Mubadalah.id – Kebiasaan hidup sehat sangat berperan dalam menjaga kesuburan . Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:
Pertama, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Apabila siklus menstruasi Anda tidak teratur, berat badan terlalu kurus, atau justru berlebihan, usahakan memperbaiki pola makan agar berat badan kembali berada pada kisaran yang sehat.
Kedua, tidak merokok, tidak menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang, serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat menurunkan kesuburan, baik pada laki-laki maupun perempuan.
Ketiga, hindari mengonsumsi kafein secara berlebihan, terutama yang terdapat dalam kopi, teh yang terlalu kental, dan minuman bersoda jenis kola. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan, termasuk kesuburan.
Selain itu, usahakan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Istirahat yang seimbang dan berkualitas membantu tubuh tetap sehat serta mendukung fungsi reproduksi agar bekerja secara optimal.
Periksakan Diri Apabila Belum juga Hamil Setelah Satu Tahun
Apabila Anda dan pasangan telah menerapkan berbagai saran di atas selama satu tahun, tetapi kehamilan belum juga terjadi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Puskesmas maupun rumah sakit umumnya dapat melakukan berbagai pemeriksaan sederhana dengan biaya yang relatif terjangkau untuk mengetahui kemungkinan penyebab gangguan kesuburan pada Anda maupun pasangan.
Meskipun pemeriksaan mungkin melibatkan organ-organ reproduksi yang bersifat pribadi, jangan merasa malu. Jawablah setiap pertanyaan dari tenaga kesehatan dengan jujur dan terbuka.
Memberikan informasi yang tidak benar justru dapat merugikan diri sendiri dan menyulitkan tenaga kesehatan dalam menentukan penyebab masalah serta memberikan penanganan yang tepat.
Tujuan utama pemeriksaan adalah mengetahui penyebab gangguan kesuburan agar dapat diupayakan penanganan yang sesuai sehingga peluang memperoleh keturunan menjadi lebih besar.
Salah satu pemeriksaan yang mungkin Anda bisa lakukan adalah analisis sperma pada suami. Petugas kesehatan akan meminta contoh sperma yang dimasukkan ke dalam wadah khusus, kemudian sampel tersebut akan diperiksa di laboratorium menggunakan mikroskop.
Alat ini memungkinkan petugas melihat sel-sel sperma yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Anda dan pasangan memang tidak dapat menyaksikan proses pemeriksaan tersebut secara langsung. Tetapi hasilnya akan dijelaskan oleh tenaga kesehatan setelah pemeriksaan selesai.
Memeriksan Rahim
Selain itu, tenaga kesehatan juga dapat memeriksa rahim, vagina, dan saluran tuba falopi untuk mengetahui kemungkinan adanya infeksi, sumbatan, atau pertumbuhan jaringan yang dapat menghambat terjadinya kehamilan.
Pemeriksaan ini penting Anda lakukan karena tidak semua gangguan reproduksi menimbulkan gejala atau rasa sakit. Seseorang dapat merasa sehat, padahal terdapat masalah pada organ reproduksinya.
Apabila memungkinkan, mintalah tenaga kesehatan mengajarkan cara mengetahui apakah indung telur melepaskan sel telur (ovulasi). Salah satu caranya adalah dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi menggunakan termometer. Pengukuran dapat melalui mulut, ketiak, atau dubur sesuai petunjuk penggunaan alat.
Meskipun berbagai pemeriksaan tersebut mungkin Anda dan pasangan perlu memahami bahwa pemeriksaan bertujuan untuk menemukan penyebab masalah. Sebab, bukan jaminan bahwa masalah tersebut dapat langsung And atasi.
Terutama pada kasus ketidaksuburan yang berat, tidak semua kondisi dapat kita sembuhkan meskipun telah mendapatkan pengobatan atau tindakan operasi yang terbaik. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 306.











































