Senin, 5 Januari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

    Kekerasan Seksual

    Forum Halaqah Kubra KUPI Bahas Kekerasan Seksual, KDRT, dan KBGO terhadap Perempuan

    Gender KUPI

    Julia Suryakusuma Apresiasi Peran KUPI dalam Mendorong Islam Berkeadilan Gender

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Metodologi KUPI

    Metodologi Fatwa KUPI Berbasis Pengalaman Perempuan

    Bahasa

    Bahasa, Tafsir, dan Logika Setan: Membaca Kembali Teks Suci dengan Kesadaran Hermeneutik

    ideologi patriarki

    Ideologi Patriarki dan Peminggiran Ulama Perempuan

    Ulama Perempuan Nusantara

    Ulama Perempuan di Nusantara

    Ibnu Hajar al-‘Asqalani

    Perempuan, dan Masa Depan Umat: Perspektif Ibnu Hajar al-‘Asqalani

    Elon Musk

    Dear Elon Musk, Anda Bertanggung Jawab atas Kiamat KBGO Masif Berbasis AI di Seluruh Dunia

    Sejarah Ulama

    Ulama Perempuan dalam Sejarah Islam

    Disabilitas Rentan Kekerasan

    Disabilitas Rentan Kekerasan Namun Sulit Akses Keadilan

    Definisi Ulama

    Meluruskan Definisi Ulama dalam Pandangan KUPI

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Penciptaan Manusia

    Logika Penciptaan Manusia dari Tanah: Bumi adalah Saudara “Kita” yang Seharusnya Dijaga dan Dirawat

    Mimi Monalisa

    Aku, Mama, dan Mimi Monalisa

    Romantika Asmara

    Romantika Asmara dalam Al-Qur’an: Jalan Hidup dan Menjaga Fitrah

    Binatang

    Animal Stories From The Qur’an: Menyelami Bagaimana Al-Qur’an Merayakan Biodiversitas Binatang

    Ujung Sajadah

    Tangis di Ujung Sajadah

    Surga

    Menyingkap Lemahnya Hadis-hadis Seksualitas tentang Kenikmatan Surga

    Surga

    Surga dalam Logika Mubadalah

    Kenikmatan Surga

    Kenikmatan Surga adalah Azwāj Muṭahharah

    Surga Perempuan

    Di mana Tempat Perempuan Ketika di Surga?

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

    Kekerasan Seksual

    Forum Halaqah Kubra KUPI Bahas Kekerasan Seksual, KDRT, dan KBGO terhadap Perempuan

    Gender KUPI

    Julia Suryakusuma Apresiasi Peran KUPI dalam Mendorong Islam Berkeadilan Gender

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Metodologi KUPI

    Metodologi Fatwa KUPI Berbasis Pengalaman Perempuan

    Bahasa

    Bahasa, Tafsir, dan Logika Setan: Membaca Kembali Teks Suci dengan Kesadaran Hermeneutik

    ideologi patriarki

    Ideologi Patriarki dan Peminggiran Ulama Perempuan

    Ulama Perempuan Nusantara

    Ulama Perempuan di Nusantara

    Ibnu Hajar al-‘Asqalani

    Perempuan, dan Masa Depan Umat: Perspektif Ibnu Hajar al-‘Asqalani

    Elon Musk

    Dear Elon Musk, Anda Bertanggung Jawab atas Kiamat KBGO Masif Berbasis AI di Seluruh Dunia

    Sejarah Ulama

    Ulama Perempuan dalam Sejarah Islam

    Disabilitas Rentan Kekerasan

    Disabilitas Rentan Kekerasan Namun Sulit Akses Keadilan

    Definisi Ulama

    Meluruskan Definisi Ulama dalam Pandangan KUPI

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Penciptaan Manusia

    Logika Penciptaan Manusia dari Tanah: Bumi adalah Saudara “Kita” yang Seharusnya Dijaga dan Dirawat

    Mimi Monalisa

    Aku, Mama, dan Mimi Monalisa

    Romantika Asmara

    Romantika Asmara dalam Al-Qur’an: Jalan Hidup dan Menjaga Fitrah

    Binatang

    Animal Stories From The Qur’an: Menyelami Bagaimana Al-Qur’an Merayakan Biodiversitas Binatang

    Ujung Sajadah

    Tangis di Ujung Sajadah

    Surga

    Menyingkap Lemahnya Hadis-hadis Seksualitas tentang Kenikmatan Surga

    Surga

    Surga dalam Logika Mubadalah

    Kenikmatan Surga

    Kenikmatan Surga adalah Azwāj Muṭahharah

    Surga Perempuan

    Di mana Tempat Perempuan Ketika di Surga?

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Tokoh

Marie Curie: Perempuan Tangguh Perintis di Bidang Radiologi

Marie Curie memenangkan dua Hadiah Nobel, untuk fisika pada tahun 1903 dan untuk kimia pada tahun 1911. Dia adalah perempuan pertama yang memenangkan Hadiah Nobel serta orang pertama, pria atau wanita yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut dua kali.

Neny Muthiatul Awwaliyah Neny Muthiatul Awwaliyah
19 Mei 2021
in Tokoh
0
Marie Curie

Marie Curie

176
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Marie Curie adalah perempuan pertama yang memenangkan Hadiah Nobel, di bidang Fisika, dan dengan kemenangannya kemudian, di bidang Kimia, dia menjadi orang pertama yang mengklaim penghargaan Nobel dua kali. Usahanya dengan suaminya Pierre mengarah pada penemuan polonium dan radium, dan dia memperjuangkan pengembangan sinar-X.

Kehidupan dan Pendidikan Awal

Maria Sklodowska, yang kemudian dikenal sebagai Marie Curie, lahir pada tanggal 7 November 1867, di Warsawa (Polandia). Curie adalah anak bungsu dari lima bersaudara, memiliki saudara kandung Zosia, Jozef, Bronya dan Hela. Kedua orang tua Marie Curie adalah guru. Ayahnya, Wladyslaw, adalah seorang instruktur matematika dan fisika. Ketika dia baru berusia 10 tahun, Curie kehilangan ibunya, Bronislawa, karena TBC.

Sebagai seorang anak, Marie Curie mengikuti ayahnya. Dia memiliki pikiran yang cerdas dan ingin tahu serta unggul di sekolah. Tetapi meskipun menjadi siswa terbaik di sekolah menengahnya, Curie tidak dapat menghadiri Universitas khusus pria di Warsawa. Dia malah melanjutkan pendidikannya di “universitas terapung” Warsawa, serangkaian kelas informal bawah tanah yang diadakan secara rahasia.

Marie Curie dan saudara perempuannya, Bronya, bermimpi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan gelar resmi, tetapi mereka kekurangan sumber keuangan untuk membayar lebih banyak sekolah. Tidak terpengaruh, Curie membuat kesepakatan dengan saudara perempuannya: Dia akan bekerja untuk mendukung Bronya saat dia di sekolah, dan Bronya akan membalas kebaikannya setelah dia menyelesaikan studinya.

Selama kurang lebih lima tahun, Curie bekerja sebagai tutor dan pengasuh. Dia menggunakan waktu luangnya untuk belajar, membaca tentang fisika, kimia dan matematika.

Pada tahun 1891, Curie akhirnya pergi ke Paris dan mendaftar di Sorbonne. Dia menceburkan diri ke studinya, tetapi pengabdian ini memiliki dampak pribadi: dengan sedikit uang, Curie bertahan hidup dengan roti mentega dan teh, dan kesehatannya terkadang menderita karena pola makannya yang buruk. Curie menyelesaikan gelar masternya di bidang fisika pada tahun 1893 dan memperoleh gelar lain di bidang matematika pada tahun berikutnya.

Pernikahan dengan Pierre Curie

Marie Curie menikah dengan fisikawan Prancis Pierre Curie pada 26 Juli 1895. Mereka diperkenalkan oleh kolega Marie setelah dia lulus dari Universitas Sorbonne; Marie telah menerima komisi untuk melakukan penelitian tentang berbagai jenis baja dan sifat magnetisnya dan membutuhkan laboratorium untuk pekerjaannya.

Sebuah romansa berkembang di antara pasangan yang brilian, dan mereka menjadi duo dinamis ilmiah yang sepenuhnya mengabdi satu sama lain. Awalnya, Marie dan Pierre mengerjakan proyek terpisah. Tetapi setelah Marie menemukan radioaktivitas, Pierre mengesampingkan pekerjaannya sendiri untuk membantunya dalam penelitiannya.

Marie menderita kerugian yang luar biasa pada tahun 1906 ketika Pierre terbunuh di Paris setelah secara tidak sengaja melangkah di depan gerobak yang ditarik kuda. Terlepas dari kesedihannya yang luar biasa, dia mengambil alih jabatan pengajarnya di Sorbonne, menjadi profesor perempuan pertama di institusi tersebut.

Pada tahun 1897, Marie dan Pierre menyambut seorang putri, Irene. Pasangan itu memiliki putri kedua, Eve, pada tahun 1904. Irene Joliot-Curie mengikuti jejak ibunya, memenangkan Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1935. Joliot-Curie berbagi kehormatan dengan suaminya, Frederic Joliot, untuk pekerjaan mereka pada sintesis elemen radioaktif baru.

Marie Curie menemukan radioaktivitas, dan, bersama suaminya Pierre, unsur radioaktif polonium dan radium saat bekerja dengan mineral bijih-bijih. Dia juga memperjuangkan pengembangan sinar-X setelah kematian Pierre.

Radioaktivitas, Polonium dan Radium

Terpesona dengan karya Henri Becquerel, fisikawan Prancis yang menemukan bahwa uranium memancarkan sinar yang lebih lemah dari pada sinar-X yang ditemukan oleh Wilhelm Conrad Rontgen, Curie melanjutkan karyanya beberapa langkah lebih jauh.

Curie melakukan eksperimennya sendiri pada sinar uranium dan menemukan bahwa mereka tetap konstan, tidak peduli kondisi atau bentuk uraniumnya. Dia berteori, sinar berasal dari struktur atom unsur tersebut. Ide revolusioner ini menciptakan bidang fisika atom. Curie sendiri menciptakan kata “radioaktivitas” untuk menggambarkan fenomena tersebut.

Setelah penemuan radioaktivitas Curie, dia melanjutkan penelitiannya dengan suaminya, Pierre. Bekerja dengan bijih-bijih mineral, pasangan ini menemukan unsur radioaktif baru pada tahun 1898. Mereka menamai unsur polonium, diambil dari nama negara Polandia, Curie.

Mereka juga mendeteksi keberadaan bahan radioaktif lain di dalam bijih-bijih yang disebut radium itu. Pada tahun 1902, Curie mengumumkan bahwa mereka telah menghasilkan satu desigram radium murni, yang menunjukkan keberadaannya sebagai unsur kimia yang unik.

Ketika Perang Dunia I meletus pada tahun 1914, Curie mencurahkan waktu dan sumber dayanya untuk membantu perjuangannya. Dia memperjuangkan penggunaan mesin sinar-X portabel di lapangan, dan kendaraan medis ini mendapat julukan “Curie Kecil”.

Setelah perang, Curie menggunakan selebritasnya untuk memajukan penelitiannya. Dia melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dua kali – pada tahun 1921 dan 1929, untuk mengumpulkan dana untuk membeli radium dan mendirikan lembaga penelitian radium di Warsawa.

Marie Curie memenangkan dua Hadiah Nobel, untuk fisika pada tahun 1903 dan untuk kimia pada tahun 1911. Dia adalah perempuan pertama yang memenangkan Hadiah Nobel serta orang pertama, pria atau wanita yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut dua kali. Dia tetap menjadi satu-satunya orang yang dihormati atas pencapaiannya dalam dua ilmu yang berbeda.

Pada tahun 1911, hubungan Marie Curie dengan mantan murid suaminya, Paul Langevin, menjadi perhatian publik. Curie diejek di pers karena memutuskan menjalani pernikahan dengan  Langevin, hal negatif sebagian berasal dari meningkatnya xenofobia di Prancis. Pada tahun 1937, Eve Curie menulis biografi pertama dari sekian banyak biografi yang ditujukan untuk ibunya yang terkenal, Madame Curie, yang menjadi film panjang beberapa tahun kemudian. []

 

Tags: Marie CuriePerempuan InspiratifSejarah Duniatokoh perempuan
Neny Muthiatul Awwaliyah

Neny Muthiatul Awwaliyah

Dosen IAIN Salatiga Fakultas Usuluddin Adab dan Humaniora

Terkait Posts

Selir
Buku

Ulasan Buku Concubines and Courtesans: Kisah Para Selir yang Mengubah Sejarah Islam

28 Juli 2025
Spiritual Awakening
Personal

Spiritual Awakening : Kisah Maia dan Maya untuk Bangkit dari Keterpurukan

23 Juni 2025
Althusser
Publik

Althusser, Seorang Filsuf Marxis yang Membunuh Isterinya

17 Maret 2025
Kisah Archimedes
Hikmah

Kisah Archimedes dan Mahkota Raja

17 Januari 2025
Perempuan Beracun
Pernak-pernik

Kisah Perempuan Beracun dari India

10 Desember 2024
Nietzsche dan Perempuan
Pernak-pernik

Nietzsche dan Perempuan

1 September 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

  • ideologi patriarki

    Ideologi Patriarki dan Peminggiran Ulama Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ulama Perempuan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dear Elon Musk, Anda Bertanggung Jawab atas Kiamat KBGO Masif Berbasis AI di Seluruh Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan, dan Masa Depan Umat: Perspektif Ibnu Hajar al-‘Asqalani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ulama Perempuan dalam Sejarah Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

  • Metodologi Fatwa KUPI Berbasis Pengalaman Perempuan
  • Bahasa, Tafsir, dan Logika Setan: Membaca Kembali Teks Suci dengan Kesadaran Hermeneutik
  • Ideologi Patriarki dan Peminggiran Ulama Perempuan
  • Ulama Perempuan di Nusantara
  • Perempuan, dan Masa Depan Umat: Perspektif Ibnu Hajar al-‘Asqalani

Komentar Terbaru

  • dul pada Mitokondria: Kerja Sunyi Perempuan yang Menghidupkan
  • Refleksi Hari Pahlawan: Tiga Rahim Penyangga Dunia pada Menolak Gelar Pahlawan: Catatan Hijroatul Maghfiroh atas Dosa Ekologis Soeharto
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
redaksi@mubadalah.id

© 2025 MUBADALAH.ID

Selamat Datang!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Account
  • Home
  • Khazanah
  • Kirim Tulisan
  • Kolom Buya Husein
  • Kontributor
  • Monumen
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Rujukan
  • Tentang Mubadalah
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

© 2025 MUBADALAH.ID