Mubadalah.id – Ada tiga tanda yang menunjukkan bahwa sang ibu sudah akan melahirkan. Tidak semua akan terjadi pada setiap perempuan, atau bisa juga ketiga-tiganya terjadi namun tidak dalam urutan yang disebutkan di bawah ini:
Pertama, keluar lendir berwarna merah jambu dari vagina. Pada waktu hamil, mulut rahim tertutup oleh lendir pekat. Getah ini melindungi bayi dan rahim dari kemungkinan infeksi. Ketika mulut rahim mulai membuka, “sumbat”nya lepas, ditambah sedikit darah.
Kedua, keluar cairan seperti air bening dari vagina. Cairan ini berasal dari air ketuban. Pecahnya bisa mendahului persalinan atau kapan saja ketika persalinan berlangsung.
Ketiga, mulai terasa sakit di perut seperti diremas-remas (kontraksi). Mula-mula rasa sakit ini muncul tiap 10 sampai 20 menit sekali, atau lebih.
Bila jarak antar kontraksi tidak teratur, mungkin persalinan masih agak lama, tapi kalau kontraksi sudah teratur — jarak antara yang satu dengan yang lain kira-kira sama — berarti persalinan sudah dekat.
Bila muncul tanda-tanda di atas, bersiap-siaplah ibu sudah akan melahirkan.
Yang musti dilakukan oleh calon ibu:
– Beritahu bidan atau pembantu persalinan bahwa saatnya sudah tiba.
– Pastikan perlengkapan persalinan sudah siap.
– Basuh tubuh, khususnya daerah genital.
– Makanlah sedikit-sedikit, juga minum, kalau lapar atau haus.
– Istirahatlah.
Tiga Tahap Persalinan
Setiap persalinan berlangsung melalui tiga tahap berikut:
Pertama, berawal dari kontraksi-kontraksi yang membuka mulut rahim, dan berakhir ketika mulut rahim sudah terbuka sepenuhnya.
Bila Anda baru sekali ini melahirkan, tahap ini bisa berlangsung 10 sampai 20 jam, atau bahkan lebih. Bila Anda sudah pernah melahirkan, tahap ini berlangsung antara 7 sampai 10 jam. Tapi bisa bervariasi, artinya, tidak selalu seperti itu.
Kedua, berawal dari terbukanya mulut rahim hingga kelahiran bayi. Tahap ini biasanya lebih mudah ia lalui ketimbang Tahap 1, dan waktunya tidak lebih dari 2 jam. Ketiga, berawal dari kelahiran bayi dan berakhir ketika plasenta keluar dari rahim.
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 106.












































