Mubadalah.id – Kondom merupakan salah satu alat yang paling mudah digunakan untuk melindungi diri dari penularan penyakit menular melalui hubungan seksual. Namun, dalam banyak kasus, perempuan tidak mampu membujuk pasangannya agar bersedia menggunakan kondom.
Terlebih lagi apabila pasangannya memiliki pasangan seksual lain, tidak ada cara bagi perempuan untuk memastikan bahwa pasangannya juga menggunakan kondom saat berhubungan dengan orang lain.
Laki-laki juga dapat menderita akibat penyakit yang menular melalui hubungan seksual. Apabila tidak segera ditangani, penyakit-penyakit tersebut dapat menyebabkan:
Pertama, laki-laki mengalami kemandulan atau kehilangan kesuburan. Kedua, mengalami nyeri yang berkepanjangan. Ketiga, meninggal akibat infeksi berat atau AIDS.
Apabila Anda mengalami satu atau lebih dari gejala berikut, kemungkinan Anda telah tertular penyakit menular melalui hubungan seksual.
Pertama, muncul cairan yang tidak normal dari vagina. Kedua, nyeri pada bagian bawah perut. Ketiga, muncul lecet, luka, atau bercak yang terasa perih pada alat kelamin.
Gejala Tertular
Meskipun Anda tidak mengalami gejala-gejala tersebut, bukan berarti Anda pasti terbebas dari infeksi. Anda tetap mungkin tertular apabila:
Pertama, pasangan Anda memiliki tanda-tanda penyakit menular melalui hubungan seksual. Dalam kondisi ini, sangat mungkin pasangan telah menularkan infeksi kepada Anda, meskipun Anda belum merasakan gejalanya.
Kedua, Anda memiliki lebih dari satu pasangan seksual. Semakin banyak pasangan seksual yang dimiliki, semakin besar pula kemungkinan salah satu di antaranya menularkan penyakit.
Ketiga, Anda memiliki pasangan seksual tetap, tetapi hubungan tersebut baru terjalin dalam tiga bulan terakhir atau bahkan kurang. Ada kemungkinan pasangan Anda pernah memiliki pasangan seksual lain sebelum menjalin hubungan dengan Anda dan telah tertular penyakit.
Keempat, pasangan Anda tinggal atau bekerja jauh dari tempat tinggal Anda, misalnya di kota atau daerah lain, atau Anda mengetahui bahwa pasangan tidak setia dan melakukan hubungan seksual dengan perempuan lain.
Kondisi ini meningkatkan risiko pasangan tertular penyakit menular melalui hubungan seksual, yang kemudian dapat menularkannya kepada Anda. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 342.








































