Mubadalah.id – Bila Anda menopause dan mengalami gejala-gejala yang sangat mengganggu sehingga menghentikan kegiatan sehari-hari, atau menyebabkan Anda tidak bisa tidur selama bermalam-malam, Anda boleh mencoba obat-obatan untuk beberapa hari dan mengamati apakah ada perbaikan.
Pengobatan yang umum diberikan disebut terapi penggantian hormon. Seperti sudah kami jelaskan di muka, ketika menopause tubuh Anda sudah mengurangi dan akhirnya menghentikan pasokan hormon estrogen dan progesteron. Terapi penggantian hormon dilakukan untuk memasok hormon yang tidak dibuat lagi oleh tubuh, karena itu obat-obatan yang diberikan dibuat dari kedua hormon tadi.
Bila Anda telah memutuskan untuk menjalani terapi ini, yang Anda peroleh harus selalu kedua hormon sekaligus, kecuali jika pernah mengalami operasi pengangkatan rahim. Bila Anda hanya menambah hormon estrogen saja, Anda bisa terkena kanker rahim.
Terapi
Terapi penggantian hormon dapat menghentikan serangan kepanasan dan keringatan yang mengganggu, serta membuat vagina lebih basah. Bila Anda melakukan perawatan dalam waktu lama, terapi itu bisa membantu mengurangi risiko kesehatan lain. Misalnya kerapuhan tulang dan penyakit jantung, yang disebabkan oleh menurunnya estrogen dalam tubuh.
Tetapi terapi itu bisa memakan biaya yang cukup banyak, lagi pula bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit ginjal/kandung kemih. Ada pula efek samping seperti pendarahan dari vagina, kram, mual-mual, payudara mengendor, berat badan naik, dan depresi atau perasaan tertekan.
Pertimbangkan risiko dan manfaat terapi sebelum Anda mengambil keputusan. Biasanya Anda tidak boleh melakukan terapi hormon itu bila Anda mengidap penggumpalan darah, kanker payudara, penyakit ginjal atau hati. Pastikan Anda bicara dengan pekerja kesehatan tentang dosis yang tepat.
Bila menjalani terapi, Anda bisa menghentikannya kapan saja. Namun, jangan berhenti secara mendadak. Lakukan pelan-pelan, kurangi sedikit demi sedikit, agar tanda-tanda menopause tidak kembali lagi dengan tiba-tiba.
Sama seperti tubuh gadis remaja yang mengalami perubahan selagi ia beranjak dewasa, tubuh Anda pun akan berubah ketika menjelang usia senja. Menopause serta penuaan menyebabkan terjadinya perubahan kekuatan tulang, otot, persendian, dan kelenturan.
Secara umum, sejak masih muda sebaiknya Anda merawat kesehatan supaya kelak lebih nyaman hidup di usia lanjut. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 161. []












































