Mubadalah.id – Bayi yang lahir terlalu dini (prematur) membutuhkan kehangatan. Gendonglah bayi Anda, telanjang, tetapi mengenakan topi atau penutup kepala dan popok, dengan posisi tegak, menempel langsung ke tubuh Anda, di antara kedua payudara. Kulit bayi harus langsung menyentuh kulit Anda.
Karena itu Anda bisa mengenakan blus yang cukup longgar untuk menutup tubuh Anda sekaligus tubuh bayi prematur. Ada yang menyebut cara menggendong seperti ini sebagai “model kangguru”.
Siang dan malam pertahankan kontak tubuh Anda dengan tubuh bayi, serta sering-seringlah menyusuinya. Bila bayi Anda terlalu lemah untuk menyusu secara memadai, berikan juga ASI yang Anda perah sendiri seperti pada kasus di atas.
Bayi Sumbing
Bila bayi Anda memiliki kelainan pada mulut atau bibir sumbing, ia mungkin membutuhkan bantuan agar dapat menyusu dengan baik.
Pada kondisi bibir sumbing, bayi masih bisa menyusu seperti biasa, asalkan Anda membantu menutup bagian yang sumbing dengan tangan sehingga seluruh ASI yang keluar dapat masuk ke tenggorokannya.
Namun bila langit-langit mulutnya juga terbuka, usahakan memegang bayi dalam posisi tegak sambil tetap mempertahankan posisi menyusui yang baik.
Selama bayi masih belajar menyusu, berikan ASI dengan sendok seperti pada dua kasus sebelumnya. Dalam situasi ini, Anda mungkin juga perlu bantuan tenaga medis.
Bayi Kuning
Bayi yang kulitnya tampak kuning memerlukan banyak sinar matahari dan ASI untuk membantu mengatasi kondisi tersebut. Sebagian bayi kuning mudah mengantuk, sehingga sering tidak menyusu karena tertidur berulang kali.
Bila bayi terlalu mengantuk untuk menyusu, berikan ASI dengan sendok, sedikitnya 10 kali dalam 24 jam. Pagi hari, bawa bayi berjemur di bawah sinar matahari, demikian pula pada sore hari. Atau tempatkan bayi di ruangan yang terang.
Biasanya kondisi ini muncul setelah bayi berusia 3 hari dan akan hilang pada sekitar hari ke-10. Namun jika bayi tetap tampak kuning, atau bagian putih matanya juga berwarna kuning pada waktu yang lain, atau bila bayi kuning lahir prematur, atau disertai dengan rasa kantuk yang berlebihan, maka sebaiknya segera diperiksakan. Pastikan bayi tetap mendapatkan ASI yang cukup. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 151. []












































