Mubadalah.id – Berbagai faktor yang kami paparkan di bawah ini dapat mengganggu kesuburan dalam berbagai tahapan, mulai dari proses pembentukan sel sperma dan sel telur hingga proses kehamilan dan kelahiran bayi.
Pertama, pencemaran lingkungan. Pencemaran udara, makanan, maupun paparan bahan-bahan kimia berbahaya seperti pestisida dan bahan kimia industri, baik di lingkungan pabrik maupun lahan pertanian, dapat memengaruhi kesuburan laki-laki maupun perempuan.
Kedua, kebiasaan merokok, mengunyah tembakau, minum alkohol, dan mengonsumsi kopi kental. Kebiasaan merokok, mengunyah tembakau, mengonsumsi minuman beralkohol, atau minum kopi yang terlalu kental dapat berdampak buruk terhadap kesuburan.
Apabila seorang perempuan terbiasa merokok, mengunyah tembakau, sering mengonsumsi minuman beralkohol, atau terlalu banyak minum kopi kental, peluangnya untuk hamil akan berkurang.
Selain itu, ia juga lebih berisiko mengalami keguguran berulang. Sementara itu, laki-laki yang terbiasa merokok atau mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan cenderung menghasilkan sperma dalam jumlah yang lebih sedikit, dengan kualitas yang lemah, tidak sehat, bahkan dapat mengalami kerusakan.
Suhu yang Terlalu Tinggi
Ketiga, suhu yang terlalu tinggi. Sperma diproduksi dengan baik pada suhu yang lebih rendah daripada suhu tubuh. Itulah sebabnya testis berada di luar rongga tubuh, yaitu di dalam kantong zakar (skrotum). Posisi tersebut memungkinkan suhu testis tetap lebih sejuk sehingga proses pembentukan sperma berlangsung secara optimal.
Apabila suhu kantong zakar meningkat terlalu tinggi, produksi sperma yang sehat dapat terganggu atau bahkan terhenti untuk sementara waktu.
Peningkatan suhu tersebut dapat terjadi apabila seorang laki-laki sering mengenakan pakaian dalam atau celana yang terlalu ketat. Sehingga menekan kantong zakar, terlalu sering berendam di air panas, atau bekerja di dekat sumber panas, seperti ketel, tungku, atau mesin kendaraan dalam perjalanan jarak jauh. Terutama jika harus mengemudi dalam waktu lama tanpa istirahat.
Kabar baiknya, ketika suhu kantong zakar kembali normal, produksi sperma yang sehat umumnya akan berlangsung kembali.
Keempat, obat-obatan. Beberapa jenis obat juga dapat memengaruhi kesuburan. Oleh karena itu, apabila Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya hindari penggunaan obat-obatan atau suntikan yang tidak benar-benar diperlukan.
Jika salah satu dari Anda sedang sakit dan membutuhkan pengobatan, sampaikan kepada tenaga kesehatan bahwa Anda sedang berusaha memperoleh kehamilan. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan pemberian obat yang tidak mengganggu kesuburan.
Mungkin Anda merasa bahwa Anda atau pasangan mengalami masalah kesuburan. Jika demikian, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 303.






































