Mubadalah.id – Sering kali orang mengira bahwa masalah kurang darah (anemia) hanya dialami oleh perempuan usia muda. Anggapan ini keliru.
Sebab, anemia juga dapat dialami oleh perempuan setengah baya maupun lanjut usia, yang sering kali disebabkan oleh gizi buruk atau haid yang berlebihan.
Haid yang Berlebihan atau Pendarahan di Pertengahan Bulan
Pada usia 40 sampai 50 tahun, banyak perempuan mengalami masalah haid. Sebagian mengalami haid yang lebih banyak atau berlangsung lebih lama daripada biasanya, bahkan terkadang terjadi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan anemia.
Umumnya, haid yang berlebihan atau pendarahan yang berlangsung lama akibat: Pertama, perubahan hormon. Kedua, fibroid atau polip, yakni jaringan yang tumbuh di dalam rahim
Cara Mengatasinya:
Pertama, makan makanan yang mengandung zat besi tinggi atau minum tablet penambah zat besi.
Kedua, minum obat medroxyprogesterone acetate (medroksi progesteron asetat) 1 kali sehari selama 10 hari. Jika pendarahan masih terjadi setelah 10 hari, lanjutkan pemakaian obat tersebut selama 10 hari berikutnya. Apabila dalam 20 hari pendarahan masih tetap berlangsung, segera temui tenaga kesehatan.
Ketiga, bila pendarahan berlangsung lebih dari 3 bulan, atau Anda mengalami pendarahan di pertengahan bulan, maupun pendarahan yang terjadi setelah berhenti haid selama 12 bulan atau lebih, usahakan memeriksakan diri ke tenaga kesehatan terdekat.
Tenaga kesehatan yang terlatih biasanya akan mengambil sedikit contoh jaringan dari dalam rahim (biopsi) dan mengirimkannya ke laboratorium untuk diteliti. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan apakah terdapat kanker atau tidak. Tanpa pemeriksaan tersebut, pengobatan akan sulit ia lakukan secara tepat.
Bila mengalami haid yang berlebihan dan nyeri haid selama bertahun-tahun tanpa henti, ada kemungkinan Anda mengidap kanker.
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 167-168. []











































