Mubadalah.id – HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Tubuh manusia memiliki sistem kekebalan yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan penyakit. HIV menyerang sistem pertahanan tersebut sehingga kemampuan tubuh untuk melawan infeksi menjadi semakin lemah. Akibatnya, seseorang menjadi lebih rentan mengalami berbagai penyakit.
Ketika seseorang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), virus tersebut menyerang sistem kekebalan tubuh, yaitu bagian tubuh yang berfungsi melawan berbagai infeksi.
Secara perlahan, HIV akan merusak dan menghancurkan sel-sel kekebalan tubuh sehingga kemampuan tubuh untuk melindungi diri dari penyakit semakin menurun.
Banyak orang yang hidup dengan HIV tetap merasa sehat dan tampak sehat selama bertahun-tahun setelah terinfeksi, umumnya antara 5 hingga 10 tahun apabila tidak mendapatkan pengobatan.
Namun, lamanya waktu tersebut dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, seseorang dapat terinfeksi HIV tanpa menyadarinya.
Seiring waktu, apabila HIV tidak diobati, jumlah sel-sel kekebalan tubuh akan terus berkurang. Akibatnya, kuman yang sebelumnya tidak mampu menyebabkan penyakit dapat lebih mudah menimbulkan infeksi karena sistem pertahanan tubuh telah melemah.
PENTING! Begitu seseorang terinfeksi HIV, ia dapat menularkan virus kepada orang lain meskipun masih merasa sehat dan tidak menunjukkan gejala apa pun.
Seseorang tidak dapat kita ketahui terinfeksi HIV hanya dari penampilan fisiknya. Satu-satunya cara untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus itu adalah melalui pemeriksaan atau tes. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 370.








































