Minggu, 8 Februari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    MBG

    MBG dan Panci Somay yang Tak Lagi Ramai

    Inpirasi Perempuan Disabilitas

    Inspirasi Perempuan Disabilitas: Mendobrak Batasan Mengubah Dunia

    Cat Calling

    Mengapa Pesantren Menjadi Sarang Pelaku Cat Calling?

    Aborsi

    Menarasikan Aborsi Melampaui Stigma dan Kriminalisasi

    Jihad Konstitusional

    Melawan Privatisasi SDA dengan Jihad Konstitusional

    Pelecehan Seksual

    Pelecehan Seksual yang Dinormalisasi dalam Konten POV

    Perkawinan Beda Agama

    Mengetuk Keabsahan Palu MK, Membaca Putusan Penolakan Perkawinan Beda Agama

    Anak NTT

    Di NTT, Harga Pulpen Lebih Mahal daripada Hidup Seorang Anak

    Nyadran Perdamaian

    Nyadran Perdamaian: Merawat Tradisi di Tengah Keberagaman

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Gempa

    Membaca Fenomena Gempa dengan Kacamata Fikih

    Pernikahan

    Cara Menghadapi Keretakan dalam Pernikahan Menurut Al-Qur’an

    Poligami

    Perkawinan Poligami yang Menyakitkan Perempuan

    Pernikahan sebagai

    Relasi Pernikahan sebagai Ladang Kebaikan dan Tanggung Jawab Bersama

    Istri adalah Ladang

    Memaknai Ulang Istri sebagai Ladang dalam QS. al-Baqarah Ayat 223

    Kerusakan di Muka Bumi

    Al-Qur’an Menegaskan Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

    Dakwah Nabi

    Peran Non-Muslim dalam Menopang Dakwah Nabi Muhammad

    Antara Non-Muslim

    Kerja Sama Antara Umat Islam dan Non-Muslim

    Antar Umat Beragama

    Narasi Konflik dalam Relasi Antar Umat Beragama

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Tragedi Anak NTT

    Tragedi Anak NTT, Simbol Kemewahan, dan Imam Al-Ghazali

    Harlah 100 Tahun

    Pesan-pesan Penting dalam Perayaan Harlah 100 Tahun Masehi NU

    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    MBG

    MBG dan Panci Somay yang Tak Lagi Ramai

    Inpirasi Perempuan Disabilitas

    Inspirasi Perempuan Disabilitas: Mendobrak Batasan Mengubah Dunia

    Cat Calling

    Mengapa Pesantren Menjadi Sarang Pelaku Cat Calling?

    Aborsi

    Menarasikan Aborsi Melampaui Stigma dan Kriminalisasi

    Jihad Konstitusional

    Melawan Privatisasi SDA dengan Jihad Konstitusional

    Pelecehan Seksual

    Pelecehan Seksual yang Dinormalisasi dalam Konten POV

    Perkawinan Beda Agama

    Mengetuk Keabsahan Palu MK, Membaca Putusan Penolakan Perkawinan Beda Agama

    Anak NTT

    Di NTT, Harga Pulpen Lebih Mahal daripada Hidup Seorang Anak

    Nyadran Perdamaian

    Nyadran Perdamaian: Merawat Tradisi di Tengah Keberagaman

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Gempa

    Membaca Fenomena Gempa dengan Kacamata Fikih

    Pernikahan

    Cara Menghadapi Keretakan dalam Pernikahan Menurut Al-Qur’an

    Poligami

    Perkawinan Poligami yang Menyakitkan Perempuan

    Pernikahan sebagai

    Relasi Pernikahan sebagai Ladang Kebaikan dan Tanggung Jawab Bersama

    Istri adalah Ladang

    Memaknai Ulang Istri sebagai Ladang dalam QS. al-Baqarah Ayat 223

    Kerusakan di Muka Bumi

    Al-Qur’an Menegaskan Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

    Dakwah Nabi

    Peran Non-Muslim dalam Menopang Dakwah Nabi Muhammad

    Antara Non-Muslim

    Kerja Sama Antara Umat Islam dan Non-Muslim

    Antar Umat Beragama

    Narasi Konflik dalam Relasi Antar Umat Beragama

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

    Teungku Fakinah

    Teungku Fakinah Ulama Perempuan dan Panglima Perang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Film

Film Dokumenter “Asa”: Upaya Rifka Annisa dalam Menyampaikan Penanganan yang Tepat terhadap Kekerasan Seksual

Khoniq Nur Afiah by Khoniq Nur Afiah
31 Juli 2020
in Film, Publik
A A
0
Film Dokumenter “Asa”: Upaya Rifka Annisa dalam Menyampaikan Penanganan yang Tepat terhadap Kekerasan Seksual

Ilustrasi: mubadalah

1
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Tulisan ini lahir dari film dokumenter yang durasinya sangat singkat tetapi sangat berfaedah dan layak ditonton oleh banyak kalangan. Film yang diangkat dari kisah nyata ini, berdurasi kurang lebih sekitar 20 menit,  di sutradarai oleh LoeLoe Hendra. Film ini mengisahkan sebuah fenomena kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang laki-laki yang telah beristri kepada seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah SMA.

Shinta sebagai tokoh utama yang menjadi korban seksual menampilkan berbagai adegan yang memberikan informasi pada penontonnya mengenai betapa hancurnya saat menjadi seorang korban kekerasan seksual. Pertemuan Shinta dengan seorang laki-laki di media sosial adalah awal dari kekerasan seksual tersebut terjadi.

Singkat cerita setelah kekerasan telah di lakukan dan Shinta terbukti hamil, laki-laki yang telah menyetubuhi dirinya pun tak memberikan indikasi bertanggung jawab atas hal yang telah dilakukan. Tidak hanya kekerasan seksual, pencemaran nama baik juga di ceritakan dalam film tersebut melalui penyebaran video yang dilakukan oleh laki-laki yang memperkosa Shinta. Video yang berisi pemaksaan membuka baju adalah bukti bahwa hal tersebut masuk dalam kategori pemerkosaan.

Film tersebut diangkat dari kisah nyata yang merupakan klien dari Lembaga Swadaya Masyarakat Rifka Annisa yang fokus dalam pemberdayaan perempuan. Rifka Annisa telah berpengalaman dalam menangani kasus kekerasan seksual pada perempuan.

Bagi penulis, melalui film tersebut Rifka Annisa berhasil menyampaikan pesan-pesan penting mengenai penanganan yang tepat pada korban kekerasan. Sering kali kita bertemu dengan para korban kekerasan seksual tetapi bingung bagaimana cara menanganinya.

Melalui film tersebut ada beberapa hal yang penulis dapatkan mengenai penanganan yang tepat pada korban kekerasan seksual :

Dukungan sosial dan emosional dari keluarga untuk korban 

Dukungan tersebut tergambar pada scene (17:08) Shinta di peluk Ibunya seraya berkata “Sabar Nduk, sabar”. Selain itu, ada juga scene (18:13) Ayahnya memberikan dukungan berupa wejangan serta semangat untuk kembali membangkitkan Shinta dari keterpurukan menjadi seorang korban kekerasan seksual. Sehingga, berkat upaya tersebut korban merasa dicintai, disayang, dan didukung sebagai bagian dari keluarga dan hal tersebut adalah salah satu upaya tepat untuk membangkitkan korban dari keterpurukan.

Kelekatan

Kelekatan yang dimaksud adalah sesuatu yang berkaitan dengan emosinal yang dimiliki oleh satu sama lain anggota keluarga. Hal tersebut tergambar pada scene (11:30) kekecewaan orang tuanya yang tumpah di depan Shinta hingga memicu ia menyampaikan keterbukaan dan jujur mengenai akar permasalahan yaitu perkenalannya dengan seorang laki-laki dari media sosial. Kekuatan keterbukaan antar satu sama lain ini yang memberikan informasi pada penonton bahwa permasalahan ini memang harus diselesaikan.

Meningkatkan komunikasi

Komunikasi yang dibangun oleh keluarganya selalu mengarah pada sikap keterbukaan yang mengarah pada permintaan tanggung jawab pada diri sendiri. Pertanyaan-pertanyaan tersebut seperti pertanyaan Ibunya pada scene (11:15) “Ibu kudu kepie Nduk?” lalu perihal menanyakan keinginan Shinta yang sesungguhnya.

Hingga pada akhirnya orang tuanya mengetahui bahwa Shinta tak ingin dinikahkan dan ingin sekolah, lalu mengejar cita-cita guna membahagiakan orang tua. Hal tersebut adalah hasil dari komunikasi yang baik antara satu sama lain, sehingga mengetahui keinginan korban dan korban pula mengetahui kekecewaan keluarganya sebagai bahan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam berhubungan dengan orang lain.  

Keterlibatan orang tua dalam proses penanganan

Scene (14:37) adalah gambaran jelas bahwa orang tuanya terlibat secara penuh dalam penanganan proses penanganan kasus kekerasan seksual yang menimpa anaknya. Ayahnya bersikukuh untuk membawa kasus tersebut pada jalur hukum adalah bukti keperdulian dan kasih sayang terhadap anaknya yang menjadi korban kekerasan seksual.

Pemahaman orang tua terhadap kekerasan yang menimpa anaknya

Perihal tersebut terbukti melalui peran orang tua dari mengetahui kejadian, mengawal proses penanganan pada pelaku dan korban, hingga memberikan harapan serta kebangkitan pada diri korban. Hal tersebut adalah bagian dar perlindungan yang diberikan keluarga pada korban.

Meningkatkan keyakinan spiritualitas

Scene 13:14) adalah adegan ritual keagamaan sebagai usaha mendekatkan diri pada yang Maha Kuasa.  Ritual tersebut yang mehairkan nilai-nilai yang selanjutnya diyakini dapat menguatkan dan memberikan rasa tenang akibat berbagai tekanan yang sedang ditimpanya.

Ketrampilan memecahkan masalah.

Ketrampilan memecahkan masalah dalam hal ini tergambar pada kekuatan orang tua yang meminta dengan tegas bahwa kasus tersebut di bawa pada meja hijau Selain itu, keputusan orang tuanya untuk tidak menikahkan Shinta dan menyetujui untuk melanjutkan sekolah demi keinginannya untuk mewujudkan cita-cita dan membahagiakan orang tua.

Upaya-upaya tersebut adalah hal yang penting untuk diketahui oleh banyak kalangan masyarakat, sebab siapapun memiliki kemungkinan menjadi seorang korban atau orang yang akan harus berperan dalam penanganan kekerasan seksual. Tulisan ini juga sebagai bentuk terimakasih pada Rifka Annisa sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang telah menyampaikan ilmu yang berharga pada masyarakat luas.

Penyampaiannya yang sangat ramah dan milenial, sehingga terkesan santai dan menyenangkan ini juga menjadi hal yang menarik untuk disampaikan. Pesan dan ilmu tersebut penting karena penulis juga melihat bagaimana dampak yang di terima dari korban kekerasan seksual seperti depresi, goncangan jiwa, perasaan bersalah menyalahkan diri sendiri, trauma dan hal-hal yang lain.

Film Asa dalam scene (16:18) cukup menjelaskan bagaimana kegoncangan jiwa yang Shinta rasakan. Semoga kita semua selalu dapat mengambil hikmah dari setiap pelajaran dan mampu menjaga diri dan keluarga dari kekerasan seksual. Sekian. []

Tags: advokasifilm dokumenterKekerasan seksualkeluargakorbanperempuansosialstigma
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Berkurban Ala Mubadalah

Next Post

Relasi Suami Istri Mengasuh Anak Menurut Al-Qur’an

Khoniq Nur Afiah

Khoniq Nur Afiah

Santri di Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek R2. Tertarik dengan isu-isu perempuan dan milenial.

Related Posts

Inpirasi Perempuan Disabilitas
Disabilitas

Inspirasi Perempuan Disabilitas: Mendobrak Batasan Mengubah Dunia

7 Februari 2026
Poligami
Pernak-pernik

Perkawinan Poligami yang Menyakitkan Perempuan

7 Februari 2026
Laki-laki Provider
Personal

Benarkah Laki-laki dengan Mental Provider Kini Mulai Hilang?

5 Februari 2026
Pernikahan
Pernak-pernik

Larangan Pemaksaan Pernikahan terhadap Perempuan

5 Februari 2026
Hak Pernikahan
Pernak-pernik

Nabi Tegaskan Hak Perempuan Menentukan Pernikahan

5 Februari 2026
Membela Perempuan
Pernak-pernik

Islam Membela Perempuan

4 Februari 2026
Next Post
Relasi Suami Istri Mengasuh Anak Menurut Al-Qur’an

Relasi Suami Istri Mengasuh Anak Menurut Al-Qur'an

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • MBG dan Panci Somay yang Tak Lagi Ramai
  • Membaca Fenomena Gempa dengan Kacamata Fikih
  • Inspirasi Perempuan Disabilitas: Mendobrak Batasan Mengubah Dunia
  • Cara Menghadapi Keretakan dalam Pernikahan Menurut Al-Qur’an
  • Mengapa Pesantren Menjadi Sarang Pelaku Cat Calling?

Komentar Terbaru

  • dul pada Mitokondria: Kerja Sunyi Perempuan yang Menghidupkan
  • Refleksi Hari Pahlawan: Tiga Rahim Penyangga Dunia pada Menolak Gelar Pahlawan: Catatan Hijroatul Maghfiroh atas Dosa Ekologis Soeharto
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0