Mubadalah.id – Jangan mengonsumsi obat anti diare sembarangan, kecuali pada kondisi berikut:
Pertama, diare terjadi secara tiba-tiba, cukup berat, dan disertai demam, baik dengan maupun tanpa darah pada tinja.
Dalam kondisi tersebut, pasien dapat mengonsumsi co-trimoxazole 480 mg (trimethoprim 80 mg dan sulfamethoxazole 400 mg) sebanyak 2 tablet, dua kali sehari, selama 10 hari.
Apabila pasien memiliki alergi terhadap golongan sulfa, dapat menggunakan norfloxacin 400 mg sebanyak satu kali dosis. Jika dalam dua hari kondisi tidak membaik, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan.
Kedua, pasien tidak mengalami demam, tetapi diare disertai darah. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh infeksi amuba, yaitu organisme mikroskopis yang dapat hidup di air maupun di saluran pencernaan.
Dalam kondisi tersebut, pasien dapat mengonsumsi metronidazole 500 mg sebanyak tiga kali sehari selama tujuh hari. Apabila setelah dua hari kondisi belum juga membaik, segera periksakan diri ke puskesmas.
Diare yang berlangsung lama dapat menyebabkan lecet dan pembengkakan kemerahan di sekitar anus. Untuk membantu meredakannya, oleskan petroleum jelly (vaselin) atau krim seng oksida (zinc oxide) setiap kali selesai buang air besar. Pada kondisi tertentu, pasien juga dapat mengalami wasir (hemoroid).
Segera Cari Pertolongan Medis Apabila:
Pertama, muncul tanda-tanda dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Kedua, pasien tidak dapat makan atau minum seperti biasanya.
Ketiga, kondisi pasien tidak membaik meskipun telah mendapatkan pengobatan. Keempat, mengalami demam tinggi.
Kelima, frekuensi diare sangat sering dalam satu hari. Keenam, diare disertai darah dan tidak berhenti meskipun telah mengonsumsi obat. Ketujuh, diare disertai muntah-muntah.
Cara Mencegah Diare
Pertama, minumlah air yang bersih dan aman. Apabila kualitas air diragukan, murnikan atau masak terlebih dahulu sebelum diminum maupun digunakan untuk mengolah makanan.
Kedua, konsumsi makanan yang bersih dan aman. Pastikan lalapan serta buah-buahan telah dicuci bersih dan dikupas, sedangkan daging maupun ikan dimasak hingga benar-benar matang. Lindungi makanan dan minuman dari lalat, debu, serangga, maupun hewan lain yang dapat membawa kuman.
Ketiga, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih, terutama:
- setelah menggunakan atau membantu orang lain menggunakan jamban;
- setelah memandikan atau membersihkan tubuh anak maupun orang yang sedang sakit;
- sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
Keempat, jagalah kebersihan sumber air yang Anda gunakan bersama oleh masyarakat. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 388.







































