Mubadalah.id – Menjaga kesehatan sangat penting bagi pengidap HIV. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh dan memperlambat perkembangan penyakit.
Pertama, tangani setiap masalah kesehatan sedini mungkin. Setiap penyakit yang menyerang tubuh dapat semakin melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Kedua, jagalah kekuatan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi. Pola makan yang baik saat Anda sehat juga akan sangat bermanfaat ketika sedang sakit. Daripada membelanjakan uang untuk membeli pil atau suntikan vitamin, lebih baik gunakan untuk membeli bahan makanan yang bergizi.
Ketiga, hindari tembakau, alkohol, dan narkoba karena ketiganya dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Keempat, lakukan hubungan seksual yang aman demi menjaga kesehatan Anda dan pasangan. Seks yang aman dapat mencegah penularan penyakit baru serta mencegah kehamilan yang dapat memperberat kondisi tubuh.
Kelima, perbanyak waktu untuk beristirahat dan tetap lakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur. Hal ini dapat membantu tubuh tetap kuat dalam menghadapi penyakit.
Keenam, jagalah kebersihan tubuh secara rutin agar kuman tidak mudah masuk dan menyebabkan infeksi.
Kehamilan
Kehamilan dapat berisiko bagi perempuan yang positif HIV atau mengidap AIDS. Selama masa kehamilan dan persalinan, mereka lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan dibandingkan perempuan yang tidak hidup dengan HIV/AIDS.
Beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain: pertama, keguguran. Kedua, demam, infeksi, serta menurunnya daya tahan tubuh. Ketiga, setelah melahirkan dapat terjadi infeksi berat yang sulit diatasi dan mengancam jiwa.
Selain itu, bayi yang dikandung juga berisiko mengalami beberapa kondisi berikut:
Pertama, tertular HIV sejak lahir. Kedua, lahir prematur atau mengalami gangguan kesehatan berat yang dapat menyebabkan kematian.
Memang lebih aman bagi ibu maupun bayi apabila kehamilan dapat dicegah setelah seorang perempuan diketahui positif HIV. Namun, dalam kenyataannya ada perempuan yang hidup dengan HIV tetap ingin memiliki anak, atau tidak dapat mencegah kehamilan.
Bila Anda berisiko tertular HIV tetapi belum mengetahui secara pasti apakah Anda atau pasangan telah terinfeksi, sebaiknya tunda kehamilan hingga memperoleh hasil tes HIV yang meyakinkan.
Selama menunggu, gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual dan lakukan hubungan seksual hanya dengan pasangan yang sama. Pasangan Anda juga perlu melakukan hal yang sama. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 379.












































