Jumat, 23 Januari 2026
  • Login
  • Register
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58
a.n. Yayasan Fahmina
  • Home
  • Aktual
    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Literacy for Peace

    Literacy for Peace: Suara Perempuan untuk Keadilan, HAM, dan Perdamaian

    Skincare

    Skincare, Kewajiban Suami atau Investasi Bersama?

    Disabilitas

    Disabilitas dan Hak untuk Hidup Setara

    Sakit

    Sakit Lelaki Bujang dan Bayang-bayang Domestikasi Perempuan

    Nyadran Perdamaian 2026

    Menilik Makna Relasi Antar Umat, Makhluk, Alam, dan Keluarga dalam Nyadran Perdamaian 2026

    Kisah Kaum Ad

    Kisah Kaum Ad dan Betapa Keras Kepalanya Kita

    Membaca Disabilitas dalam Al-Qur'an

    Dari ā€˜Abasa hingga An-Nur: Membaca Disabilitas dalam Al-Qur’an

    Deepfake

    Deepfake dan Kekerasan Digital terhadap Perempuan

    Pengelolaan Sampah Menjadi

    Pengelolaan Sampah Menjadi Tanggung Jawab Bersama

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Seks

    Seks dan Seksualitas sebagai Bagian dari Kehidupan Manusia

    Seksualitas dalam Islam

    Seksualitas dalam Islam: Dari Fikih hingga Tasawuf

    Seksualitas sebagai

    Seksualitas sebagai Konstruksi Sosial dan Budaya

    Seksualitas

    Bagaimana Agama Mengonstruksikan Seksualitas sebagai Hal yang Tabu?

    Seksualitas

    Ketika Seksualitas Dinilai dari Tubuh Perempuan

    Seksualitas

    Mengapa Seksualitas Sulit Dibicarakan?

    Seks

    Membahas Seks secara Dewasa

    Adil Bagi Perempuan

    Ulama Perempuan Dorong Islam yang Lebih Adil bagi Perempuan

    Isra' Mi'raj

    Isra’ Mi’raj dan Pesan Keadilan Hakiki, Membaca Ulang Dimensi Sosial dalam Salat

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Ā 

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
  • Home
  • Aktual
    Nikah Muda

    Romantisasi Nikah Muda dan Sunyinya Bangku Pendidikan

    Tertawa

    Tertawa, Tapi Tidak Setara: Mens Rea, Komedi, dan Ruang Bicara Publik

    Laras Faizati

    Kritik Laras Faizati Menjadi Suara Etika Kepedulian Perempuan

    Natal

    Makna Natal Perspektif Mubadalah: Feminis Maria Serta Makna Reproduksi dan Ketubuhan

    Kekerasan di Kampus

    IMM Ciputat Dorong Peran Mahasiswa Perkuat Sistem Pelaporan Kekerasan di Kampus

    Kekerasan di Kampus

    Peringati Hari Ibu: PSIPP ITB Ahmad Dahlan dan Gen Z Perkuat Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

    KUPI yang

    KUPI Jadi Ruang Konsolidasi Para Ulama Perempuan

    gerakan peradaban

    Peran Ulama Perempuan KUPI dalam Membangun Gerakan Peradaban

    Kemiskinan Perempuan

    KUPI Dorong Peran Ulama Perempuan Merespons Kemiskinan Struktural dan Krisis Lingkungan

  • Kolom
    • All
    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
    Literacy for Peace

    Literacy for Peace: Suara Perempuan untuk Keadilan, HAM, dan Perdamaian

    Skincare

    Skincare, Kewajiban Suami atau Investasi Bersama?

    Disabilitas

    Disabilitas dan Hak untuk Hidup Setara

    Sakit

    Sakit Lelaki Bujang dan Bayang-bayang Domestikasi Perempuan

    Nyadran Perdamaian 2026

    Menilik Makna Relasi Antar Umat, Makhluk, Alam, dan Keluarga dalam Nyadran Perdamaian 2026

    Kisah Kaum Ad

    Kisah Kaum Ad dan Betapa Keras Kepalanya Kita

    Membaca Disabilitas dalam Al-Qur'an

    Dari ā€˜Abasa hingga An-Nur: Membaca Disabilitas dalam Al-Qur’an

    Deepfake

    Deepfake dan Kekerasan Digital terhadap Perempuan

    Pengelolaan Sampah Menjadi

    Pengelolaan Sampah Menjadi Tanggung Jawab Bersama

    • Keluarga
    • Personal
    • Publik
  • Khazanah
    • All
    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
    Seks

    Seks dan Seksualitas sebagai Bagian dari Kehidupan Manusia

    Seksualitas dalam Islam

    Seksualitas dalam Islam: Dari Fikih hingga Tasawuf

    Seksualitas sebagai

    Seksualitas sebagai Konstruksi Sosial dan Budaya

    Seksualitas

    Bagaimana Agama Mengonstruksikan Seksualitas sebagai Hal yang Tabu?

    Seksualitas

    Ketika Seksualitas Dinilai dari Tubuh Perempuan

    Seksualitas

    Mengapa Seksualitas Sulit Dibicarakan?

    Seks

    Membahas Seks secara Dewasa

    Adil Bagi Perempuan

    Ulama Perempuan Dorong Islam yang Lebih Adil bagi Perempuan

    Isra' Mi'raj

    Isra’ Mi’raj dan Pesan Keadilan Hakiki, Membaca Ulang Dimensi Sosial dalam Salat

    • Hikmah
    • Hukum Syariat
    • Pernak-pernik
    • Sastra
  • Rujukan
    • All
    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
    Perempuan Fitnah

    Perempuan Fitnah Laki-laki? Menimbang Ulang dalam Perspektif Mubadalah

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Menjadi Insan Bertakwa dan Mewujudkan Masyarakat Berkeadaban di Hari Kemenangan

    Idul Fitri

    Teks Khutbah Idul Fitri 1446 H: Merayakan Kemenangan dengan Syukur, Solidaritas, dan Kepedulian

    Membayar Zakat Fitrah

    Masihkah Kita Membayar Zakat Fitrah dengan Beras 2,5 Kg atau Uang Seharganya?

    Ibu menyusui tidak puasa apa hukumnya?

    Ibu Menyusui Tidak Puasa Apa Hukumnya?

    kerja domestik adalah tanggung jawab suami dan istri

    5 Dalil Kerja Domestik adalah Tanggung Jawab Suami dan Istri

    Menghindari Zina

    Jika Ingin Menghindari Zina, Jangan dengan Pernikahan yang Toxic

    Makna Ghaddul Bashar

    Makna Ghaddul Bashar, Benarkah Menundukkan Mata Secara Fisik?

    Makna Isti'faf

    Makna Isti’faf, Benarkah hanya Menjauhi Zina?

    • Ayat Quran
    • Hadits
    • Metodologi
    • Mubapedia
  • Tokoh
    • All
    • Profil
    Kebudayaan

    Pidato Kebudayaan dalam Ulang Tahun Fahmina Institute Ke 25

    Fazlur Rahman

    Fazlur Rahman: Memahami Spirit Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Al-Qur’an

    Idulfitri

    Khutbah Idulfitri: Mulai Kehidupan Baru di Bulan Syawal

    Sa'adah

    Sa’adah: Sosok Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Ā 

    Tahun Baru 2025

    Do’a Tahun Baru 2025

    Umi Nyai Sintho' Nabilah Asrori

    Umi Nyai Sintho’ Nabilah Asrori : Ulama Perempuan yang Mengajar Santri Sepuh

    Rabi'ah Al-'Adawiyah

    Sufi Perempuan: Rabi’ah Al-‘Adawiyah

    Ning Imaz

    Ning Imaz Fatimatuz Zahra: Ulama Perempuan Muda Berdakwah Melalui Medsos

    Siti Hanifah Soehaimi

    Siti Hanifah Soehaimi: Penyelamat Foto Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato yang Sempat Hilang

  • Monumen
  • Zawiyah
No Result
View All Result
Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah
No Result
View All Result
Home Kolom Publik

Yang Perlu Diketahui dan Dilakukan untuk Palestina Hari Ini

Wilayah Palestina yang telah diduduki oleh Israel sejak 1948 kini hanya tersisa West Bank (Tepi Barat) dan Gaza

mahdiyaazzahra by mahdiyaazzahra
24 Juni 2024
in Publik, Rekomendasi
1
Palestina hari Ini

Palestina hari Ini

851
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mubadalah.id – Banyak sekali DM dan pesan whatsapp dariĀ  Palestina yang masuk untuk meminta donasi. Beberapa mengatakan ingin berlebaran juga dengan makan daging. Ingin sekali rasanya saya kurban di Palestina. Tapi sayang sekali hal ini mustahil. Harga kambing di sana sangat mahal sehingga mereka lebih memilih untuk membeli kebutuhan yang penting seperti tepung.

Namun kemarin setelah mengaji saya akhirnya tahu bahwa kita boleh meniatkan kurban untuk banyak orang. Akhirnya kurban kemarin saya niatkan untuk saudara-saudara di Palestina hari ini. Pada zaman dahulu, Nabi berkurban untuk umatnya juga.

Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¬ŁŽŲ§ŲØŁŲ±Ł بْنِ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų“ŁŽŁ‡ŁŲÆŁ’ŲŖŁ Ł…ŁŽŲ¹ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŽŲ¶Ł’Ų­ŁŽŁ‰ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ł…ŁŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ ŁŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ Ł‚ŁŽŲ¶ŁŽŁ‰ Ų®ŁŲ·Ł’ŲØŁŽŲŖŁŽŁ‡Ł Ł†ŁŽŲ²ŁŽŁ„ŁŽ مِنْ Ł…ŁŁ†Ł’ŲØŁŽŲ±ŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŲŖŁŁŠŁŽ ŲØŁŁƒŁŽŲØŁ’Ų“Ł ŁŁŽŲ°ŁŽŲØŁŽŲ­ŁŽŁ‡Ł Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ŲØŁŁŠŁŽŲÆŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ بِسْمِ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų£ŁŽŁƒŁ’ŲØŁŽŲ±Ł Ł‡ŁŽŲ°ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ†Ł‘ŁŁŠ ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŁ†Ł’ Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŲ¶ŁŽŲ­Ł‘Ł مِنْ Ų£ŁŁ…Ł‘ŁŽŲŖŁŁŠ

Dari Jabir bin Abdillah ia berkata: Aku menyaksikan (pelaksanaan Iedul) Adha bersama Rasulullah shollallahu alaihi wasallam di musholla (tanah lapang tempat shalat Ied). Ketika beliau menyelesaikan khotbahnya, beliau turun dari mimbar. Didatangkan kepada beliau kambing jantan. Kemudian Rasulullah shollallahu alaihi wasallam menyembelih dengan tangannya dan berkata: BISMILLAH WALLAAHU AKBAR HAADZA ā€˜ANNII WA ā€˜AMMAN LAM YUDHAHHI MIN UMMATII (Dengan Nama Allah, dan Allah adalah Yang Terbesar. Ini adalah dariku dan dari umatku yang tidak berkurban)Ā (H.R Abu Dawud, dishahihkan Syaikh al-Albaniy dalam Shahih Sunan Abi Dawud).

Tentu saja kurban tidak cukup untuk mereka. Saya terus mendapat update dari teman-teman saya di Gaza. Dan berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui tentang kondisi terkini di Palestina.

  1. Wilayah Palestina

Wilayah Palestina yang telah diduduki oleh Israel sejak 1948 kini hanya tersisa West Bank (Tepi Barat) dan Gaza. Di West Bank ini lah terletak Masjidil Aqsa dan pemerintahan termasuk Presiden dan jajarannya. Sedangkan Gaza terletak di bagian tepi laut dan berada di bawah perlindungan Hamas.

Wilayah yang dibombardir Israel saat ini adalah Gaza, meski demikian banyak warga di West Bank juga mendapat penyerangan. Namun genosida yang tiada henti terjadi di Jalur Gaza.

Gaza terletak di bagian paling Barat dan hanya berupa jalur kecil. Wilayah ini terbagi menjadi North Gaza (Gaza Utara), Gaza, Deir Al Balah, Ā Khan Younis, dan Rafah. Nah wilayah Rafah ini lah yang berbatasan langsung dengan Mesir. Dari sini lah bantuan dari luar Palestina bisa masuk. Sedangkan wilayah Ā Gaza yang lain berbatasan langsung dengan wilayah Israel (wilayah ilegal tentunya).

  1. Mengungsi

Sejak 7 Oktober 2023, masyarakat Gaza harus mengungsi dari Utara Gaza hingga Rafah. Dan kini tenda pengungsian di Rafah pun ikut mendapat serangan bom. Saat ini masyarakat Gaza pun tersebar ke berbagai daerah yang menurut mereka aman.

Beberapa orang memilih tinggal di rumah apartemen mereka yang sudah hancur. Meski kebanyakan orang tinggal di Rafah, namun banyak juga yang masih tinggal di North Gaza dan Khan Younis.

Bantuan hanya bisa masuk lewat Rafah, sehingga wilayah North Gaza kurang mendapat bantuan. Hanya sedikit bantuan bisa mencapai North Gaza. Akibatnya banyak orang kelaparan dan kekurangan nutrisi.

  1. Rafah Crossing Ditutup

Sudah satu bulan lebih Rafah Crossing ditutup. Hal ini mengakibatkan bantuan tidak bisa masuk sama sekali. Ini adalah cara Israel menghancurkan Gaza, yaitu dengan membuat masyarakat kelaparan. Mereka hanya bisa makan makanan kaleng yang ada di UNRWA, namun cadangan makanan ini pun menipis dan sebagian juga hancur oleh tentara pendudukan.

  1. Harga Bahan Makanan Melangit

Pada masa-masa ini meskipun terjadi genosida, jual beli masih terjadi. Masih ada penjualan bahan makanan seperti tepung, tomat, timun, bawang, dan lain-lain. Ā Satu kantong tepung harganya $300 atau senilai 4.9 juta. Satu kilogram tomat harganya $25 atau senilai 400 ribu.

Tentu saja masyarakat Palestina enggan membeli bahan dari Israel apalagi harganya melangit. Tapi apa boleh buat, mereka harus tetap makan, mau tak mau mereka tetap harus membeli bahan makanan meskipun harganya tidak masuk akal.

  1. Tidak Mendapat Gaji

Di masa genosida ini, orang yang tidak berhenti bekerja adalah paramedis. Mereka tak bisa berhenti sama sekali karena pasien tidak berhenti berdatangan. Mereka juga tidak kehilangan hati nurani untuk meninggalkan pasien mereka. Dan tentu saja mereka tidak mendapat gaji.

Siapa yang bisa menggaji mereka di masa seperti ini? Beberapa paramedis memilih untuk mengevakuasi keluarganya ke Mesir sedangkan mereka memilih menetap di Gaza untuk menolong orang-orang yang masih berada di Gaza.

  1. Penyakit Non Traumatik Tidak Mendapat Perawatan

Seorang teman saya di Gaza menderita endometriosis tidak mendapatkan penanganan medis dan obat karena rumah sakit tidak menyediakannya. Akibatnya ia hanya bisa menahan sakitnya, bahkan obat pain killer pun tak mampu menahan sakitnya.

Apa yang Harus Kita Lakukan?

  1. Donasi via Gofundme

Donasi yang paling masuk akal yang bisa kita lakukan saat ini adalah lewat gofundme. Pengiriman uang via gofundme langsung diterima oleh saudara kita di Palestina. Metode ini memungkinkan mereka memegang uang cash yang bisa digunakan untuk membeli bahan makanan dan keperluan. Donasi ini juga bisa digunakan untuk keluar dari Gaza, yang mana mereka harus membayar $5000 untuk dewasa dan $2500 Ā untuk anak-anak.

Jika ada DM masuk dari Palestina meminta donasi. Percayalah mereka sungguh-sungguh dari Palestina dari membutuhkan bantuan kita. Pastikan tempat kerja dan riwayat mereka. Insha Allah niat baik kita akan tersampaikan dan bermanfaat.

Beberapa teman yang saya kirimi donasi juga mengirimkan update penggunaan uang donasi meski saya hanya donasi sedikit. Jika bukan kita yang menolong maka siapa lagi? Jika teman-teman kesulitan berdonasi silakan hubungi saya via DM.

Donasi via lembaga yang tidak berada di Gaza sekarang tidak efektif. Yang pertama karena donasi dalam bentuk bantuan hanya berhenti di Mesir dan tidak bisa masuk ke Gaza. Yang kedua uang donasi di lembaga sudah dibelanjakan dalam bentuk barang yang tentunya hanya mandeg di Mesir. Padahal sesungguhnya mereka sangat membutuhkan uang cash untuk membeli kebutuhan dan untuk mengevakuasi keluarga mereka keluar dari Gaza.

  1. Membuat Konten Campaign Palestina di Media Sosial

Kita bisa membuat konten untuk mengajak teman-teman berdonasi ke Palestina. Jika kita kebingungan Ā dan putus asa untuk membantu Palestina, percayalah cara ini benar-benar bermanfaat. Saudara-saudara kita sedang sangat membutuhkan donasi. Maka membuat konten sebanyak-banyaknya adalah cara yang efektif dalam membantu Palestina.

  1. Mengikuti akun dan membagikan campaign orang-orang Palestina

Jika belum bisa membuat konten campaign, setidaknya kita bisa mengikuti akun-akun orang Palestina dan membagikan campaign mereka. Tiada hari tanpa membagi konten dan mengikuti terus perkembangan kondisi di sana. []

 

Tags: Hari Raya Iduladha 1445 Hhewan kurbanIsraelJalur GazakemanusiaanPalestinaSolidaritas

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
mahdiyaazzahra

mahdiyaazzahra

Founder & teacher at Pusat Studi Benome (Tahsin & Gender studies) Zerowaste enthusiast, soapmaker at Benomesoapery Bisa disapa di akun instagram @mahdiyaazzahro

Related Posts

Kerusakan Alam
Publik

Kerusakan Alam adalah Masalah Kemanusiaan

19 Januari 2026
Kesehatan Mental
Personal

Pentingnya Circle of Trust dan Kesehatan Mental Aktivis Kemanusiaan

8 Januari 2026
Islam dan Kemanusiaan
Publik

Islam dan Fondasi Kemanusiaan Universal

7 Januari 2026
Pancasila di Kota Salatiga
Publik

Melihat Pancasila di Kota Salatiga

31 Desember 2025
Toleransi
Publik

Toleransi dan Pluralisme: Mengapa Keduanya Tidak Sama?

31 Desember 2025
Haul Gus Dur
Publik

Membaca Nilai Asasi Agama dari Peringatan Haul Gus Dur dan Natal

29 Desember 2025

Comments 1

  1. Ping-balik: Sejarah Asyura Terulang di Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

  • Disabilitas

    Disabilitas dan Hak untuk Hidup Setara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Agama Mengonstruksikan Seksualitas sebagai Hal yang Tabu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Makna Relasi Antar Umat, Makhluk, Alam, dan Keluarga dalam Nyadran Perdamaian 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakit Lelaki Bujang dan Bayang-bayang Domestikasi Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Seksualitas Dinilai dari Tubuh Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

  • Seks dan Seksualitas sebagai Bagian dari Kehidupan Manusia
  • Literacy for Peace: Suara Perempuan untuk Keadilan, HAM, dan Perdamaian
  • Seksualitas dalam Islam: Dari Fikih hingga Tasawuf
  • Skincare, Kewajiban Suami atau Investasi Bersama?
  • Seksualitas sebagai Konstruksi Sosial dan Budaya

Komentar Terbaru

  • dul pada Mitokondria: Kerja Sunyi Perempuan yang Menghidupkan
  • Refleksi Hari Pahlawan: Tiga Rahim Penyangga Dunia pada Menolak Gelar Pahlawan: Catatan Hijroatul Maghfiroh atas Dosa Ekologis Soeharto
  • M. Khoirul Imamil M pada Amalan Muharram: Melampaui ā€œRevenueā€ Individual
  • Asma binti Hamad dan Hilangnya Harapan Hidup pada Mengapa Tuhan Tak Bergeming dalam Pembantaian di Palestina?
  • Usaha, Privilege, dan Kehendak Tuhan pada Mengenalkan Palestina pada Anak
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
Kontak kami:
redaksi@mubadalah.id

Ā© 2025 MUBADALAH.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Account
  • Home
  • Khazanah
  • Kirim Tulisan
  • Kolom Buya Husein
  • Kontributor
  • Monumen
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Rujukan
  • Tentang Mubadalah
  • Zawiyah
  • Login
  • Sign Up

Ā© 2025 MUBADALAH.ID