Rabu, 29 Juli 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Hukum Indonesia

    Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah: Di Persimpangan Manakah Kiblat Hukum Indonesia?

    Mendidik Anak

    Bagaimana Mendidik Anak untuk Mengasihi Sesama Makhluk?

    PBNU

    Menanti Nakhoda Feminis di PBNU

    Energi Panas Bumi

    Solusi “Hijau” Energi Panas Bumi; Energi untuk Siapa?

    Spanyol

    Panggung Bola, Air Mata Gaza, dan Trofi Juara Spanyol

    Sepak Bola Dunia

    Perempuan di Balik Layar Bintang Sepak Bola Dunia

    Sejarah Prancis

    Runtuhnya Bastille dan Hipokrisi Egalite: Membaca Sejarah Prancis melalui Lensa Mubadalah

    Kekerasan di Sampang

    Lubang Perlindungan Perempuan; Akar Kekerasan di Sampang dan Pesan Fatwa KUPI

    Kolonialisme Piala Dunia 2026

    Kelindan Kolonialisme dalam Piala Dunia 2026: Kala Narasi Perdukunan Menenggelamkan Kualitas Afrika

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Prinsip Tanggung Jawab

    Tadarus Subuh ke-199: Prinsip Tanggung Jawab dalam Li’an, Ila’ dan Zihar

    Transformasi Digital

    Transformasi Digital untuk Siapa? Menagih Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas

    Nama Website Pelayanan Publik

    Mengapa Nama Website Pelayanan Publik Banyak Mengandung Seksisme?

    Vaginal Rejuvenation

    Menimbang Ulang Vaginal Rejuvenation: Ikhtiar Medis atau Tuntutan Patriarki?

    Li'an

    Transformasi Islam terhadap Praktik Relasi Perkawinan Toksik Jahiliyah Arab: Li’an, Ila dan Zihar

    Sunat Perempuan

    Sunat Perempuan: Akhlak dan Kemuliaan Tak Dibentuk oleh Sayatan

    Anak-anak Disabilitas

    Ketika Madrasah Sederhana di Madura Membuka Jalan bagi Anak-anak Disabilitas

    Pernikahan Anak

    Mengapa Hukum Negara Saja Tak Cukup untuk Menghentikan Pernikahan Anak?

    Wayang

    Wayang, Membela Mereka yang Tak Menjadi Tokoh Utama

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Koreng

    Jangan Abaikan Koreng yang Terinfeksi, Begini Cara Merawatnya dengan Benar

    Koreng

    Cara Mengobati Luka dan Koreng dengan Bahan Alami

    Koreng

    Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi

    Bercak Putih

    Bercak Putih di Mulut pada Orang dengan AIDS, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Luka

    Orang dengan AIDS Sering Mengalami Luka Mulut dan Jamur, Ini Cara Perawatannya

    Gangguan Mulut

    Cara Mengatasi Gangguan Mulut dan Tenggorokan pada Orang dengan AIDS

    pneumonia

    4 Tanda Pneumonia yang Perlu Diwaspadai Orang dengan AIDS

    Tuberkulosis

    Orang dengan AIDS Rentan Terkena Tuberkulosis dan Pneumonia, Kenali Gejalanya

    Berita Bohong

    Melihat Al-Qur’an Berbicara tentang Perempuan dan Berita Bohong di Era Digital

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Hukum Indonesia

    Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah: Di Persimpangan Manakah Kiblat Hukum Indonesia?

    Mendidik Anak

    Bagaimana Mendidik Anak untuk Mengasihi Sesama Makhluk?

    PBNU

    Menanti Nakhoda Feminis di PBNU

    Energi Panas Bumi

    Solusi “Hijau” Energi Panas Bumi; Energi untuk Siapa?

    Spanyol

    Panggung Bola, Air Mata Gaza, dan Trofi Juara Spanyol

    Sepak Bola Dunia

    Perempuan di Balik Layar Bintang Sepak Bola Dunia

    Sejarah Prancis

    Runtuhnya Bastille dan Hipokrisi Egalite: Membaca Sejarah Prancis melalui Lensa Mubadalah

    Kekerasan di Sampang

    Lubang Perlindungan Perempuan; Akar Kekerasan di Sampang dan Pesan Fatwa KUPI

    Kolonialisme Piala Dunia 2026

    Kelindan Kolonialisme dalam Piala Dunia 2026: Kala Narasi Perdukunan Menenggelamkan Kualitas Afrika

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Prinsip Tanggung Jawab

    Tadarus Subuh ke-199: Prinsip Tanggung Jawab dalam Li’an, Ila’ dan Zihar

    Transformasi Digital

    Transformasi Digital untuk Siapa? Menagih Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas

    Nama Website Pelayanan Publik

    Mengapa Nama Website Pelayanan Publik Banyak Mengandung Seksisme?

    Vaginal Rejuvenation

    Menimbang Ulang Vaginal Rejuvenation: Ikhtiar Medis atau Tuntutan Patriarki?

    Li'an

    Transformasi Islam terhadap Praktik Relasi Perkawinan Toksik Jahiliyah Arab: Li’an, Ila dan Zihar

    Sunat Perempuan

    Sunat Perempuan: Akhlak dan Kemuliaan Tak Dibentuk oleh Sayatan

    Anak-anak Disabilitas

    Ketika Madrasah Sederhana di Madura Membuka Jalan bagi Anak-anak Disabilitas

    Pernikahan Anak

    Mengapa Hukum Negara Saja Tak Cukup untuk Menghentikan Pernikahan Anak?

    Wayang

    Wayang, Membela Mereka yang Tak Menjadi Tokoh Utama

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Koreng

    Jangan Abaikan Koreng yang Terinfeksi, Begini Cara Merawatnya dengan Benar

    Koreng

    Cara Mengobati Luka dan Koreng dengan Bahan Alami

    Koreng

    Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi

    Bercak Putih

    Bercak Putih di Mulut pada Orang dengan AIDS, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Luka

    Orang dengan AIDS Sering Mengalami Luka Mulut dan Jamur, Ini Cara Perawatannya

    Gangguan Mulut

    Cara Mengatasi Gangguan Mulut dan Tenggorokan pada Orang dengan AIDS

    pneumonia

    4 Tanda Pneumonia yang Perlu Diwaspadai Orang dengan AIDS

    Tuberkulosis

    Orang dengan AIDS Rentan Terkena Tuberkulosis dan Pneumonia, Kenali Gejalanya

    Berita Bohong

    Melihat Al-Qur’an Berbicara tentang Perempuan dan Berita Bohong di Era Digital

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom Publik

Luka Yerusalem dan Indonesia: Refleksi Lebaran 2026

Sementara di Yerusalem persekusi berlangsung oleh tentara Zionis, di dalam negeri persekusi saat lebaran itu justru timbul oleh tindakan dari sesama Muslim

M. Khoirul Imamil M by M. Khoirul Imamil M
26 April 2026
in Publik
A A
0
Luka Yerusalem

Luka Yerusalem

20
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Bulan Syawal alias bulan lebaran telah lewat. Kini, umat Islam sudah memasuki bulan Dzulqaidah, satu dari empat bulan mulia (arba’atun hurum) yang Allah hadiahkan kepada hamba-Nya, selain bulan Dzulhijjah, Muharram, serta Rajab.

Namun, penting kiranya untuk berefleksi tentang perayaan lebaran di berbagai penjuru dunia tahun ini. Misalnya, ledakan demi ledakan membumbung ke langit Yerusalem tatkala para jemaah salat Idulfitri berkumpul di sekeliling Masjidil Aqsa.

Takbir menggema bersama hamburan jemaah yang lari oleh rasa takut. Jumat (20/3) pagi waktu setempat, militer Israel menembakkan gas air mata untuk mencegah para jemaat mendirikan salat idulfitri. Padahal, bagi umat Islam di manapun, lebaran idulfitri merupakan salah satu momen istimewa.

Selepas sebulan berpuasa, beridulfitri menjadi momen paling membahagiakan. Di hari inilah syiar Islam tegak berdiri bersama gema takbir, tahlil, serta tahmid memuji Sang Empunya Jagad sedari tenggelamnya surya hingga naiknya imam ke mimbar khutbah.

Idulfitri adalah momen penyucian diri dan perayaan atas nikmat dan ampunan tuhan. Secara bahasa, id dalam bahasa Arab memang berarti kembali. Sementara, kata fithri bermakna ciptaan. Sehingga. ketika keduanya ber-idhafah (joinment), maknanya kurang lebih menjadi kembali kepada ciptaan awal.

Maksudnya, seseorang bersih dan suci tanpa noda dosa seperti saat pertama kali lahir ke muka bumi dalam wujud sesosok bayi kecil. Namun, luka di Yerusalem, di tepi-tepi Masjidil Aqsa, damai kesucian itu tak ada. Anak kecil dan orang dewasa berhamburan dalam ketakutan dan rasa ngeri.

Takbir dan derap langkah larilah yang tampak dari potret kamera para wartawan. Sementara, letupan peluru terus memekik di udara. Saat umat Islam telah mengalah dengan kebijakan penutupan Masjidil Aqsa, hari itu mereka pun tetap tak boleh beribadah.

Ganasnya Israel menindas kaum Muslimin

Otoritas Israel telah menutup Masjidil Aqsa sejak berlangsungnya perang kontra Iran pada akhir Februari 2026 lalu. Entah apa yang militer Israel sangsikan, praktik ibadah bagi warga Palestina benar-benar begitu membikin militer Israel fobiatik.

Padahal, di momen Ramadan, dahaga akan ibadah tentu mendera setiap umat Islam. Mereka tak angkat senjata, juga tak menenteng senapan, namun mereka seolah begitu berbahaya. Politisi dan dan ulama Palestina, Syekh Raed Salah, telah mengecam keras kebijakan sepihak itu.

“Azan tak boleh. Salat tak dapat izin. Ibadah Jumat mendapat larangan. Kegiatan tarawih pun tidak memperoleh perkenan. Umat Islam beribadah dalam kedinginan, rintik hujan, serta semribit angin di luar Masjidil Aqsa,” seru Syekh Salah.

Tak berselang lama, beberapa jam seusai menyuarakan seruan itu, militer Israel menangkapnya. Mereka meringkusnya saat menghadiri undangan buka bersama di rumah satu keluarga di Yerusalem. Syekh Salah mesti kembali meringkuk di balik jeruji besi usai bebas pada akhir 2021 lalu.

Kala itu, Syekh Salah bebaskan dari penjara selepas 17 bulan mendekam bersama dinginnya sel bui. Israel menjebloskannya tanpa proses hukum yang jelas. Mereka menuduh Syekh Salah sebagai provokator terorisme dan pendukung organisasi militer ilegal.

Yang sama dari Yerusalem dan Indonesia

Pengadilan Israel memvonisnya dengan hukuman bui selama 28 bulan pada Agustus 2020. Sementara, publik Palestina mengenal pribadinya sebagai pengarang buku dan pembela Al Aqsa. “Syekh Raed layak menyandang titel sebagai suri teladan umat,” puji Syekh Muhammad Dedew al Shanqiti.

Potret yang terjadi di Yerusalem adalah contoh nyata dari betapa umat Islam tak pernah lepas dari tindak persekusi dan diskriminasi. Di Indonesia sendiri, meski tak semengerikan Yerusalem, praktik persekusi di hari Idulfitri masih saja mewajah.

Warta beberapa media lokal menyebut jika sebagian kaum Muslimin di Sukoharjo dan Sulawesi Selatan yang berhari raya pada hari Jumat mengalami pelarangan beribadah. Hal itu tak lepas dari keterangan pemerintah dalam Sidang Isbat yang di antaranya mengharamkan idulfitri selain mengikuti keputusan negara.

Sementara di Yerusalem persekusi berlangsung oleh tentara Zionis, di dalam negeri persekusi itu justru timbul oleh tindakan dari sesama Muslim. Lebih mirisnya, pemerintah turut andil di dalamnya. Lantas, apakah peristiwa sejenis akan berulang di tahun mendatang? []

 

Tags: GazaIsraelLuka YerusalemPalestinaRefleksisyawal
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Dialog Imajiner Bersama Kartini: Apa Artinya Berani bagi Perempuan?

Next Post

Bermain Tingkatkan Kemampuan Anak Mengatasi Masalah

M. Khoirul Imamil M

M. Khoirul Imamil M

Pernah nekat menggelandang sepanjang Olomouc-Bratislava-Wina-Trier-Luksemburg.

Related Posts

Ummu Kultsum
Figur

Ummu Kultsum, Sang Bintang Timur: Suara Perlawanan Bangsa Mesir, Arab, dan Palestina

28 Juli 2026
Spanyol
Publik

Spanyol, Palestina, dan Misi Kemanusiaan di Panggung Dunia

24 Juli 2026
Spanyol
Aktual

Panggung Bola, Air Mata Gaza, dan Trofi Juara Spanyol

21 Juli 2026
Kepemimpinan Beragam Gender
Publik

Lebih Beragam, Lebih Hijau: Mengubah Dunia Lewat Kepemimpinan Beragam Gender

18 Juli 2026
Scrolling
Buku

Meminjam Kacamata Kebahagiaan di Tengah Doomscrolling: Refleksi Membaca The Atlas of Happiness

17 Juli 2026
Buya Syafi'i
Figur

Menjadi Manusia Abadi ala Buya Syafi’i: Sebuah Refleksi dari Perjalanan Tour de Buya 

8 Juni 2026
Next Post
Bermain Tingkatkan Kemampuan Anak

Bermain Tingkatkan Kemampuan Anak Mengatasi Masalah

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Jangan Abaikan Koreng yang Terinfeksi, Begini Cara Merawatnya dengan Benar
  • Tadarus Subuh ke-199: Prinsip Tanggung Jawab dalam Li’an, Ila’ dan Zihar
  • Cara Mengobati Luka dan Koreng dengan Bahan Alami
  • Transformasi Digital untuk Siapa? Menagih Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas
  • Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi

Komentar Terbaru

  • Nur Fadiah Anisah pada Memaknai Jargon The Personal is Political: Kecemasan Kita Ternyata Diproduksi Negara!
  • Zikri Alvi Muharam pada Takut Kok Sama “Pesta Babi”
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0