Mubadalah.id – Untuk ibu hamil, gejala ini umumnya disebut mual di pagi hari, tapi rasa mual itu bisa muncul kapan saja sepanjang hari. Malah ada juga yang terus-menerus mual sepanjang hari penuh. Bila kehamilan memasuki bulan ke-3 atau ke-4, biasanya Anda sudah bebas dari mual-mual dan muntah-muntah ini.
Cara mengatasinya:
Pertama, minum seduhan jahe atau kayu manis satu cangkir, dua atau tiga kali sehari, sehabis makan. Kedua, makanlah dengan porsi yang sedikit tapi sering. Hindari makanan berlemak atau susah dicerna.
Ketiga, isap sebuah jeruk. Keempat, tanyakan pada bidan setempat apakah ada ramuan jamu yang boleh diminum.
PENTING!
Segera temui pekerja kesehatan terdekat bila muntah-muntah hebat sampai tidak ada makanan yang bisa masuk, atau bila berat badan Anda sampai turun. Waspadai gejala kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).
Panas Dalam atau Gangguan Pencernaan
Panas dalam menyebabkan rasa kering dan seolah terbakar dalam tenggorokan dan rongga dada. Biasanya ibu-ibu yang sudah mendekati akhir masa kehamilan mengalami problema ini, ketika mereka habis makan atau sedang berbaring.
Cara mengatasinya:
Pertama, jangan makan banyak sekaligus, tapi cicillah makanan itu sedikit-sedikit dengan selang waktu. Kedua, hindari makanan yang berbumbu atau berminyak. Ketiga, banyak minum air putih.
Keempat, usahakan jangan berbaring sehabis makan. Kelima, tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi daripada perut. Minum secangkir susu atau susu masam (yogurt), atau soda bikarbonat yang dicampur dengan segelas air, atau bisa juga minum kalsium karbonat (antasid). []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 93.










































