Mubadalah.id – Perempuan yang mengalami infeksi atau pendarahan akibat luka setelah aborsi dapat terkena infeksi tetanus, terutama bila ada alat atau benda kotor yang masuk ke dalam rahim. Ia memerlukan suntikan (vaksinasi) tetanus secepatnya.
Obat-obatan yang Dapat Disuntikkan pada Pasien yang Mengalami Infeksi Parah Setelah Aborsi
Penting! obat-obatan yang diberikan melalui pembuluh darah (intravenous atau IV) maupun suntikan ke dalam otot (intramuscular atau IM) harus terus diberikan hingga pasien benar-benar bebas demam selama 48 jam.
Pertama, apabila Anda telah memilih salah satu tabel dan memberikan seluruh obat di dalamnya, tetapi setelah 24 jam pasien masih tetap demam, berikan obat-obatan dari tabel yang lain.
Kedua, bila pasien sudah benar-benar bebas demam, yaitu suhu tubuhnya stabil selama 48 jam, obat-obatan dapat diberikan melalui mulut (diminum).
Pingsan atau Kehilangan Kesadaran
Bila perempuan yang baru menjalani aborsi pingsan, penyebabnya mungkin syok, baik akibat pendarahan hebat, luka parah pada bagian dalam tubuh, maupun infeksi yang telah menyebar.
Jika pasien sempat pingsan, tetapi tidak lama kemudian sadar kembali dan tidak menunjukkan tanda-tanda syok, berikan ia banyak minum dan terus pantau perkembangannya.
Luka pada Bagian Dalam Tubuh
Luka dapat terjadi saat proses aborsi berlangsung akibat benda-benda tajam yang ia gunakan sebagai alat aborsi hingga melubangi dinding rahim. Bukan hanya rahim yang dapat mengalami luka, tetapi juga saluran tuba falopi, indung telur, saluran pencernaan, dan kandung kemih.
Bila terjadi luka pada bagian dalam tubuh, mungkin saja pasien tidak mengalami pendarahan hebat melalui vagina. Akibatnya, dari luar ia tampak baik-baik saja, padahal di dalam perutnya sedang terjadi pendarahan.
Dengarkan bunyi-bunyian dari dalam perut pasien selama dua menit. Bila tidak terdengar bunyi apa pun, kemungkinan ia mengalami luka pada bagian dalam tubuh. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 333.






































