingkuh dengan perempuan lain. Momen ini sebenarnya menjadi salah satu pelajaran bahwa, perjuangan perempuan karier tidak perlu mengorbankan dirinya, hanya demi mempertahankan laki-laki yang memilih perempuan lain. Jule sebagai perempuan karier, sibuk mengurusi perusahaannya, adalah bukti bahwa ia adalah perempuan berdikari.

Peran bapak yang dipilih oleh Matt, mengurus anak dan rumah, seharusnya dijalani dengan sadar sebagai manusia. Perselingkuhan jenis apapun yang dilakukan oleh Matt, tidak bisa dibenarkan hanya karena alasan Jule tidak memiliki waktu untuk keluarga. Sebab itu adalah resiko yang sudah dipikirkan secara matang sebelum konsen peran itu dilakukan.

Film perjuangan perempuan karier ini mengajarkan kita bahwa, pasca menikah perempuan tidak perlu untuk kehilangan dirinya sendiri. Perempuan tidak boleh menyalahkan diri sendiri karena kesalahan seorang suami. Kalaupun suami berkhianat kepada perempuan hanya karena alasan kesibukan, itu berarti laki-laki tersebut yang tidak berhak menerima perempuan yang luar biasa itu.

Padahal ada banyak jalan agar perselingkuhan itu tidak terjadi. Mulai dari menyusun waktu untuk keluarga, hingga cara-cara lain untuk merekatkan hubungan tanpa saling menyakiti satu sama lain. []

Tags: Bapak Rumah TanggadramaFilmistrikeluargaperempuan bekerjarumah tanggasuami
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Moderasi Beragama Menurut Ulama KUPI

Next Post

3 Prinsip Dasar Pernikahan Menurut Ulama KUPI

Muallifah

Muallifah

Penulis asal Sampang, sedang menyelesaikan studi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Tinggal di Yogyakarta

Related Posts

In This Economy
Aktual

In This Economy, Perempuan dengan Satu Penghasilan Adalah Kemewahan

17 Juni 2026
Ber-KB
Pernak-pernik

Cara Meyakinkan Suami tentang Pentingnya Ber-KB

13 Juni 2026
Kehamilan dan
Pernak-pernik

Mengapa Menunda Kehamilan Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga?

13 Juni 2026
Gizi
Pernak-pernik

Tips Memenuhi Gizi Keluarga

5 Juni 2026
Kitab Kuning
Keluarga

Ketika Kitab Kuning Dibaca Ulang: Upaya Pesantren Membicarakan Kesetaraan dalam Keluarga

3 Juni 2026
Film Pesta Babi
Film

Film Pesta Babi dan Martabat dalam Perspektif Iman Katolik

2 Juni 2026
Next Post
prinsip dasar pernikahan

3 Prinsip Dasar Pernikahan Menurut Ulama KUPI

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Cara Menggunakan Spermisida
  • Buku “Sebelum Harimu Bersamanya”: Sebuah Panduan Sebelum Menikah
  • Merawat Jiwa, Menjaga Amanah: Catatan Mahasantri SUPI Belajar Kesehatan Mental dengan Perspektif KUPI
  • Memaknai Mengusap Kepala Anak Yatim Secara Mubadalah
  • Dari Anak-Anak Tuli, Saya Belajar Melihat Dunia dengan Cara Berbeda

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0