Mubadalah.id – KB Spiral tidak dapat dipasang sendiri. Pemasangannya harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang telah terlatih, setelah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan panggul dan leher rahim (pelvis).
Jangan terburu-buru menggunakan spiral setelah melahirkan. Tunggulah setidaknya enam minggu agar rahim kembali pulih ke ukuran dan bentuknya seperti sebelum kehamilan dan persalinan.
Terkadang spiral dapat bergeser dari posisinya. Jika hal ini terjadi, spiral tidak lagi bekerja secara efektif untuk mencegah kehamilan. Karena itu, Anda perlu belajar memeriksa keberadaan spiral secara berkala.
Sebagian besar spiral dilengkapi dengan dua benang kecil yang menjulur ke dalam vagina. Setiap kali selesai haid, periksalah apakah benang-benang tersebut masih berada pada tempatnya.
Jika benang tersebut tidak dapat Anda rasakan, segera hubungi tenaga kesehatan agar posisi spiral dapat diperiksa dan diperbaiki bila diperlukan.
Cara Memeriksa Benang Spiral:
Pertama, cuci tangan dengan air dan sabun. Kedua, berjongkoklah, lalu masukkan dua jari ke dalam vagina sejauh mungkin. Raba benang-benang spiral yang menjulur di sana. Jangan menarik benang tersebut. Ketiga, keluarkan jari-jari Anda, kemudian cuci tangan kembali hingga bersih.
Tanda-Tanda Peringatan Adanya Masalah
Masalah kesehatan yang paling berbahaya akibat penggunaan spiral adalah terjadinya radang pada leher rahim. Kondisi ini paling sering muncul dalam tiga bulan pertama setelah pemasangan.
Namun, pada umumnya radang tersebut bukan karena spiral itu sendiri. Banyak perempuan yang mengalami kondisi ini sebenarnya sudah memiliki infeksi sebelum spiral memasangnya.
Karena itu, sangat penting untuk memeriksakan kondisi vagina dan rahim sebelum pemasangan spiral. Jika ditemukan tanda-tanda infeksi, pemasangan spiral sebaiknya ditunda atau dibatalkan terlebih dahulu.
Namun, jika kondisi leher rahim Anda sebelumnya baik-baik saja tetapi kemudian tetap mengalami radang, kemungkinan pemasangan spiral tidak dalam kondisi yang benar-benar steril.
Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam memilih tempat pelayanan serta tenaga kesehatan yang akan memasang spiral.
Bila muncul satu atau beberapa tanda berikut, segera temui tenaga kesehatan yang terlatih atau pergi ke rumah sakit:
Pertama, Anda terlambat haid. Kedua, Anda merasakan nyeri di bagian bawah perut atau pada vagina saat berhubungan seksual.
Ketiga, Anda mengalami keputihan yang parah, terutama jika keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina. Keempat, Anda merasa tidak enak badan, demam, atau menggigil.
Kelima, benang spiral tidak dapat Anda rasakan, terasa lebih pendek, atau justru lebih panjang dari biasanya. Keenam, saat berhubungan seksual, pasangan Anda dapat merasakan bagian spiral (bukan hanya benangnya saja).
Bila Anda Ingin Menghentikan Pemakaian Spiral
Segera kunjungi tenaga kesehatan yang memasang spiral atau tenaga kesehatan lain yang telah terlatih untuk melepasnya. Jangan mencoba mencopot spiral sendiri di rumah.
Setelah spiral dilepas, kemampuan untuk hamil dapat kembali dengan cepat, sehingga Anda bisa langsung hamil apabila melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi lain. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 280.









































