Mubadalah.id – Anggapan bahwa siapa pun yang merawat orang dengan AIDS pasti akan tertular merupakan anggapan yang keliru. Apabila orang yang hidup dengan AIDS maupun anggota keluarganya mengikuti langkah-langkah pencegahan yang benar. Maka penularan HIV di lingkungan rumah dapat dicegah.
Bagi anggota keluarga yang merawat orang dengan AIDS di rumah. Berikut beberapa langkah berikut penting dilakukan agar Anda dan orang-orang di sekitar tetap terlindungi dari risiko penularan.
Pertama, hindari kontak langsung dengan cairan tubuh yang dapat membawa virus HIV, seperti darah. Berhati-hatilah pula ketika menangani muntahan, tinja, atau air seni yang mungkin tercampur darah.
Kedua, jangan menggunakan bersama benda-benda yang mungkin terkena darah, seperti pisau cukur, gunting kuku, jarum, sikat gigi, atau alat pribadi lainnya.
Apabila karena keadaan tertentu alat tersebut harus Anda gunakan bersama, lakukan sterilisasi terlebih dahulu. Jika tidak memungkinkan, rebus alat tersebut dalam air mendidih selama sekitar 20 menit sebelum digunakan oleh orang lain.
Ketiga, selalu tutup atau balut semua luka, baik luka pada orang yang hidup dengan AIDS maupun luka pada anggota keluarga lainnya. Luka terbuka dapat menjadi jalan masuk maupun keluarnya virus.
Keempat, gunakan sarung tangan atau pelindung tangan, seperti kantong plastik atau plastik bersih, ketika membuang perban bekas, kain yang kotor, pakaian, darah, muntahan, tinja, atau air seni orang yang sedang sakit.
Kelima, selalu cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun setiap kali selesai mengganti sprei, pakaian, atau membersihkan cairan tubuh orang yang Anda rawat.
Keenam, jagalah kebersihan tempat tidur dan pakaian orang yang hidup dengan AIDS. Selain membuat mereka lebih nyaman, kebersihan juga membantu mencegah infeksi maupun penyakit kulit. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 383.





































