Mubadalah.id – Hepatitis B merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang hati (liver). Penyakit ini dapat menular melalui darah, air liur, cairan vagina, maupun air mani dari seseorang yang telah terinfeksi. Hepatitis B juga dapat menular melalui hubungan seksual dan termasuk penyakit yang sangat mudah menyebar.
Tanda-tanda Hepatitis B:
Pertama, demam. Kedua, nafsu makan menurun. Ketiga, tubuh terasa lelah dan tidak bertenaga. Keempat, mata dan/atau kulit tampak menguning (jaundice).
Kelima, nyeri pada perut. Keenam, urine berwarna lebih gelap, sedangkan tinja tampak pucat atau keputih-putihan. Ketujuh, pada sebagian orang, hepatitis B tidak menimbulkan gejala sama sekali.
Cara Perawatan
Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menghilangkan virus hepatitis B dari tubuh. Pengobatan yang diberikan umumnya bertujuan mengendalikan infeksi, mencegah kerusakan hati yang lebih berat, serta mengurangi risiko komplikasi.
Karena itu, jangan mengonsumsi obat apa pun tanpa anjuran tenaga kesehatan, sebab beberapa jenis obat dapat memperberat gangguan pada hati.
Kondisi setiap penderita hepatitis B dapat berbeda-beda. Ada yang membaik setelah beberapa waktu, tetapi ada pula yang mengalami infeksi kronis sehingga kerusakan hati terus berkembang dan meningkatkan risiko terjadinya sirosis maupun kanker hati.
Hal yang penting bagi penderita hepatitis B adalah memperbanyak istirahat, mengonsumsi makanan bergizi yang mudah dicerna, serta menghindari minuman beralkohol agar fungsi hati tidak semakin terganggu.
Apabila tanda-tanda penyakit ini muncul saat Anda sedang hamil, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan virus kepada bayi serta menentukan langkah pencegahan dan perawatan yang tepat. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 352.







































