Mubadalah.id – Penyebab paling umum anemia adalah kekurangan zat besi dalam makanan, sebab zat besi diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel darah merah.
Penyebab-penyebab lain:
Pertama, malaria (penyakit ini menghancurkan sel darah merah). Kedua, kehilangan darah oleh sebab apa pun, misalnya:
- Haid yang sangat banyak (spiral KB bisa memperhebat perdarahan haid)
- Persalinan
- Disentri (diare berdarah akibat parasit dan cacing)
- Luka-luka berdarah di saluran pencernaan
- Luka-luka di permukaan tubuh yang banyak mengeluarkan darah.
Cara pencegahan dan pengobatan:
Pertama, bila anemia Anda disebabkan oleh malaria atau disentri (parasit dan cacing), dahulukan pengobatan penyakit-penyakit ini sebelum mengambil tindakan-tindakan berikutnya.
Kedua, banyak makan bahan-bahan yang mengandung zat besi (lihat halaman 217), dilengkapi dengan makanan yang banyak mengandung vitamin A dan vitamin C. Kedua vitamin ini membantu tubuh menyerap zat besi. Jenis-jenis makanan yang kaya vitamin A dan vitamin C.
Ketiga, bila Anda tidak bisa memperoleh makanan yang kaya zat besi, atau ada halangan lain, mungkin Anda harus minum pil-pil zat besi.
Keempat, hindari kopi atau teh kental, dan jangan menyantap kulit biji-bijian. Hal ini dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh Anda.
Kelima, untuk mencegah infeksi akibat parasit, banyak-banyaklah minum air putih.
Keenam, selalu gunakan kakus yang memadai untuk buang air besar, sehingga telur-telur cacing tidak dapat menyebar ke makanan dan sumber air. Bila di daerah Anda banyak terdapat cacing tambang, usahakan selalu menggunakan alas kaki yang baik.
Ketujuh, atur jarak antar kelahiran sedikitnya 2 tahun, sehingga tubuh Anda sempat menyimpan cadangan zat besi di sela-sela dua kelahiran. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 221.









































