Mubadalah.id – Bila Anda merasa tidak enak badan beberapa hari sebelum datangnya haid, barangkali Anda mengidap sindrom pra-menstruasi. Gejala-gejalanya antara lain:
Pertama, payudara terasa sakit. Kedua, perut bagian bawah terasa sesak. Ketiga, sembelit (susah buang air besar). Keempat, merasa capek bukan main tanpa penyebab yang jelas.
Kelima, pegal-linu, nyeri otot, khususnya di perut bagian bawah atau pinggang belakang. Keenam, kelembaban vagina berubah. Ketujuh, wajah jadi berminyak atau jerawat.
Kedelapan, muncul perasaan-perasaan tertentu yang sangat kuat atau sulit dikendalikan (ingin marah-marah terus, sedih berkepanjangan, dsb)
Banyak perempuan mengalami salah satu atau beberapa gejala sindrom di atas, ada pula yang mengalami semuanya sekaligus.
Gejala di bulan ini bisa jadi berbeda dengan gejala bulan depan. Bahkan, banyak perempuan yang merasa tidak tenang sebelum datangnya haid, dan sulit memusatkan perhatian serta energi untuk bekerja.
Namun sebagian perempuan malah mengaku merasa lebih kreatif dan lebih sigap bekerja pada masa itu.
Tips mengatasi sindrom pra-menstruasi:
Sayang sekali tidak ada kiat yang manjur untuk semua perempuan, karena masing-masing membutuhkan cara yang berbeda-beda. Sebaiknya Anda mencoba segala upaya, khususnya tips mengatasi rasa sakit sewaktu haid yang sudah kami sajikan di muka, sampai ketemu kiat mana yang berguna untuk Anda.
Secara umum barangkali gagasan-gagasan di bawah ini bisa membantu Anda:
Pertama, kurangi makan garam. Garam menyebabkan tubuh Anda menyimpan banyak air. Simpanan inilah penyebab makin parahnya rasa sesak di perut.
Kedua, usahakan menghindari kafein. Kafein bukan hanya terdapat dalam kopi, tapi juga teh dan minuman ringan seperti kola.
Ketiga, makanlah bahan-bahan yang banyak mengandung protein tinggi. Antara lain kacang-kacangan, susu, ikan segar, daging segar, dan sebagainya.
Semua makanan itu bisa membantu menyingkirkan simpanan air berlebihan dalam tubuh Anda. Dengan begitu, perut akan berkurang, rasa sakitnya.
Keempat, cobalah jamu-jamuan alami yang bisa dibuat sendiri. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 67-68.










































