Mubadalah.id – Dalam banyak hal, sering kali seseorang tidak menebus seluruh obat yang diresepkan karena berbagai alasan, misalnya keterbatasan biaya atau ingin mencoba sebagian obat terlebih dahulu.
Ada pula yang tidak menghabiskan obat karena merasa sudah sembuh sebelum pengobatan selesai atau lupa meminumnya sesuai jadwal. Kebiasaan tersebut justru dapat merugikan diri sendiri.
Apabila Anda mendapatkan antibiotik untuk mengobati suatu infeksi, habiskan seluruh obat sesuai anjuran. Jangan lupa meminumnya tepat waktu dan jangan menghentikan pengobatan sebelum waktunya.
Jika antibiotik tidak Anda minum hingga tuntas, sebagian kuman memang akan mati, tetapi kuman yang lebih kuat dapat bertahan hidup. Kuman-kuman tersebut kemudian berkembang biak kembali dan menjadi lebih sulit mati.
Akibatnya, apabila penyakit kambuh dan Anda menggunakan antibiotik yang sama, obat tersebut mungkin tidak lagi efektif karena kuman telah menjadi kebal terhadap antibiotik. Kondisi ini kita kenal sebagai resistensi antibiotik.
Resistensi antibiotik menjadi salah satu alasan mengapa efektivitas antibiotik terhadap gonore dapat berbeda di setiap daerah.
Di beberapa wilayah, antibiotik tertentu masih mampu mengatasi gonore. Sedangkan di wilayah lain obat yang sama sudah tidak lagi efektif karena bakteri penyebabnya telah resistan.
Oleh sebab itu, ikutilah anjuran dokter, perawat, apoteker, atau tenaga kesehatan mengenai pilihan antibiotik yang sesuai dengan kondisi di daerah Anda.
Apabila Anda butuhkan, maka tanyakan apakah terdapat kasus penyakit menular seksual yang sudah resistan terhadap antibiotik tertentu dan apa yang saat ini paling efektif bisa Anda gunakan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 360.











































