Rabu, 1 Juli 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Pemadaman Listrik

    Pemadaman Listrik Bergilir: Ironi Negara Eksportir Batu Bara

    Suporter Jepang

    Kritik untuk Suporter Jepang di Piala Dunia 2026: Cuitan Warganet, Sentilan Aristoteles

    Slut Shaming

    Slut Shaming: Ruang Digital tidak Ramah Terhadap Perempuan Kritis

    Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 dalam Perspektif Feminisme: Kala Perempuan Tak Melulu Menjadi Penghibur

    Aliansi Perempuan Indonesia

    Aliansi Perempuan Indonesia Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga

    In This Economy

    In This Economy, Perempuan dengan Satu Penghasilan Adalah Kemewahan

    Warga NU

    Di Mubes NU Cirebon Raya, Maria Ulfah Anshor: Abad Kedua NU Harus Berpihak pada Kelompok Rentan

    Mubes Warga NU

    Mubes Warga NU Cirebon Raya: Dorong NU Kembali Menjadi Kekuatan Masyarakat Sipil

    Muharram

    Muharram dan Keberanian Membela Kebenaran: Belajar dari Tragedi Karbala

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Kehamilan yang Terencana

    Kehamilan yang Terencana Dimulai dari Kerja Sama Suami-Istri Bersama Aplikasi Flo

    Normalitas dan Disabilitas

    Normalitas dan Disabilitas: Privilege yang Sementara

    Kursi Roda

    Kursi Roda: Tanda Pengenal untuk Sebagian Penyandang Disabilitas

    Fikih Penguatan Disabilitas

    Hening yang Berbicara: Ketika Fikih Penguatan Disabilitas Melupakan Perempuan

    Penganiayaan Yuvita

    Kasus Penganiayaan Yuvita: Alarm Bahaya Jebakan Relasi Kuasa

    Anak Autis

    Menjadi Guru bagi Anak Autis, Belajar Menjadi Manusia yang Lebih Peka

    Trotoar Disabilitas

    Ketika Trotoar Disabilitas Beralih Fungsi Menjadi Lahan Parkir dan Area Perdagangan

    Film Taare Zameen Par

    Film Taare Zameen Par: Apakah Ishaan Masih Ada di Sekolah Kita?

    Sakinah

    Mengupayakan Sakinah, Mawaddah dan Warahmah dalam Hubungan Pernikahan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Aborsi

    Aborsi Tidak Aman Mengancam Nyawa: Hindari Cara-cara Berbahaya Ini

    Aborsi Aman

    Aborsi Aman dan Tidak Aman: Memahami Perbedaannya Demi Keselamatan Perempuan

    Aborsi

    Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya

    Keguguran ini

    Mengalami Keguguran? Ini Langkah-langkah yang Perlu Dilakukan Sebelum Program Hamil Lagi

    Rumah Tangga yang

    Membangun Relasi Ekonomi Rumah Tangga yang Adil dan Setara

    Keguguran

    Mengapa Terjadi Keguguran? Kenali Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

    Sehat

    Belum Juga Hamil? Perbaiki Pola Hidup Sehat dan Lakukan Pemeriksaan

    peluang hamil

    6 Cara Meningkatkan Peluang Hamil bagi Pasangan Suami Istri

    Masa Subur

    Cara Mengetahui Masa Subur melalui Perubahan Lendir Vagina

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Pemadaman Listrik

    Pemadaman Listrik Bergilir: Ironi Negara Eksportir Batu Bara

    Suporter Jepang

    Kritik untuk Suporter Jepang di Piala Dunia 2026: Cuitan Warganet, Sentilan Aristoteles

    Slut Shaming

    Slut Shaming: Ruang Digital tidak Ramah Terhadap Perempuan Kritis

    Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 dalam Perspektif Feminisme: Kala Perempuan Tak Melulu Menjadi Penghibur

    Aliansi Perempuan Indonesia

    Aliansi Perempuan Indonesia Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga

    In This Economy

    In This Economy, Perempuan dengan Satu Penghasilan Adalah Kemewahan

    Warga NU

    Di Mubes NU Cirebon Raya, Maria Ulfah Anshor: Abad Kedua NU Harus Berpihak pada Kelompok Rentan

    Mubes Warga NU

    Mubes Warga NU Cirebon Raya: Dorong NU Kembali Menjadi Kekuatan Masyarakat Sipil

    Muharram

    Muharram dan Keberanian Membela Kebenaran: Belajar dari Tragedi Karbala

  • Kolom
    • All
    • Disabilitas
    • Keluarga
    • Lingkungan
    • Personal
    • Publik
    Kehamilan yang Terencana

    Kehamilan yang Terencana Dimulai dari Kerja Sama Suami-Istri Bersama Aplikasi Flo

    Normalitas dan Disabilitas

    Normalitas dan Disabilitas: Privilege yang Sementara

    Kursi Roda

    Kursi Roda: Tanda Pengenal untuk Sebagian Penyandang Disabilitas

    Fikih Penguatan Disabilitas

    Hening yang Berbicara: Ketika Fikih Penguatan Disabilitas Melupakan Perempuan

    Penganiayaan Yuvita

    Kasus Penganiayaan Yuvita: Alarm Bahaya Jebakan Relasi Kuasa

    Anak Autis

    Menjadi Guru bagi Anak Autis, Belajar Menjadi Manusia yang Lebih Peka

    Trotoar Disabilitas

    Ketika Trotoar Disabilitas Beralih Fungsi Menjadi Lahan Parkir dan Area Perdagangan

    Film Taare Zameen Par

    Film Taare Zameen Par: Apakah Ishaan Masih Ada di Sekolah Kita?

    Sakinah

    Mengupayakan Sakinah, Mawaddah dan Warahmah dalam Hubungan Pernikahan

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Aborsi

    Aborsi Tidak Aman Mengancam Nyawa: Hindari Cara-cara Berbahaya Ini

    Aborsi Aman

    Aborsi Aman dan Tidak Aman: Memahami Perbedaannya Demi Keselamatan Perempuan

    Aborsi

    Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya

    Keguguran ini

    Mengalami Keguguran? Ini Langkah-langkah yang Perlu Dilakukan Sebelum Program Hamil Lagi

    Rumah Tangga yang

    Membangun Relasi Ekonomi Rumah Tangga yang Adil dan Setara

    Keguguran

    Mengapa Terjadi Keguguran? Kenali Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

    Sehat

    Belum Juga Hamil? Perbaiki Pola Hidup Sehat dan Lakukan Pemeriksaan

    peluang hamil

    6 Cara Meningkatkan Peluang Hamil bagi Pasangan Suami Istri

    Masa Subur

    Cara Mengetahui Masa Subur melalui Perubahan Lendir Vagina

    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Prof. Siti Baroroh Baried

    Prof. Siti Baroroh Baried: Guru Besar Perempuan Pertama yang Membuka Jalan Pendidikan Perempuan Indonesia

    Nyai Siti Walidah

    Nyai Siti Walidah: Menjadikan Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Perempuan

    Asih Widyowati

    Asih Widyowati, Membangun Ruang Aman bagi Penyintas Kekerasan Seksual melalui Umah Ramah

    Yosepha Alomang

    Ditangkap hingga Anak Tewas di Pengungsian, Begini Keteguhan Perjuangan Mama Yosepha di Papua

    Nyi Mas Pakungwati Cirebon

    Nyi Mas Pakungwati, Ulama Perempuan di Balik Berdirinya Peradaban Islam Cirebon

    Fatima Mernissi

    Pemikiran Fatima Mernissi tentang Perempuan, Islam, dan Kekuasaan

    Fatimah al-Banjari

    Fatimah al-Banjari, Pelopor Emansipasi Pendidikan Perempuan Banjar

    Nyai Khoiriyah Hasyim

    Nyai Khoiriyah Hasyim: Pelopor Sekolah Perempuan Pertama di Kota Makkah

    Ustazah Mumpuni

    Ustazah Mumpuni: Daiyah Ngapak yang Membumikan Dakwah dengan Humor dan Kepedulian

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Buku

Belajar Kesetaraan dari Buku Manual Mubadalah

Aku semakin memahami bahwa Islam sejatinya adalah agama yang penuh kasih sayang, termasuk dalam memandang perempuan. Islam tidak pernah membenarkan kekerasan terhadap perempuan

Abdur Rohim by Abdur Rohim
17 Desember 2025
in Buku
A A
0
Manual Mubadalah

Manual Mubadalah

1
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Judul Buku: Manual Mubadalah
Penulis: Dr. Faqihuddin Abdul Kodir
Penerbit: USM
Tahun Terbit: 1 Mei 2019
Tebal: 156 hlm

Mubadalah.id – Sejak kuliah di Institut Studi Islam Fahmina (ISIF), aku jadi semakin tertarik belajar tentang kesetaraan gender. Dalam beberapa pertemuan, aku sering mendengar bahwa budaya patriarki ternyata tidak hanya merugikan perempuan, tetapi juga laki-laki.

Dari situ, aku mulai mempertanyakan banyak hal. Salah satunya, mengapa perempuan masih terus mengalami ketidakadilan, padahal Islam sendiri dengan tegas melarang kekerasan, termasuk kekerasan terhadap perempuan.

Rasa penasaran itu akhirnya membawaku pada buku Manual Mubadalah karya Dr. Faqihuddin Abdul Kodir. Dari buku ini, aku mulai belajar tentang relasi yang saling dan setara. Aku semakin memahami bahwa Islam sejatinya adalah agama yang penuh kasih sayang, termasuk dalam memandang perempuan. Islam tidak pernah membenarkan kekerasan terhadap perempuan

Hal ini dapat dilihat dari catatan sejarah Islam yang membebaskan perempuan dari berbagai bentuk ketidakadilan. Pada masa jahiliyah, perempuan benar-benar tidak dianggap sebagai manusia.

Kelahiran anak perempuan dipandang sebagai aib dan malapetaka, sehingga ada keluarga yang memilih menguburnya hidup-hidup. Perempuan juga diperlakukan seperti barang: bisa dihadiahkan, diperjualbelikan, diwariskan, bahkan dibuang begitu saja

Dalam kondisi yang sangat memprihatinkan itu, Islam datang dan mengangkat derajat perempuan. Islam menegaskan bahwa perempuan adalah manusia yang utuh dan bermartabat, bukan benda yang bisa diperlakukan semaunya. Nabi Muhammad saw. pun berulang kali berpesan kepada para pengikutnya agar memperlakukan perempuan dengan baik.

Nilai Keadilan

Dari sini aku semakin paham bahwa Islam sejak awal sudah mengajarkan nilai keadilan dan kebaikan bagi perempuan. Lalu pertanyaannya, mengapa kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi? Bahkan sering kali dilakukan oleh orang-orang yang mengaku sebagai “pengikut Nabi”.

Dalam Manual Mubadalah, Dr. Faqihuddin menjelaskan bahwa persoalan utama yang perlu kita benahi agar perempuan tidak lagi mengalami kekerasan.

Pasalnya, selama ini, relasi antara laki-laki dan perempuan kerapkali dibangun secara timpang. Perempuan diposisikan sebagai manusia kelas dua. Sehingga dianggap wajar untuk dikontrol, diperlakukan buruk, atau bahkan mengalami kekerasan.

Karena itu, relasi yang timpang ini perlu kita ubah menjadi relasi yang mubadalah, yaitu relasi yang berkesalingan.

Kata mubadalah berasal dari bahasa Arab badala, yang berarti mengganti, menukar, atau mengubah. Dari sini lahir konsep mubadalah sebagai cara pandang dalam hubungan antarmanusia yang menekankan kemitraan, kesalingan, dan timbal balik. Prinsip ini bukan sekadar soal memberi atau menerima, tetapi tentang bagaimana relasi kita bangun agar saling menguatkan.

Dalam perspektif mubadalah, relasi antarmanusia seharusnya saling memberi manfaat, saling memuliakan, dan saling menumbuhkan. Prinsip kesalingan ini bisa kita terapkan dalam hal-hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, misalnya dalam rumah tangga

Dalam kehidupan rumah tangga, suami dan istri seharusnya bekerja sama, baik dalam pekerjaan domestik, pekerjaan publik, maupun dalam menjaga keutuhan relasi agar tercapai keluarga yang sakinah. Kerja sama ini penting agar tidak ada satu pihak yang menanggung beban lebih berat sendirian.

Kerja Domestik

Di lingkunganku, aku sering melihat istri yang kelelahan karena harus mengerjakan hampir seluruh pekerjaan domestik seperti mencuci, memasak, merawat anak, hingga mengurus berbagai keperluan keluarga, termasuk suami. Bahkan ada perempuan yang juga bekerja mencari nafkah, tetapi tetap terbebani dengan pekerjaan domestik seorang diri.

Sementara suaminya enggan mengambil peran, baik dalam urusan rumah tangga maupun ekonomi.
Dalam studi gender, kondisi ini kita kenal sebagai beban ganda, dan ia merupakan salah satu bentuk ketidakadilan terhadap perempuan.

Melihat realitas sosial seperti ini, aku merasa perspektif mubadalah menjadi sangat penting bagi setiap pasangan. Relasi yang berkesalingan mencegah lahirnya dominasi satu pihak atas pihak lain.

Keduanya dituntut untuk saling berbagi peran. Tentu saja, sebagaimana disampaikan Dr. Faqihuddin, pembagian peran itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Artinya, pembagian peran tidak bersifat kaku. Setiap pasangan bisa mendiskusikan bersama siapa melakukan apa. Semua dijalani secara sadar, tanpa paksaan, apalagi ancaman. Inilah relasi yang diharapkan Islam: pernikahan yang sehat, di mana kedua pihak sama-sama bertanggung jawab, bukan relasi yang membiarkan satu pihak terus kelelahan.

Realitas seperti inilah yang membuat aku sadar bahwa keadilan dalam relasi tidak cukup hanya dibicarakan sebagai nilai ideal. Ia perlu cara pandang yang jelas dan bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di titik inilah perspektif mubadalah menjadi relevan, karena ia menawarkan kerangka relasi yang adil dan setara.

Bagi aku, Manual Mubadalah bukan sekadar buku tentang tafsir atau konsep gender. Buku ini menjadi alat untuk menguji ulang relasi timpang yang selama ini mereka anggap wajar. Sebab relasi tidak boleh kita bangun di atas kuasa, melainkan atas dasar kesalingan dan tanggung jawab bersama. []

Tags: belajarBuku Manual MubadalahKesetaraan
Konten ini dilisensikan di bawah CC BY-ND 4.0
Previous Post

Melihat Ancaman Seksisme di Kehidupan Perempuan

Next Post

Etika Kesalingan dalam Islam: Relasi, Interrelasi, dan Transrelasi Perspektif Mubādalah

Abdur Rohim

Abdur Rohim

Saya adalah mahasantriwa Sarjana Ulama Perempuan Indonesia (SUPI) ISIF Cirebon.

Related Posts

Anak Autis
Disabilitas

Menjadi Guru bagi Anak Autis, Belajar Menjadi Manusia yang Lebih Peka

27 Juni 2026
Piala Dunia 2026
Publik

Piala Dunia 2026 Memasuki Era Baru: Perempuan tak Lagi Sekadar Penonton

27 Juni 2026
Fikih Disabilitas
Disabilitas

Buku Fikih Disabilitas Resmi Diluncurkan di Munas Konbes NU 2026

23 Juni 2026
Gender Equality
Publik

Gender Equality dan Gender Equity: Mencari Titik Temu antara Hak dan Keadilan

19 Juni 2026
SUPI
Personal

Merawat Jiwa, Menjaga Amanah: Catatan Mahasantri SUPI Belajar Kesehatan Mental dengan Perspektif KUPI

17 Juni 2026
Anak-anak Tuli
Disabilitas

Dari Anak-Anak Tuli, Saya Belajar Melihat Dunia dengan Cara Berbeda

17 Juni 2026
Next Post
Perspektif Mubādalah

Etika Kesalingan dalam Islam: Relasi, Interrelasi, dan Transrelasi Perspektif Mubādalah

Please login to join discussion
No Result
View All Result

TERBARU

  • Aborsi Tidak Aman Mengancam Nyawa: Hindari Cara-cara Berbahaya Ini
  • Kehamilan yang Terencana Dimulai dari Kerja Sama Suami-Istri Bersama Aplikasi Flo
  • Aborsi Aman dan Tidak Aman: Memahami Perbedaannya Demi Keselamatan Perempuan
  • Film Jangan Buang Ibu: Mengingatkan Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua
  • Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya

Komentar Terbaru

  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui “Revenue” Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Salsabila Septi pada Memaknai Perjalanan Hidup di Usia 25 tahun; Antara Kegagalan, Kesalahan dan Optimisme
  • Zahra Amin pada Perbincangan Soal Jilbab
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
[email protected]

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktual
  • Kolom
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    • Disabilitas
    • Lingkungan
  • Khazanah
    • Hikmah
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
  • Mubapedia
  • Tokoh
  • Monumen
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Mubadalah.id © 2026 by Mubadalah is licensed under CC BY-ND 4.0