Mubadalah.id – Di Indonesia, dampak kerusakan lingkungan semakin terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai wilayah mengalami banjir, kekeringan, pencemaran air akibat sampah, serta peningkatan polusi udara.
Fenomena cuaca ekstrem juga semakin sering terjadi. Musim hujan yang tidak menentu dan kemarau yang lebih panjang membuat masyarakat kesulitan memprediksi pola tanam. Kondisi ini berdampak langsung pada sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Padahal, negara ini dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari keanekaragaman hayati, hutan tropis, laut, hingga potensi energi terbarukan seperti matahari dan air.
Indonesia juga memiliki potensi ekonomi besar dari sektor kehutanan, kelautan, serta pertanian dan perkebunan. Bahkan, sebagian ahli menilai bahwa Indonesia memiliki peluang menjadi salah satu negara dengan kekayaan sumber daya terbesar di dunia.
Namun, potensi tersebut sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat. Tapi kerusakan alam justru menghambat optimalisasi sumber daya yang ada. Terlebih deforestasi, pencemaran sungai, serta eksploitasi berlebihan membuat daya dukung alam semakin menurun.
Ketika lingkungan rusak, produktivitas menurun dan biaya pemulihan meningkat. Hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang bergantung langsung pada alam, seperti petani dan nelayan.
Maka dari itu, jika tidak ada perubahan kebijakan yang serius, kerusakan ini dapat mengganggu ekonomi nasional. Bahkan, ketimpangan antara wilayah yang masih memiliki sumber daya dan wilayah yang rusak juga berpotensi semakin lebar.
Oleh karena itu, pemerintah didorong untuk memperkuat regulasi lingkungan, memperbaiki sistem pengelolaan sumber daya alam, serta melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian.
Para ahli menegaskan bahwa krisis lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga persoalan pembangunan, keadilan sosial, dan masa depan generasi mendatang.
Sumber tulisan: Buku Membumikan Fatwa KUPI: Pembelajaran dari Pengelolaan Sampah di Pesantren.



















































