Mubadalah.id – Bila suami atau pasangan Anda tetap tidak mau menerima, bagaimanapun juga Andalah yang berhak memutuskan apakah akan KB atau tidak. Mungkin Anda harus memilih metode yang dapat Anda gunakan tanpa sepengetahuannya.
Kalau Anda sudah mengambil keputusan untuk KB, kini tiba saatnya memilih metode yang paling cocok. Agar dapat memilih dengan tepat, Anda perlu mempelajari terlebih dahulu keuntungan dan kerugian dari setiap metode.
Ada lima jenis metode KB:
Pertama, metode perintang, yang bekerja dengan cara menghalangi sperma bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan tidak terjadi.
Kedua, metode hormonal, yang mencegah indung telur melepaskan sel telur, mempersulit terjadinya pembuahan, dan membuat dinding rahim tidak mendukung terjadinya kehamilan.
Ketiga, metode yang menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam rahim (IUD/TUD), yang berfungsi mencegah pembuahan sel telur oleh sperma.
Keempat, metode alamiah, yang membantu Anda mengetahui masa subur sehingga Anda dapat menghindari hubungan seksual pada masa tersebut.
Kelima, metode permanen, yaitu metode yang membuat Anda atau pasangan tidak dapat lagi memiliki anak untuk selamanya melalui suatu tindakan operasi.
9 Pertanyaan
Semua metode KB di atas akan kami jelaskan lebih lanjut. Saat membaca penjelasan mengenai masing-masing metode, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa pertanyaan berikut sebelum memutuskan metode mana yang akan digunakan:
Pertama, seberapa ampuh metode tersebut dalam mencegah kehamilan? (Sejauh mana tingkat efektivitasnya?)
Kedua, seberapa ampuh metode tersebut mencegah penularan penyakit melalui hubungan seksual? (Apakah metode ini dapat melindungi saya dari penularan penyakit tersebut?)
Ketiga, seberapa aman metode ini bagi saya? (Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti yang akan dijelaskan nanti, sebaiknya pilih metode yang dianjurkan agar tidak memperburuk kondisi kesehatan Anda.)
Keempat, seberapa mudah metode tersebut digunakan?
Kelima, apakah pasangan saya bersedia menggunakan metode KB tersebut?
Keenam, apa kebutuhan dan pertimbangan pribadi saya? (Apakah jumlah anak yang Anda miliki masih kurang, sudah cukup, atau bahkan terlalu banyak? Apakah Anda sedang menyusui anak, atau memberi mereka susu formula?)
Ketujuh, berapa biaya yang diperlukan untuk menggunakan metode tersebut?
Kedelapan, apakah metode tersebut mudah Anda peroleh? (Dan apakah saya harus bolak-balik ke puskesmas atau klinik KB untuk mendapatkannya?)
Kesembilan, apakah efek samping metode tersebut akan menyulitkan saya?
Setelah membaca seluruh keterangan mengenai berbagai metode KB, pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Akan lebih membantu jika Anda mendiskusikannya terlebih dahulu dengan suami, perempuan lain yang telah ber-KB, atau tenaga kesehatan terdekat.
Tidak seorang pun berhak menentukan metode mana yang paling cocok untuk Anda. Sebab, yang akan menggunakannya bukan orang lain, melainkan Anda sendiri. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 264.








































