Mubadalah.id – Bila Anda mengalami efek samping saat menggunakan pil KB kombinasi (pil terpadu), atau memiliki masalah kesehatan yang mengharuskan Anda menghindari pil KB kombinasi, mungkin Anda masih dapat menggunakan pil KB “mini” yang hanya mengandung hormon progestin. Namun, efektivitasnya umumnya sedikit lebih rendah dibandingkan pil KB kombinasi.
Bila Anda sedang menyusui, pil progestin sering kali menjadi pilihan yang baik dan telah terbukti efektif bagi banyak penggunanya. Berbeda dengan pil yang mengandung estrogen, pil ini tidak memengaruhi produksi maupun kualitas ASI.
Anda dapat memperoleh pil ini di berbagai tempat pelayanan kesehatan yang telah kita sebutkan sebelumnya. Untuk mengetahui berbagai merek yang tersedia.
Perempuan yang sebaiknya menghindari pil ini adalah mereka yang tidak dianjurkan menggunakan metode kontrasepsi hormonal apa pun, atau mereka yang sedang menjalani pengobatan untuk kejang. Khasiat pil progestin dapat berkurang apabila digunakan bersamaan dengan obat-obatan tersebut.
Efek Samping Pil KB Mini
Pertama, perdarahan tidak teratur atau bercak-bercak darah. Ini merupakan efek samping yang paling sering terjadi. Bila Anda merasa sangat terganggu oleh bercak-bercak darah tersebut, ibuprofen dapat membantu menguranginya atau menghentikannya.
Kedua, haid tidak datang. Kondisi ini juga cukup umum terjadi. Namun, bila Anda belum mengalami haid setelah lebih dari 45 hari, ada kemungkinan Anda hamil. Tetap lanjutkan minum pil sampai ada kepastian dari tenaga kesehatan mengenai ada atau tidaknya kehamilan.
Ketiga, kadang-kadang muncul sakit kepala. Sebagian pengguna pil “mini” dapat mengalami sakit kepala, meskipun keluhan ini tidak selalu terjadi. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 275.







































