Mubadalah.id – Kutil di alat kelamin akibat adanya infeksi virus. Bentuknya menyerupai kutil yang biasa tumbuh pada bagian tubuh lainnya. Kutil ini dapat muncul tanpa Anda sadari, terutama jika letaknya berada di bagian dalam vagina. Pada laki-laki, kutil juga dapat tumbuh di bagian dalam ujung penis sehingga sering tidak ia sadari.
Tanpa pengobatan, kutil kelamin memang dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi biasanya memerlukan waktu yang lama dan justru berisiko semakin membesar atau bertambah banyak. Oleh karena itu, kutil kelamin sebaiknya segera Anda obati.
Tanda-tanda:
Pertama, muncul rasa gatal pada area kelamin.
Kedua, tumbuh benjolan kecil yang tidak terasa nyeri, berwarna keputihan atau kecokelatan, dengan permukaan yang kasar.
Pada perempuan, kutil umumnya tumbuh di lipatan bibir vagina, di dalam liang vagina, atau di sekitar anus.
Pada laki-laki, kutil umumnya tumbuh pada batang penis atau di bagian dalam lubang ujung penis, di buah zakar, maupun di sekitar anus.
PENTING! Bila daging tumbuh itu besar dan datar, bisa jadi merupakan pertanda sifilis. Usahakan mendapatkan tes sifilis.
Cara perawatan:
Pertama, oleskan jeli minyak tanah, vaselin atau minyak lainnya, di kulit seputar tiap kutil, untuk melindungi kulit yang masih sehat. Oleskan setetes Trichloroacetic acid (TCA) di atas tiap kutil, dengan memakai sebatang tusuk gigi atau kayu kecil yang serupa, sampai kutil-kutil itu berubah warna menjadi putih. Bisa pula Anda gunakan Bichloroacetic acid (BCA).
Kedua, oleskan larutan podophyllin 20% dengan cara yang sama, sampai kutil berubah warna menjadi cokelat. Ini harus dibasuh sampai bersih 6 jam kemudian. Dan jangan memakai podophyllin bila Anda sedang hamil.
Bila pengobatan di atas berhasil, di tempat-tempat bekas kutil akan muncul luka/lecet yang perih. Jaga agar lecet itu tetap bersih dan kering.
Usahakan jangan berhubungan seks dulu sebelum sembuh betul, tapi kalau terpaksa laki-laki harus memakai kondom. Dalam waktu 1 atau 2 minggu semua lecet akan sembuh. Awasi terus, jangan sampai kena infeksi.
Tak peduli obat mana yang Anda pilih, biasanya perawatan ini (pengolesan kutil) harus dijalankan beberapa kali sebelum akhirnya semua kutil lenyap. Sesudah 1 minggu, Anda dapat mengulang perawatan itu. Usahakan agar lecet/luka bekas kutil jangan sampai terkena obat yang sedang Anda oleskan pada kutil lain.
Bila ada lecet yang terlalu parah, tunggu lebih lama lagi sebelum meneruskan perawatan.
PENTING! Bila ada kutil di kemaluan Anda, risiko kanker mulut rahim akan lebih besar. Usahakan mendapat tes Pap tiap 1 atau 2 tahun sekali. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 343.










































