• Login
  • Register
Kamis, 9 Februari 2023
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Aktual

Mencari Nafkah itu Teladan dari Siti Khadijah. ra

Mubadalah Mubadalah
28/08/2016
in Aktual
0
Teladan dari Siti Khadijah

Teladan dari Siti Khadijah

58
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id- Di antara teladan dari Siti Khadijah adalah ia tetap mandiri dan mencari nafkah sebagai seorang perempuan. Ini merupakan sebuah kebanggaan dan bentuk kemandirian perempuan.

“Sungguh bangga jika perempuan bisa membantu suaminya mencari nafkah, meskipun tidak banyak”.

Itulah kira-kira testimony yang disampaikan oleh salah satu anggota Sekolah Perempuan Gemblengan Wonosobo. Saat ditanya kenapa mereka mengusulkan materi tentang ekonomi kreatif?. Jawabanya sederhana, mereka ingin agar dapat meringankan beban suaminya dalam mencari nafkah. Namun jika kita ajak diskusi lebih jauh, sebenarnya tidak hanya ingin meringankan beban suaminya namun ingin mengekspresikan dirinya di ruang-ruang publik. Minimal bia berkumpul di komunitasnya.

Di tengah masyarakat yang masih kuat budaya patriarkhinya, terkadang sebagian masyarakat masih mempersoalkan perempuan yang bekerja. Karena merasa yang laki-laki sudah bekerja maka dia tidak diperbolehkan bekerja

Di tengah masyarakat yang masih kuat budaya patriarkhinya, terkadang sebagian masyarakat masih mempersoalkan perempuan yang bekerja. Karena merasa yang laki-laki sudah bekerja maka dia tidak diperbolehkan bekerja. Apalagi ditambah dengan argumen bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan. Akhirnya yang melekat di kepala masyarakat adalah perempuan tidak boleh bekerja. Padahal jika kita mau meneladani istri Rasulullah Saw, Siti Khadijah, beliau merupakan perempuan yang luar biasa dalam berbisnis. Beliau adalah saudagar yang kaya raya, mengelola bisnis antar negara, yang menggunakan kekayaanya untuk mendukung dakwah Rasulullah Saw.

Selain itu, diakui atau tidak diakui bahwa Siti Khadijah lah yang mengajari Nabi Muhammad untuk mengelola bisnisnya. Atas tindakanya ini Siti Khadijah menjadi perempuan yang istimewa di mata Nabi Muhammad Saw. Dari cerita Siti Khadijah ini bisa diambil pelajaran jika di dalam Islam tidak ada larangan bagi perempuan untuk bekerja. Bahkan didalam al-Qur’an sendiri sering disebutkan agar laki-laki dan perempuan beramal baik untuk mendapatkan balasanya. Bekerja merupakan bagian dari beramal untuk menuju bekal beribadah. Sebagaimana yang dilakukan Khadijah, bekerja dan kaya raya, lalu menggunakan kekayaanya untuk amal dakwah Islam.

Daftar Isi

  • Baca Juga:
  • Bagaimana Hukum Suami Mengasuh Anak?
  • Kampung Adat Kranggan, Masih Eksis di Pinggiran Ibu Kota
  • Umm Hisyam Ra Menghafal Al-Qur’an Langsung dari Lisan Nabi Saw
  • Mengenal Party Pooper, Melihat Perilaku Para YouTuber

Baca Juga:

Bagaimana Hukum Suami Mengasuh Anak?

Kampung Adat Kranggan, Masih Eksis di Pinggiran Ibu Kota

Umm Hisyam Ra Menghafal Al-Qur’an Langsung dari Lisan Nabi Saw

Mengenal Party Pooper, Melihat Perilaku Para YouTuber

Karir perempuan, dan juga laki-laki, di luar rumah, merupakan bagian dari amal shalih yang dapat apreisasi dari Allah Swt.

“Barang Siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka telah kerjakan.” (QS. An-Nahl (16:97).

Di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah ra juga ada kisah mengenai perempuan yang bekerja. Ia bercerita bahwa bibinya dicerai dan keluar rumah untuk memetik kurma. Di jalan, ia dihardik seseorang karena keluar rumah pada saat iddah. Kemudian ia mendatangi Rasulullah dan menceritakan kejadian yang menimpanya. “Ya, silahkan keluar petiklah kurmamu itu. Dengan demikian kamu bisa bersedekah atau berbuat baik (kepada orang dengan kurmamu itu)”. (Sahih Muslim, no. 3794).

Mubadalah

Mubadalah

Portal Informasi Popular tentang relasi antara perempuan dan laki-laki yang mengarah pada kebahagiaan dan kesalingan dalam perspektif Islam.

Terkait Posts

keluarga berencana

Relasi Keluarga Berencana dalam Perspektif Mubadalah

31 Januari 2023
perspektif mubadalah

5 Pilar Keluarga Berencana dalam Perspektif Mubadalah

28 Januari 2023
Ninik Rahayu Dewan Pers

Dr. Ninik Rahayu Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers 2022-2025

15 Januari 2023
Terorisme

Forum Masyarakat Sipil Cirebon Dorong Rehabilitasi dan Reintegrasi Mantan Pelaku Kasus Terorisme

14 Januari 2023
Nabi Perintahkan Kita Lindungi Warga dari Kekerasan Seksual

Nabi Perintahkan Kita Lindungi Warga dari Kekerasan Seksual

31 Desember 2022
Mahasiswa Sebagai Social Control Untuk Wujudkan Bebas dari Korupsi

Mahasiswa Sebagai Social Control Untuk Wujudkan Bebas dari Korupsi

30 Desember 2022
Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERPOPULER

  • Childfree

    Childfree: Hukum, Dalil, dan Penjelasannya dalam Perspektif Mubadalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Party Pooper, Melihat Perilaku Para YouTuber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu We Will Rock You dalam Satu Abad NU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Saat Nabi Muhammad Saw Memuji Orang Kafir Karena Karyanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umm Hisyam Ra Menghafal Al-Qur’an Langsung dari Lisan Nabi Saw

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

  • Bagaimana Hukum Suami Mengasuh Anak?
  • Kampung Adat Kranggan, Masih Eksis di Pinggiran Ibu Kota
  • Umm Hisyam Ra Menghafal Al-Qur’an Langsung dari Lisan Nabi Saw
  • Mengenal Party Pooper, Melihat Perilaku Para YouTuber
  • Kisah Saat Nabi Muhammad Saw Memuji Orang Kafir Karena Karyanya

Komentar Terbaru

  • Pemikiran Keislaman di Malaysia dan Indonesia pada 6 Tips Berdakwah Ala Nyai Awanilah Amva
  • Menghidupkan Kembali Sikap Saling Melindungi pada Impak Islamisasi di Malaysia: Tudung sebagai Identiti Muslimah Sejati dan Isu Pengawalan Moraliti Perempuan
  • Harapan Lama kepada Menteri PPPA Baru - Mubadalah pada Budaya Patriarki Picu Perempuan Jadi Mayoritas Korban Kekerasan Seksual
  • Menjadi Perempuan Pembaru, Teguhkan Tauhid dalam Kehidupan pada Bagaimana Hukum Menggunakan Pakaian Hingga di Bawah Mata Kaki?
  • Wafatnya Mbah Moen Juga Dirasakan Semua Umat Beragama - Mubadalah pada Fahmina Institute Terapkan Prinsip Mubadalah dalam Organisasi
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

© 2023 MUBADALAH.ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
  • Khazanah
  • Rujukan
  • Tokoh
  • Login
  • Sign Up

© 2023 MUBADALAH.ID

Selamat Datang!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist