Mubadalah.id – Ada beberapa jenis alat KB yang bekerja dari dalam rahim untuk mencegah pembuahan sel telur oleh sperma. Biasanya alat ini disebut spiral, atau dalam bahasa Inggris disebut Intra Uterine Device (IUD).
Bisa juga, tergantung pada jenis spiral yang digunakan, alat ini dapat bertahan di dalam rahim dan terus mencegah kehamilan hingga 10 tahun. Setelah itu, spiral harus dikeluarkan dan diganti dengan yang baru.
Bila suami Anda melarang penggunaan KB, spiral dapat Anda gunakan tanpa sepengetahuannya. Namun, Anda tetap perlu berhati-hati karena terkadang pasangan seksual dapat merasakan benang spiral yang berada di dalam vagina.
Bahan spiral yang paling umum digunakan adalah plastik atau plastik yang dipadukan dengan tembaga.
Spiral Progestin
Jenis spiral ini mengandung hormon progestin. Hormon tersebut dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan pendarahan yang kadang perempuan pengguna spiral rasakan. Spiral progestin dapat mencegah kehamilan hingga lima tahun.
PENTING! Spiral tidak melindungi Anda dari berbagai penyakit yang menular melalui hubungan seksual, termasuk HIV/AIDS.
Bukan hanya itu, apabila Anda sudah terinfeksi penyakit menular seksual, penggunaan spiral dapat memperburuk kondisi tersebut dan menyebabkan komplikasi serius, misalnya radang pada leher rahim yang dapat mengakibatkan gangguan kesuburan atau bahkan kemandulan.
Jangan memakai spiral bila Anda:
Pertama, sedang hamil atau kemungkinan sedang hamil. Kedua, berisiko tinggi terkena penyakit yang menular melalui hubungan seksual, misalnya jika Anda memiliki lebih dari satu pasangan seksual atau jika suami/pasangan Anda memiliki pasangan lain.
Ketiga, pernah mengalami infeksi pada saluran reproduksi atau rahim, atau mengalami infeksi setelah persalinan maupun setelah aborsi.
Keempat, pernah mengalami kehamilan di luar rahim (kehamilan ektopik di saluran tuba falopi). Kelima, mengalami haid yang sangat banyak juga dengan rasa nyeri yang berat.
Keenam, mengalami anemia berat atau kekurangan sel darah merah yang serius. Ketujuh, belum pernah hamil. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 278.










































