Mubadalah.id – AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome atau Sindrom Penurunan Kekebalan Tubuh Didapat. AIDS bukanlah virus, melainkan kumpulan gejala atau stadium lanjut dari infeksi HIV ketika sistem kekebalan tubuh telah mengalami kerusakan berat.
Tidak semua orang dengan HIV langsung mengalami AIDS. Dengan pengobatan antiretroviral (ARV) yang teratur, orang dengan HIV dapat hidup sehat selama bertahun-tahun dan mencegah infeksi berkembang menjadi AIDS.
Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh manusia mampu melawan berbagai penyakit ringan, seperti flu atau infeksi lain, sehingga sering kali dapat pulih dengan sendirinya.
Namun, pada seseorang yang telah memasuki stadium AIDS, sistem kekebalan tubuh sudah mengalami kerusakan yang sangat berat sehingga tubuh tidak lagi mampu melawan berbagai infeksi secara efektif.
Tanda dan gejala AIDS dapat berbeda-beda pada setiap orang, baik pada perempuan maupun laki-laki. Salah satu ciri yang sering muncul adalah infeksi atau penyakit yang berlangsung lama, sering kambuh, atau sulit sembuh karena daya tahan tubuh sudah sangat menurun.
Apabila seseorang telah memasuki stadium AIDS, pengobatan antiretroviral (ARV), dukungan gizi yang baik. Serta pengobatan terhadap infeksi yang menyertai dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, memperkuat daya tahan tubuh, dan memperpanjang harapan hidup.
Meskipun HIV belum dapat medis hilangkan sepenuhnya dari tubuh, pengobatan yang teratur dapat mengendalikan virus. Sehingga perkembangan penyakit dapat diperlambat dan risiko terjadinya AIDS maupun komplikasi dapat dikurangi secara signifikan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 370.









































