Mubadalah.id — Jaringan ulama perempuan Indonesia akan menggelar Hari Puncak Bulan Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia di Masjid Cut Nyak Dien Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara luring tersebut juga dapat diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Mubadalah. Acara ini mengusung tema “Kebangkitan Ulama Perempuan untuk Indonesia Tanpa Kekerasan”.
Acara yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. KUPI mengajak masyarakat untuk terlibat dalam upaya memperkuat gerakan ruang aman, setara, dan bermartabat yang selama ini terus KUPI perjuangkan oleh para ulama perempuan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, KUPI ingin menegaskan kembali pentingnya peran ulama perempuan dalam menjaga kedamaian, memperjuangkan keadilan kemanusiaan. Serta merawat nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan sosial yang masih masyarakat Indonesia hadapai.
Tema “Kebangkitan Ulama Perempuan untuk Indonesia Tanpa Kekerasan” mereka pilih sebagai bentuk komitmen bersama dalam menolak segala bentuk kekerasan, baik terhadap perempuan, anak, maupun kelompok rentan lainnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas dan memperluas dukungan publik terhadap gerakan ulama perempuan Indonesia.
KUPI menyapaikan kegiatan tersebut terbuka bagi berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, aktivis, tokoh agama, mahasiswa, komunitas perempuan, hingga masyarakat umum.
Kehadiran publik menjadi penting sebagai bagian dari dukungan terhadap perjuangan ulama perempuan dalam membangun masyarakat yang adil, damai, dan inklusif.
Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui platform Zoom Meeting di tautan https://s.id/acarapuncakbukupi. Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung acara melalui kanal YouTube Mubadalah.
KUPI turut mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan informasi kegiatan tersebut kepada keluarga, sahabat. Serta berbagai komunitas dan grup media sosial agar semangat kebangkitan ulama perempuan semakin luas menjangkau publik. []












































