Mubadalah.id – Hentikan pemakaian pil KB dan segera hubungi tenaga kesehatan apabila Anda mengalami salah satu kondisi berikut:
Pertama, Anda merasakan sakit kepala yang sangat hebat, baik di salah satu sisi maupun di seluruh bagian kepala, disertai pandangan kabur atau telinga berdenging (migrain) yang muncul setelah mulai mengonsumsi pil KB terpadu.
Kedua, lengan atau kaki terasa lemah atau mati rasa. Ketiga, dada terasa sangat nyeri dan disertai sesak napas. Keempat, Anda merasakan nyeri yang luar biasa pada salah satu kaki atau betis.
Apabila salah satu gejala di atas terjadi, kehamilan dapat membahayakan kesehatan Anda. Oleh karena itu, tetaplah menggunakan alat kontrasepsi dengan metode lain yang lebih aman, misalnya kondom, sampai Anda memperoleh layanan KB hormonal yang lebih sesuai dari tenaga kesehatan yang terlatih di bidang tersebut.
Cara Menggunakan Pil KB Terpadu
Pil KB terpadu tersedia dalam kemasan berisi 21 pil atau 28 pil.
Pertama, jika Anda mendapatkan kemasan berisi 28 pil, minumlah 1 pil setiap hari. Setelah satu kemasan habis, langsung lanjutkan dengan kemasan berikutnya tanpa jeda.
Kedua, jika Anda mendapatkan kemasan berisi 21 pil, minumlah 1 pil setiap hari selama 21 hari. Setelah itu, tunggu selama 7 hari sebelum memulai kemasan baru.
Biasanya, pada masa jeda 7 hari tersebut Anda akan mengalami menstruasi. Namun, meskipun setelah 7 hari Anda belum mendapatkan haid, tetap lanjutkan minum pil dari kemasan yang baru.
Apa pun jenis kemasan yang Anda gunakan, pil pertama harus diminum pada hari pertama menstruasi. Dengan cara ini, perlindungan terhadap kehamilan akan diperoleh segera.
Jika tidak memulai pada hari pertama haid, Anda masih dapat mulai mengonsumsi pil dalam 7 hari pertama siklus menstruasi. Namun, pada masa awal penggunaan tersebut Anda belum terlindungi sepenuhnya dari kehamilan. Karena itu, gunakan metode KB lain apabila tidak ingin hamil, atau hindari hubungan seksual untuk sementara waktu.
Anda harus minum 1 pil setiap hari, meskipun pada hari tersebut Anda tidak melakukan hubungan seksual. Pil KB tidak akan bekerja secara optimal apabila hanya diminum menjelang atau sesudah berhubungan seksual.
Usahakan untuk mengonsumsi pil pada jam yang sama setiap hari. Anda mungkin lupa apakah sudah minum pil atau belum jika tidak membuat catatan atau menandai kalender setiap kali selesai minum pil.
Untuk membantu mengingat, perhatikan bahwa kemasan pil yang baru sebaiknya selalu Anda mulai pada hari yang sama setiap minggu. Misalnya, jika kemasan pertama mulai pada hari Rabu, maka kemasan-kemasan berikutnya juga harus mulai pada hari Rabu. Jika tidak demikian, kemungkinan Anda pernah lupa meminum pil tersebut.
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 273.










































