Mubadalah.id – Apabila seorang perempuan hamil menderita sifilis, infeksi tersebut dapat menular kepada janin sejak masih berada di dalam kandungan. Akibatnya, bayi berisiko:
Pertama, lahir prematur. Kedua, lahir dengan cacat fisik atau gangguan perkembangan. Ketiga, lahir dalam keadaan meninggal (stillbirth).
Untuk mencegah hal tersebut, lakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan dan mintalah tes darah selama masa kehamilan. Ajak pula pasangan untuk menjalani pemeriksaan.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya menderita sifilis, pengobatan yang umumnya diberikan adalah suntikan Benzathine Penicillin dosis 2,4 juta unit, satu kali setiap minggu selama tiga minggu, sesuai petunjuk tenaga kesehatan.
Chancroid (Kangkroid)
Chancroid atau kangkroid merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyakit ini relatif mudah disembuhkan apabila ditangani sejak tahap awal.
Tanda-tanda:
Pertama, muncul satu atau lebih luka pada area kemaluan atau anus yang terasa nyeri dan mudah berdarah.
Kedua, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di daerah selangkangan akibat infeksi, dengan rasa nyeri. Ketiga, mengalami demam ringan.
Keempat, luka pada alat kelamin harus selalu Anda jaga kebersihannya. Setiap hari, bersihkan luka menggunakan air dan sabun, kemudian keringkan dengan hati-hati. Hindari menggunakan handuk yang sama dengan orang lain untuk mengeringkan luka tersebut agar tidak meningkatkan risiko penularan infeksi.
PENTING! Virus HIV dapat lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui luka pada alat kelamin saat berhubungan seksual. Untuk mengurangi risiko tertular HIV, jangan melakukan hubungan seksual ketika Anda atau pasangan sedang memiliki luka pada area kelamin. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 349.








































