Mubadalah.id – Metode darurat adalah cara mencegah kehamilan setelah terlanjur berhubungan seksual tanpa pelindung. Metode-metode ini bertujuan mencegah sel telur yang telah dibuahi oleh sperma menempel pada dinding rahim dan berkembang menjadi janin.
Karena itu, metode-metode darurat tidak dianjurkan untuk dipilih sebagai cara pencegahan kehamilan dalam keadaan apa pun. Metode-metode ini hanya digunakan untuk keperluan mendesak dan tidak boleh dijadikan kebiasaan.
Selain itu, metode-metode ini hanya dapat berhasil bila dilakukan segera atau secepat mungkin setelah berhubungan seksual.
Pil KB Darurat
Pil darurat pada dasarnya sama dengan pil KB terpadu (kombinasi estrogen dan progestin) yang biasa diminum setiap hari. Namun, dalam kondisi mendesak, Anda harus mengonsumsi dosis yang lebih tinggi daripada dosis biasa dalam jangka waktu tertentu.
Untuk mencegah kehamilan akibat hubungan seksual tanpa pelindung, minumlah pil KB terpadu dalam waktu 3 hari (72 jam) setelah berhubungan seksual. Pil ini tidak akan efektif jika Anda sudah terlanjur hamil akibat hubungan seksual yang terjadi lebih dari 3 hari sebelumnya.
Cara Menggunakan Pil KB Darurat
Pertama, pil berdosis rendah. Minumlah 4 butir pil KB dosis rendah yang mengandung 35 mikrogram estrogen (ethinyl estradiol). Dua belas jam kemudian, minumlah 4 butir pil lagi.
Beberapa merek pil KB dosis rendah yang tersedia di pasaran antara lain Brevicon 1/35, Lo-Feminal, Lo-Ovral, Microgynon 30, Microvlar, Neocon, Nordette, dan Ortho-Novum 1/35 atau 1/50.
Bila Anda tidak memiliki pil KB dosis rendah tersebut, gunakan:
Kedua, pil berdosis tinggi. Minumlah 2 butir pil berdosis tinggi yang mengandung 50 mikrogram ethinyl estradiol. Dua belas jam kemudian, minumlah 2 butir pil lagi. Beberapa merek yang umum antara lain Ovral, Feminal, Primovlar, Norlestrin, Ovcon 50, Nodiol, Eugynon, dan Neogynon.
Pil KB darurat dapat menyebabkan sakit kepala atau mual. Karena itu, saat meminumnya usahakan untuk makan terlebih dahulu. Jika memungkinkan, minumlah juga obat antimual atau anti-muntah.
Sebab, bila Anda muntah, obat yang telah Anda minum dapat keluar kembali sehingga tidak memberikan manfaat. Apabila Anda muntah dalam waktu 3 jam setelah meminum pil tersebut, minumlah kembali pil-pil itu sesuai dosis yang dokter anjurkan.
Setelah mengonsumsi pil darurat, sebaiknya Anda selalu menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual, atau menunda hubungan seksual sampai haid berikutnya datang. Setelah haid selesai, gunakan metode kontrasepsi lain yang lebih sesuai untuk penggunaan jangka panjang.
Haid seharusnya datang sekitar 2 minggu setelah Anda mengonsumsi pil darurat ini. Jika haid tidak datang, ada kemungkinan Anda sudah terlanjur hamil. Jika masih ragu, gunakan metode kontrasepsi penghalang (metode perintang) sampai Anda memeriksakan diri kepada tenaga kesehatan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 291.







































