Mubadalah.id – Kebanyakan tubuh remaja perempuan belum siap mengalami kehamilan dan kelahiran yang sehat dan aman. Hamil dalam usia yang masih terlalu muda mudah terkena toksemia (yang menyebabkan kekejangan).
Remaja yang usianya masih di bawah 17 tahun memiliki tubuh yang masih terlalu kecil untuk menerima tambahan beban janin, dan terlalu kecil bagi bayi yang keluar nanti.
Bila hamil di usia ini, besar kemungkinan Anda akan mengalami proses kelahiran yang sulit, lama, menyakitkan. Kalau tidak ditolong oleh pekerja medis yang ahli, dengan peralatan yang memadai, Anda bisa menghadapi maut.
Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terlalu muda lebih mungkin berukuran kecil atau lahir prematur (sebelum waktunya).
Bila masih remaja dan terlanjur hamil, cepat hubungi bidan atau pekerja kesehatan yang berpengalaman, agar Anda mendapat peluang kehamilan dan kelahiran yang lebih aman.
Gadis remaja harus tahu:
Pertama, tidak ada ungkapan seperti ”Ah, cuma satu kali kok.” Anda bisa hamil meski baru satu kali berhubungan seks. Kedua, tanpa perlindungan alat KB, kapan pun Anda berhubungan seks, ada kemungkinan hamil.
Ketiga, jangan terlalu yakin bila lelaki pasangan Anda tidak merasa mengeluarkan sperma di dalam tubuh Anda. Itu hanya perasaanya saja. Selalu terbuka kemungkinan spermanya ternyata masuk.
Keempat, yakinlah bahwa pasangan seksual Anda tidak terjangkit bibit HIV/AIDS. Kalau berhubungan dengan dia tanpa memakai kondom, Anda menghadapi resiko ketularan HIV/AIDS.
Dan orang yang menularkan virus HIV/AIDS tidak selalu diketahui hanya dengan melihat penampilan fisiknya. Bisa saja ia tampak biasa-biasa saja atau kelihatan sehat.
Kelima, gadis remaja lebih mungkin ketularan penyakit yang menyebar lewat hubungan seks ketimbang menulari lelaki pasangannya. Ini karena pola kerja hubungan seks itu sendiri: si gadis adalah penerima, dan yang ia terima mungkin termasuk bibit penyakit. Dan tida gampang mengetahui apakah Anda ketularan atau tidak, karena infeksinya terjadi di dalam tubuh dan tidak kelihatan dari luar.
Untuk seks yang aman, gunakan kondom. Tapi ingat bahwa cara paling ampuh untuk menghindarkan kehamilan, penyakit menular termasuk HIV/AIDS, dan resiko-resiko lainnya bagi gadis remaja adalah tidak berhubungan seks. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 79-80.










































