Mubadalah.id – Setiap laki-laki menghasilkan jutaan sel sperma setiap hari, sedangkan perempuan umumnya hanya melepaskan satu sel telur setiap bulan. Masa ketika sel telur dilepaskan inilah yang disebut masa subur. Kehamilan hanya dapat terjadi apabila sperma bertemu dengan sel telur pada masa tersebut.
Pada kebanyakan perempuan, masa subur dimulai sekitar 10 hari setelah hari pertama menstruasi dan berlangsung selama kurang lebih enam hari.
Lalu, bagaimana mengetahui kapan masa subur itu datang? Anda tidak perlu khawatir akan melewatkannya. Tubuh memiliki mekanisme alami untuk memberikan tanda-tanda bahwa masa subur sedang berlangsung. Salah satu cara yang paling mudah untuk mengenalinya adalah dengan memperhatikan perubahan lendir yang keluar dari vagina.
Cara Mengecek Lendir Vagina untuk Mengetahui Masa Subur
Saat memasuki masa subur, mulut rahim akan menghasilkan lendir khusus yang berfungsi membantu sperma bergerak lebih mudah menuju rahim. Lendir tersebut tampak bening, licin, dan memiliki tekstur seperti putih telur mentah.
Sementara itu, ciri lainnya, lendir ini dapat Anda rentangkan di antara dua jari tanpa mudah putus karena bersifat lentur dan elastis. Apabila Anda menemukan lendir dengan ciri-ciri tersebut, itu merupakan tanda bahwa Anda sedang berada pada masa subur.
Pada waktu lain dalam siklus menstruasi, Anda mungkin akan menemukan jenis lendir yang berbeda. Lendir tersebut cenderung lebih kering, lengket, dan tidak dapat Anda rentangkan.
Lendir seperti ini berfungsi menghambat atau mencegah sperma masuk ke dalam rahim. Jika lendir yang muncul memiliki ciri-ciri tersebut, berarti Anda sedang berada di luar masa subur.
Namun, jika selama beberapa hari ketika Anda menemukan lendir yang menyerupai putih telur mentah. Maka usahakan melakukan hubungan seksual setiap hari apabila Anda dan pasangan sedang mengharapkan kehamilan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 305.











































