Mubadalah.id – Bila Anda mengalami masalah yang berkaitan dengan haid, cobalah membicarakan dengan ibu, nenek, saudara perempuan, atau teman-teman Anda. Besar kemungkinan mereka juga pernah mengalami masalah serupa, dan barangkali mereka bisa menolong Anda.
Ada kalanya indung telur tidak melepas satu pun sel telur ke rahim. Kalau ini terjadi, tubuh Anda hanya sedikit memproduksi progesteron, dan perubahan jumlah produksi hormon ini menyebabkan seberapa sering dan seberapa banyak haid Anda ikut berubah.
Gadis-gadis pra-remaja yang baru saja mendapat haid pertama atau perempuan dewasa yang baru saja berhenti menyusui mungkin saja mendapat haid satu kali setiap beberapa bulan, darah yang keluar hanya sedikit, atau justru sebaliknya mengeluarkan lebih banyak darah. Keadaan seperti ini tergolong normal dan akan tertata setelah beberapa lama.
Bila Anda menjalankan program KB hormonal, yakni cara mencegah kehamilan dengan mengendalikan hormon-hormon di tubuh Anda, kadang Anda akan mendapat haid di pertengahan bulan.
Saat Anda mulai menjelang akhir masa subur dan mendekati menopause, barangkali haid Anda akan lebih banyak atau lebih sering ketimbang biasanya.
Tatkala masa menopause sudah sangat dekat, bisa juga haid Anda mendadak terhenti lalu setelah beberapa bulan Anda mendapat haid lagi. Ini pun tidak perlu di cemaskan karena masih termasuk normal.
Pada saat Anda mendapat haid, rahim Anda meremas-remas dindingnya sendiri supaya lapisannya rontok dan bisa bersih kembali.
Inilah penyebab rasa sakit di bagian bawah perut atau di bagian belakang pinggang, yang kadang di sebut kram menstruasi. Rasa sakit ini bisa muncul sebelum datangnya menstruasi, bisa juga sesudah darah mulai keluar. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 67.











































